Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 26 Mei 2017 12:21
Seekor Anak Harimau Ditemukan di Kebun Warga Bukit Batu

Jum’at, 26 Mei 2017 11:17
Apel Pagi Sepi Peserta, Bupati Rohul Kecewa Rendahnya Disiplin Pegawai

Jum’at, 26 Mei 2017 11:14
Tiga Hari Hanyut, Pencari Kayu Ditemukan Tewas di Perairan Sembuang, Inhil

Jum’at, 26 Mei 2017 10:40
Polres Bengkalis Amankan Pengedar Sabu dan Ganja Asal Pinggir

Jum’at, 26 Mei 2017 09:54
Diundang Acara Adat Kampa, Syamsuar Janji Amanah jika Dipercaya Pimpin Riau

Jum’at, 26 Mei 2017 07:40
Ikuti Pembekalan Kepala Daerah BPSDM,
Wawako Dumai Protes Ketiadak-adilan Pusat di Hadapan Mendagri


Jum’at, 26 Mei 2017 07:34
Kejurprov Catur di Bengkalis, Kampar Berhasil Raih Juara Umum 2

Kamis, 25 Mei 2017 22:33
Said Syarifudin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IKA UR Kabupaten Inhil

Kamis, 25 Mei 2017 22:01
Tagih Defenitifkan Kades Sungai Ara,
Warga Minta Pemda Komit dengan Keputusan Bupati No 169 Tahun 2017


Kamis, 25 Mei 2017 21:52
Zulhendri Pimpin KONI Kuansing Hingga 2021



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Sabtu, 20 Mei 2017 08:01
Jual Lahan HTP, Mantan Kades Usul Ditahan Kejari Rengat

Mantan Kepala Desa Usul, Kecamatan Batang Gangsang ditahang Kejari Rengat. Ia jadi tersangka penjualan lahan di Hutan Produksi Terbatas atau HPT.

Riauterkini-RENGAT-Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat menahan mantan Kepala Desa (Kades) Usul, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), akibat diduga melakukan tindak pidana menjual lahan berstatus Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Ditahanya mantan Kades Usul, Kecamatan Batang Gansal, Inhu berinisial SH (50) oleh Kejari Rengat di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Rengat di Pematang Reba, disampaikan Kasi Pidsus Kejari Rengat Agus Sukandar didampingi Kasi Intel Kejari Rengat Nugroho Wisnu Pujoyono, Jumat (19/5/17).

"Penahanan terhadap SH dilakukan selama 20 hari kedepan dengan dititipkan di Rutan Klas II B Rengat di Pematang Reba," ujarnya.

Diungkapkanya, SH ditahan setelah diduga melakukan tindak pidana menjual lahan berstatus HPT seluas 11 hektare kepada oknum pengusaha galian batu andesit, tanpa izin dari Kementrian Kehutanan RI.

"Salah satu barang bukti yang disita dari tersangka SH ini adalah 10 persil penjualan HPT seluas 11 hektare, kepada pengusaha batu andesit tanpa izin pelepasan atau pinjam pakai lahan dari Kementrian LHK RI," ungkapnya.

Ditambahkanya, terhadap tersangka SH tersebut dikenakan pasal 1 dan atau pasal 2 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan perkiraan kerugian negara akibat pengrusakan hutan negara mencapai Ro.600 juta.

"Dari pengembangan nantinya, tidak menutup kemungkinan akan bertambahnya tersangka lainya.Tersangka pertama ini ditahan dulu, mudah-mudahan yang bersangkutan selaku penjual SKGR berstatus HPT mau buka mulut," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herlisa
MAIN DISINI BANYAK BONUSNYA ayo dicoba bermain di agen PALING TERPERCAYA di B-O-L-A-V-I-T-A Proses deposit, withdraw, pindah dana sangat mudah dan cepat kami siap melayani anda 24 jam Untuk keterangan lebih lanjut, segera hubungi kami di: BBM: D1A1E6DF (FULL) 7B51876A (FULL) D8C363CA (NEW) W


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Hari Hanyut, Pencari Kayu Ditemukan Tewas di Perairan Sembuang, Inhil
- Polres Bengkalis Amankan Pengedar Sabu dan Ganja Asal Pinggir
- Pesta Sabu, Sepasang Suami-Isteri di Reteh Ditangkap Polisi
- Puluhan Warga Unjukrasa ke PT. SPM dan PT. BBHA Bukitbatu, Bengkalis
- Korupsi DTT Pelalawan, Kejati Gandeng BPK Audit Kerugian Negara
- Cari Kayu, Warga Mandah, Inhil Tiba-tiba Hilang di Sungai Sembuang
- Janda Beranak Satu di Dumai Tewas Gantung Diri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.87.12
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com