Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 08:33
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, Ayah Bupati Rohul Suparman Wafat

Jum’at, 15 Desember 2017 06:18
Gubri Yakin Sagu Bisa Dijadikan Alternatif Pangan, Solusi Alih Fungsi Lahan

Jum’at, 15 Desember 2017 06:07
Kebut Kerja Akhir Tahun, DPRD Riau Sahkan 4 Perda

Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 19 Juni 2017 13:16
Pencabul Gadis 16 Tahun di Rohul Divonis Bebas, JPU Belum Ajukan Kasasi

Seorang terdakwa pencabulan gadis di bawah umur divonis bebas Majelis Hakim PN Pasirpangaraian. Sampai saat ini JPU belum tentukan sikap untuk kasasi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-‎ Seorang terdakwa perkara tindak pidana pencabulan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang masih berusia 16 tahun 9 bulan divonis bebas oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian.Pada sidang pembacaan tuntutan di PN Pasirpangaraian, Kamis (8/6/17) sore, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohul Lawra Resti Nesya menuntut terdakwa inisial SR alias Oye, baru tamat SMP‎, dituntut pidana penjara 1 tahun 6 bulan, denda Rp100 juta, subsider 6 bulan pelatihan kerja.

Namun, di sidang agenda pembacaan putusan Kamis (15/6/17) sore, diketuai Majelis Hakim Irpan Lubis, warga Kelurahan Pasirpangaraian divonis bebas karena tidak terbukti memberikan bujuk rayu terhadap korban inisial SS (16) atau sebut saja Bunga, warga Kecamatan Tandun.

Dugaan pencabulan terjadi di salah satu rumah kosong di Pasirpangaraian, mer‎upakan milik teman terdakwa selama dua hari, yakni‎ mulai Kamis sore (12/5/17) siang hingga Jumat siang (13/5/17).

Perkara itu dilaporkan ke polisi oleh MH, ayah korban Bunga karena selama dua hari putrinya tidak pulang ke rumah.

"Ada enam kali dengan cara yang sama (pencabulan) yang diduga dilakukan anak ini (terdakwa)," ungkap Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, melalui JPU Kejari Rohul Lawra Resti Nesya kepada wartawan, Senin (19/6/17).Awalnya, antara terdakwa ada hubungan spesial. Keduanya janji bertemu di Pasirpangaraian. Bunga saat itu membawa seorang temannya dan terdakwa membawa dua temannya.

Selama dua hari, mereka menginap di salah satu rumah kosong dan melakukan perbuatan dilarang. Bunga sendiri mau diajak terdakwa di salah satu kamar di rumah kosong tersebut.

JPU menuntut terdakwa dengan Pasal 76e jo Pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang pengubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP, Jo UU 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Lawra mengatakan menjerat dengan Pasal Sistem Peradilan Anak karena terdakwa ada membujuk dan merayu korban Bunga, dan mengatakan tidak akan meninggalkannya.‎Atas putusan bebas Hakim PN Pasirpangaraian, Lawra Resti Nesya mengatakan pihak Kejaksaan masih pikir-pikir dalam jangka waktu 7 hari."Jika ada petunjuk dari pimpinan akan mengajukan kasasi atas vonis bebas itu," tandas Lawra.

Selama 2017, PN Pasirpangaraian sudah memvonis dua terdakwa perkara pencabulan. Sebelumnya, seorang pemuda di Kecamatan Kepenuhan Hulu juga divonis bebas karena tidak terbukti melakukan pencabulan terhadap teman wanitanya yang juga masih pelajar.***(zal)



Berita Hukum lainnya..........
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.91.38.173
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com