Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Nopember 2017 18:45
Todongkan Senpi, Satriandi si Penjahat Kakap Kasus Pembunuhan Kabur dari Lapas Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 18:38
Perkosa Nenek 61 Tahun, Pria di Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara

Rabu, 22 Nopember 2017 17:57
Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Memonitoring Pilkades Serentak

Rabu, 22 Nopember 2017 17:20
Supir Mengantuk, Mobil Avanza Seruduk Tugu Songket Pekanbaru

Rabu, 22 Nopember 2017 17:14
Pelaku Utama Prmbunuhan Disertai Mutilasi di Rupat Divonis Hukuman Mati

Rabu, 22 Nopember 2017 17:10
Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima

Rabu, 22 Nopember 2017 17:01
Petikan Putusan MA, Johar dan Suparman Divonis 6 Tahun Penjara

Rabu, 22 Nopember 2017 16:20
Perusahaan Wajib Laksanakan,
UMK 2018 Sudah Diteken Gubri


Rabu, 22 Nopember 2017 16:13
Syamsuar Optimis Dapatkan Dukungan Partai di Pilgubri 2018

Rabu, 22 Nopember 2017 16:02
Batas Pembayaran 29 Desember,
Sekdaprov Ingatkan Kontraktor Tuntaskan Administrasi Secepatnya


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 17 Juli 2017 16:48
Terduga Pencuri Sarang Walet di Rohil Dibekuk Polisi

Walau sempat menikmati hasil curiannya untuk membeli pakaian, pria Rohil ini tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pasalnya, ia keburu ditangkap polisi.

Riauterkini-PANIPAHAN-MY alias YB (37), seorang pencuri sarang burung wallet di Jalan Pelabuhan Dusun Sei Ambai RT 10 RW 04 Kepenghuluan Sei Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil sempat menikmati hasil mencurinya untuk beli pakaian, sepatu anak dan istrinya. Namun dirinya berhasil ditangkap Jum’at (14/7/17), setelah identitasnya diketahui penjaga wallet.

Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres, Senin (17/7/17) menjelaskan, kejadian bermula dua bulan yang lalu, Selasa (17/5/17) sekira pukul 01.00 WIB saat saksi Rusli Tanjung, penjaga sarang wallet sedang tertidur bersama saksi lain tiba tiba saksi Siam terbangun dan mendengar suara yang mencurigakan.

Kemudian saksi membangunkan saksi Rusli dan saksi Silan dan kemudian melakukan pengecekan dengan berkeliling di luar rumah walet dan ternyata rumah wallet telah dimasuki orang dan ada bekas jejak orang memanjat dengan menggunakan tali tambang.

Dan menurut saksi para pelaku yang masuk ke dalam rumah walet ada dua orang dan salah satunya bernama MY karena saksi sudah mengenali ciri-ciri MY.

Dan kemudian saksi Rusli Tanjung memberitahukan kepada pemilik rumah walet Abok Als Acin dan kemudian dilakukan pengecekan ternyata sarang burung walet yang hilang diambil pelaku diperkirakan lebih kurang sebanyak 1 Kg (Satu kilogram) dengan nilai kerugian Rp8.000.000 (Delapan Juta Rupiah).

Kronologis Penangkapan, Jumat (14/7/17) sekira Jam 16.30 Wib Anggota Sat Reskrim Polsek Panipahan mendapat Informasi bahwa tersangka MY sedang mengendarai sepeda motor dari arah Desa Sungai Daun menuju arah Panipahan.

Anggota pun bersiap siap untuk melakukan penghadangan dan mencari tempat yang pas untuk menghentikan tersangka. Dan tepat di Jalan Sampai Niat Kepenghuluan Panipahan, di lakukan penangkapan terhadap MY.

Saat ditangkap, tidak ada perlawanan dan selanjutnya tersangka di bawa ke Polsek Panipahan untuk dilakukan pemeriksaan. Dan dalam pemeriksaan tersangka mengakui telah melakukan pencurian sarang burung walet bersama tersangka En (DPO) dan saat melakukan menggunakan alat tali tambang dan bambu serta alat sendok sekrap.

Hasil curian sarang burung walet di jual dengan harga Rp6.000.000 dibagi dua masing-masing mendapat uang Rp3.000.000 dan tersangka MY kemudian menyerah kan uang bagiannya kepada istri dan menggunakan uang tersebut untuk membeli pakaian baju dan celana serta sepatu, sisanya habis di belanjakan dan untuk jalan jalan.

Barang bukti yang disita berupa 2 buah baju gamis dewasa perempuan masing-masing warna hijau dan orange, 2 buah celana panjang Lee anak-anak masing-masing warna biru dan hijau, 2 buah baju anak-anak perempuan masing-masing warna putih dan merah, 1 buah sepatu anak-anak perempuan warna coklat.

“Sementara untuk BB lain dibuatkan Daftar Pencarian Barang (DPB). Terhadap tersangka MY dan BB sudah di amankan dan selanjutnya dilakukan Proses Penyidikanya,” tutup Chery.***(nop)



Berita Hukum lainnya..........
- Todongkan Senpi, Satriandi si Penjahat Kakap Kasus Pembunuhan Kabur dari Lapas Pekanbaru
- Perkosa Nenek 61 Tahun, Pria di Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara
- Supir Mengantuk, Mobil Avanza Seruduk Tugu Songket Pekanbaru
- Pelaku Utama Prmbunuhan Disertai Mutilasi di Rupat Divonis Hukuman Mati
- Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima
- Petikan Putusan MA, Johar dan Suparman Divonis 6 Tahun Penjara
- Tabrak Bocah Hingga Tewas,
Berkas Anggota DPRD Bengkalis Dilimpahkan ke Kejari

- Wabup Meranti Rela Berpanas-panas Teirma Mahasiswa Pendemo
- Pendemo Diterima DPRD Meranti, Mahasiswa Sampaikan 6 Tuntutan
- Sidang Korupsi Dana Kasda, Dua Pejabat Inhu Dituntut 1,5 Tahun Penjara
- Berdemo, Ratusan Mahasiswa Desak Bupati Meranti Cairkan Beasiswa
- Berprestasi, Sejumlah Personil Polres Inhil Diberi Penghargaan
- Kedapatan Bawa Ekstasi, Oknum ASN Kampar Diamankan di KTV Permata Pekanbaru
- Sigap Gunakan Racun Api, Toko Andalas Baja Duri Lolos dari Kebakaran
- Napi WN Malaysia Kabur, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Petugas Lapas Bengkalis
- Hindari Penyalahgunaan Narkoba, 43 Staf PN Bengkalis di Tes Urine Mendadak
- Napi WN Malaysia Kabur, Lapas Bengkalis Koordinasi dengan Imigrasi
- Korupsi BTT Pelalawan,
Dua Putra Bupati HM Harris Bersaksi di PN Tipikor Pekanbaru

- Berkas Perkara Korupsi SPPD Fiktif Dilimpahkan,
Sekretaris dan Kasubag Keuangan Bapenda Riau Segera Diadili

- Pengamanan Pilkades Kuansing Dibantu Brimobda Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.2.131
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com