Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 16:17
Ada Diskon 28 Persen,
Pelanggan PLN Bengkalis DiimbauuUntuk Tambah Daya


Selasa, 17 Oktober 2017 16:13
Kejari Pekanbaru Terima Berkas dan Tersangka Kasus Saracen

Selasa, 17 Oktober 2017 15:13
Bakal Berduet Dengan Andi Rachman,
Baleho Suyatno Mulai Terlihat di Simpang Tiga Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 14:55
September 2017 Lalu, Penjualan Suzuki Kembali Duduki Peringkat Tertinggi

Selasa, 17 Oktober 2017 14:39
16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi

Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 11 Agustus 2017 16:40
Oknum TNI Pemukul Anggota Lantas Alami Depresi Kejiwaan

Danrem 031/WB laporkan hasil pemeriksaan oknum anggotanya yang memukul helm anggota Satlantas Polresta Pekanbaru. Pelaku dinyatakan mengalami depresi kejiwaan.

Riauterkini-PEKANBARU-Oknum anggota TNI AD dari 031/Wirabima (WB), Serda WS yang memukul helm anggota Satlantas Polresta Pekanbaru, Bripda Yoga Bintara, kemarin sore (10/8/17), dinyatakan mengalami depresi kejiwaan. Aksi serupa pernah dia lakukan sewaktu bertugas di Korem 032/Wirabraja, Sumatera Barat.

Demikian diungkapkan Brigjen TNI Abdul Karim, Komandan Korem (Danrem) 031/WB saat memberikan penjelasan kepada wartawan di ruang isolasi Denpom I/3 Pekanbaru, Jumat (11/8/17). Dikatakan, hasil pemeriksaan terhadap Serda WS, mengalami depresi kejiwaan. Penyakit yang dideritanya tersebut setelah ia bertugas di Papua dan menjalani hukuman tidak masuk tugas.

Depresi kejiwaan itu sudah dialami Serda WS sejak 27 April 2015. Dampaknya ketika yang bersangkutan bertugas di Korem 032/Wirabraja, dia pernah melakukan aksi pemukulan terhadap anggota Polres Padang.

Serda WS menjalani proses hukuman THTI berdasarkan putusan Mahkamah Militer selama hukuman 1 bulan 20 hari. Hukuman itu dijalani dalam rentang waktu Oktober sampai 4 Desember 2015.

Perbuatan itu diulanginya lagi. Ketika itu, pelaku sedang mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, seputaran depan Plaza Sukaramai.

Karena tak memakai helm, anggota Satlantas Polresta Pekanbaru, Bripda Yoga Bintara yang ketika itu sedang patroli langsung menegur yang bersangkutan. Tidak terima teguran itu, pelaku lalu memukul helm Yoga sebanyak 4 kali sambil memaki.

Peristiwa itu sempat terekam oleh warga dan beredar luas atau menjadi viral di media sosial (medsos). Pelaku sendiri kini diamankan di ruang isolasi Denpom I/3 Pekanbaru.***(son)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Kejari Pekanbaru Terima Berkas dan Tersangka Kasus Saracen
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun

- 43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017
- Terjerat Korupsi ADD, Seorang Kades Asal Rohil.Segera Diadili


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.211.135
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com