Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 22:22
Karo Humas Protokol dan Kerja Sama Riau Buka Turnamen Sepak Takraw

Sabtu, 21 April 2018 22:16
Ingin Jalan ke Desanya seperti di Siak,
Warga Mahato: Pastinya Hanya Pak Syamsuar yang Bisa Mewujudkan


Sabtu, 21 April 2018 22:10
Safari Politik, Lukman Edy Sambangi Ketua IKKS Riau

Sabtu, 21 April 2018 21:44
Kampanye Dialogis di Kemuning,
Warga Mengadukan Penyerobotan Lahan dan Pembangunan Infrastruktur


Sabtu, 21 April 2018 21:29
Mantan Ketua MUI Riau Dukung Lukman Edy sebagai Cagubri

Sabtu, 21 April 2018 20:36
Hari Bhakti Kemasyarakatan ke-54,
Lapas, Rupbasan Bengkalis Gelar Bhakti Sosial dan Jalan Santai


Sabtu, 21 April 2018 20:32
Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi

Sabtu, 21 April 2018 19:12
Masyarakat Kabun dan Tandun: Putra Terbaik Riau, Syam-Edy Layak Jadi Gubri dan Wagubri

Sabtu, 21 April 2018 19:08
Dua Kadernya Mundur,
NasDem Diklaim Tak Menganut Sistem Rezim


Sabtu, 21 April 2018 19:02
Sekdaprov Riau Resmikan SMA Negeri 2 Lubuk Batu Jaya

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Juni 2017 13:16
Pencabul Gadis 16 Tahun di Rohul Divonis Bebas, JPU Belum Ajukan Kasasi

Seorang terdakwa pencabulan gadis di bawah umur divonis bebas Majelis Hakim PN Pasirpangaraian. Sampai saat ini JPU belum tentukan sikap untuk kasasi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-‎ Seorang terdakwa perkara tindak pidana pencabulan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang masih berusia 16 tahun 9 bulan divonis bebas oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian.Pada sidang pembacaan tuntutan di PN Pasirpangaraian, Kamis (8/6/17) sore, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohul Lawra Resti Nesya menuntut terdakwa inisial SR alias Oye, baru tamat SMP‎, dituntut pidana penjara 1 tahun 6 bulan, denda Rp100 juta, subsider 6 bulan pelatihan kerja.

Namun, di sidang agenda pembacaan putusan Kamis (15/6/17) sore, diketuai Majelis Hakim Irpan Lubis, warga Kelurahan Pasirpangaraian divonis bebas karena tidak terbukti memberikan bujuk rayu terhadap korban inisial SS (16) atau sebut saja Bunga, warga Kecamatan Tandun.

Dugaan pencabulan terjadi di salah satu rumah kosong di Pasirpangaraian, mer‎upakan milik teman terdakwa selama dua hari, yakni‎ mulai Kamis sore (12/5/17) siang hingga Jumat siang (13/5/17).

Perkara itu dilaporkan ke polisi oleh MH, ayah korban Bunga karena selama dua hari putrinya tidak pulang ke rumah.

"Ada enam kali dengan cara yang sama (pencabulan) yang diduga dilakukan anak ini (terdakwa)," ungkap Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, melalui JPU Kejari Rohul Lawra Resti Nesya kepada wartawan, Senin (19/6/17).Awalnya, antara terdakwa ada hubungan spesial. Keduanya janji bertemu di Pasirpangaraian. Bunga saat itu membawa seorang temannya dan terdakwa membawa dua temannya.

Selama dua hari, mereka menginap di salah satu rumah kosong dan melakukan perbuatan dilarang. Bunga sendiri mau diajak terdakwa di salah satu kamar di rumah kosong tersebut.

JPU menuntut terdakwa dengan Pasal 76e jo Pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang pengubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP, Jo UU 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Lawra mengatakan menjerat dengan Pasal Sistem Peradilan Anak karena terdakwa ada membujuk dan merayu korban Bunga, dan mengatakan tidak akan meninggalkannya.‎Atas putusan bebas Hakim PN Pasirpangaraian, Lawra Resti Nesya mengatakan pihak Kejaksaan masih pikir-pikir dalam jangka waktu 7 hari."Jika ada petunjuk dari pimpinan akan mengajukan kasasi atas vonis bebas itu," tandas Lawra.

Selama 2017, PN Pasirpangaraian sudah memvonis dua terdakwa perkara pencabulan. Sebelumnya, seorang pemuda di Kecamatan Kepenuhan Hulu juga divonis bebas karena tidak terbukti melakukan pencabulan terhadap teman wanitanya yang juga masih pelajar.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.37.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com