Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 April 2018 16:37
Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda


Kamis, 19 April 2018 16:34
Material Longsor Selesai Dibersihkan,
Arus Lalulintas Riau-Sumbar di Desa Merangin Kembali Normal


Kamis, 19 April 2018 15:32
Buka O2SN dan FLS2N, Wabup Kampar Minta Peserta Junjung Tinggi Sportivitas

Kamis, 19 April 2018 15:28
Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru

Kamis, 19 April 2018 15:24
Rahma Selviawati Resmi Menjabat External Affair Manager BOB PT BSP Pertamina Hulu

Kamis, 19 April 2018 15:20
Disiapkan Anggaran Sekitar Rp3,2 Miliar,
32 Desa di Kabupaten Bengkalis Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini


Kamis, 19 April 2018 15:03
Harga Terigu Merangkak Naik, Bulog Datangkan Tepung Kita

Kamis, 19 April 2018 15:00
Diduga Palsukan Akreditasi, Dua Mahasiswa Laporkan Kampusnya ke Polda Riau

Kamis, 19 April 2018 14:57
Didiagnosa Idap Tumor Hati dan Limpa, Bocah di Duri, Bengkalis Butuh Uluran Tangan

Kamis, 19 April 2018 14:54
Bangko Pusako Rohil,
Mantan Camat: Waktunya Singkat Saja, Calon Gubernur Riau Nomor 1 Pilihan Kita


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Juni 2017 15:27
Sidang Penistaan Agama Islam,
Keberatan Atas Eksepsi Terdakwa Jaksa Tetap pada Dakwaan


JPU menyatakan tetap dengan tuntutannya terhadap terdakwa penistaan agama Islam atas nama Soni Suasoon Panggabean. Ia tetap diancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU-Sidang ketiga perkara penistaan dan ujaran kebencian terhadap agama Islam dengan terdakwa Soni Suasono Panggabean, Senin (19/6/17) siang kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru

Menanggapi eksepsi (nota keberatan) terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan, tidak benar adanya kesalahan penulisan terhadap nama terdakwa, dan juga tidak benar bahwa terdakea tidak didampingi penasehat hukum dalam proses penyidikan.

"Kita menanggapi dan membantah eksepsi terdakwa yang mengatakan jika terdakwa tidak didampingi penasehat hukum pada proses penyidikan," ucap JPU Syafril kepada wartawan usai sidang.

"Dalam persidangan tadi, kita menyampaikan kepada majelis bahwa kita keberatan dengan eksepsi dan tetap pada dakwaan."

Sidang yang dipimpim majelis hakim, Abdul Aziz SH didampingi hakim anggota Sorta Ria Neva dan Raden Heru Kuntodewo SH, menutup sidang dan sidang kembali dilanjutkan pada Senin tanggal 3 Juli 2017 dua pekan mendatang.

Selanjutnya, puluhan anggota Ormas dari Front Pembela Islam (FPI) yang menyaksikan jalannya persidangan terus meneriakan lafaz Allahhu Akbar sembari memandang terdakwa.

Seperti diketahui, Soni mahasiswa di Universitas Islam Riau (UIR), diadili di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, atas dakwaan penistaan terhadap agama. Dijerat Pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 UU no 19 tahun 2016, sebagaimana diubah UU tahun 2008 tantang Informasi dan Elektronik, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Berdasarkan dakwaan, perbuatan Soni tersebut terjadi Senin 20 Maret 2017 sekira pukul 13.30 wib di kampus Universitas Islam Riau.

Dimana saat itu, Soni menulis dalam akunnya atas nama Sonnydriveking. Sonny Suasono Pangabean melakukan perbuatan tercela, mennghina atau menyindir cara beribadah umat Islam dan menghina Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam serta menghina Umat Islam ketika mengucapkan takbir.‎

Atas tulisannya di media sosial itu, umat Muslim (Islam) tersinggung dan melaporkan perbuatan terdakwa tersebut. Alhasil diapun kemudian diamankan di rumahnya di kawasan Siakhulu, Kampar dan dibawa ke Mapolda Riau.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK

- Minta Tertibkan Gepeng dan Anak Jalanan,
DPP LBH Equality The Law Layangkan Surat Kedua ke SatPol PP Kota Pekanbaru

- Pekan Depan, Tiga Tersangka Korupsi RTH Pemprov Riau Diadili
- Duet TNI-Polri di Pelalawan Amankan 3 Truk Angkut Miras dan Rokok Ilegal
- BNNP Riau Musnahkan 582,42 Gram Sabu
- Sampai Pertengahan April, Terjadi 47 Kasus Kebakaran di Pekanbaru
- Melalui Program JMS, Kejari Rohul Ajak Pelajar Perangi Bullying
- Kontraktor dan Konsultan Pembangunan Jembatan Enok Inhil Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor
- Polda Riau Tangkap 5 Kilogram Shabu Senilai Rp7,5 Miliar
- Sesosok Mayat Berjenis Kelamin Laki-laki Ditemukan di Pelalawan
- Satpol PP Tertibkan Reklame di Simpang Tabek Gadang
- Polda Riau Segel Aset Abu Tours di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.127
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com