Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 12 Desember 2017 14:55
Bank BRI Kancab Pasirpangaraian Salurkan CSR Rp282 Juta untuk Revitalisasi Pasar Modern Rohul

Selasa, 12 Desember 2017 14:52
Diduga Berijazah Palsu, Kades Sitiang Terpilih Tetap Akan Dilantik

Selasa, 12 Desember 2017 14:47
Komisi V DPRD Riau Usulkan Standarisasi Honor Guru Bantu SMA se-Derajat

Selasa, 12 Desember 2017 14:43
Sambut Tahun Baru, Grand Elite Suguhkan Promo Paket Kamar

Selasa, 12 Desember 2017 14:13
Kerjasama TIK dan E-Government,
Kominfotik Bengkalis Teken Kerjasama dengan Pemprov


Selasa, 12 Desember 2017 14:07
Program UEK di Duri Timur Dinilai 'Menjebak' Masyarakat dan Pengelola

Selasa, 12 Desember 2017 14:00
Cipkon Jelang Natal dan Tahun Baru,
Kapolres Inhil Perintahkan Jajaran Razia Miras


Selasa, 12 Desember 2017 13:58
Wabup Rohul Salurkan Santunan Kepada Keluarga Korban Kecelakaan Bus Kafilah MTQ‎

Selasa, 12 Desember 2017 13:53
Kelapa Dirusak Kumbang,
Warga Pebenaan, Kecamatan Keritang Datangi Kantor Bupati Inhil


Selasa, 12 Desember 2017 13:47
Legislator Pelalawan Ini Minta Pengelolaan Air Bersih Dialihkan ke Swasta

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 19 Juni 2017 15:27
Sidang Penistaan Agama Islam,
Keberatan Atas Eksepsi Terdakwa Jaksa Tetap pada Dakwaan


JPU menyatakan tetap dengan tuntutannya terhadap terdakwa penistaan agama Islam atas nama Soni Suasoon Panggabean. Ia tetap diancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU-Sidang ketiga perkara penistaan dan ujaran kebencian terhadap agama Islam dengan terdakwa Soni Suasono Panggabean, Senin (19/6/17) siang kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru

Menanggapi eksepsi (nota keberatan) terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan, tidak benar adanya kesalahan penulisan terhadap nama terdakwa, dan juga tidak benar bahwa terdakea tidak didampingi penasehat hukum dalam proses penyidikan.

"Kita menanggapi dan membantah eksepsi terdakwa yang mengatakan jika terdakwa tidak didampingi penasehat hukum pada proses penyidikan," ucap JPU Syafril kepada wartawan usai sidang.

"Dalam persidangan tadi, kita menyampaikan kepada majelis bahwa kita keberatan dengan eksepsi dan tetap pada dakwaan."

Sidang yang dipimpim majelis hakim, Abdul Aziz SH didampingi hakim anggota Sorta Ria Neva dan Raden Heru Kuntodewo SH, menutup sidang dan sidang kembali dilanjutkan pada Senin tanggal 3 Juli 2017 dua pekan mendatang.

Selanjutnya, puluhan anggota Ormas dari Front Pembela Islam (FPI) yang menyaksikan jalannya persidangan terus meneriakan lafaz Allahhu Akbar sembari memandang terdakwa.

Seperti diketahui, Soni mahasiswa di Universitas Islam Riau (UIR), diadili di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, atas dakwaan penistaan terhadap agama. Dijerat Pasal 45 A ayat 2 jo Pasal 28 UU no 19 tahun 2016, sebagaimana diubah UU tahun 2008 tantang Informasi dan Elektronik, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Berdasarkan dakwaan, perbuatan Soni tersebut terjadi Senin 20 Maret 2017 sekira pukul 13.30 wib di kampus Universitas Islam Riau.

Dimana saat itu, Soni menulis dalam akunnya atas nama Sonnydriveking. Sonny Suasono Pangabean melakukan perbuatan tercela, mennghina atau menyindir cara beribadah umat Islam dan menghina Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam serta menghina Umat Islam ketika mengucapkan takbir.‎

Atas tulisannya di media sosial itu, umat Muslim (Islam) tersinggung dan melaporkan perbuatan terdakwa tersebut. Alhasil diapun kemudian diamankan di rumahnya di kawasan Siakhulu, Kampar dan dibawa ke Mapolda Riau.***(har)



Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Berijazah Palsu, Kades Sitiang Terpilih Tetap Akan Dilantik
- Cipkon Jelang Natal dan Tahun Baru,
Kapolres Inhil Perintahkan Jajaran Razia Miras

- Bawa Sabu ke Rohul, Warga Sumut Ditangkap Polisi Tambusai
- Terdakwa Korupsi Dana Koperasi, Hakim Tolak Esepsi Mantan Anggota DPRD Kuansing
- Pimpil Apel Perdana, Kapolres Inhil yang Baru Ingatkan Personil Jauhi Narkoba
- Tim Harat Polres Inhil Tangkap Resedivis Pelaku Rampok
- Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik
- Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi
- Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ
- Kurangi Over Kapasitas, 25 Napi Lapas Bengkalis Dipindahkan ke Bangkinang
- Densus 88- Polda Riau Amankan 4 Teroris,
Seorang Diduga Pelaku Pembakar Mapolres Dhamasraya, Sumbar

- Lima Terdakwa Korupsi Lampu PJU Pekanbaru Diadili
- Lapor ke Polda Riau, BUI Desak Pelaku Persekusi UAS di Bali Ditangkap
- Demo di Hari Anti Korupsi, AMAK Desak Kejari Rohul Eksekusi Teddy Mirza Dal
- Korupsi.Cetak.Sawah di Pelalawan, Ketua Poktan dab Kontraktor Mulai Disidang
- Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru
- Kecewa Persekusi di Bali, Ketua LAM dan Tokoh Riau Jemput Kepulangan UAS di Bandara
- Rampok Rekan Kerja, Kernet Mobil Sales Ditangkap Polisi Bengkalis
- Polres Inhil Tangkap Satu dari Dua Penikam Anggota Satpol PP
- Satpol PP Pemkab Inhil Ditikam Orang tak Dikenal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.20.120.65
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com