Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Agustus 2017 12:14
Korupsi Dana Diksar Satpol PP, Kasatpol PP Bengkalis dan Kasi Ops Diadili

Selasa, 22 Agustus 2017 12:09
Bupati Harris Buka Pekan Seni Budaya  Riau Komplek PT RAPP

Selasa, 22 Agustus 2017 11:44
Menumpuk di Kota, Banyak Guru Agama Enggan Bertugas ke Pelosok

Selasa, 22 Agustus 2017 11:40
Bendera Merah Putih Terbalik di Sea Games, Konsulat Malaysia di Pekanbaru Didemo

Selasa, 22 Agustus 2017 10:08
Ketika Gocekan Bola Balon Gubri M Harris Bikin Penonton Tertegun

Selasa, 22 Agustus 2017 10:03
Korem 031/WB dan Polda Riau Pupuk Kerukunan Personil denga Sholat Subuh Berjamah

Selasa, 22 Agustus 2017 08:46
Tewas, Seorang Mahasiswi UIN Suska Korban Tabrak Lari di siak

Selasa, 22 Agustus 2017 07:54
Alat Berat Karam di Rawa, Pekerja di Bengkalis Tewas Terjebak di Dalamnya

Selasa, 22 Agustus 2017 07:51
Dibuka Bupati Suparman, MTQ XVII Rohul Diawali dengan Gebyar Kembang Api

Selasa, 22 Agustus 2017 07:48
Usai Direnovasi PT RAPP,
Istri Kapolda Riau Resmikan Resmikan Pemakaian Kembali SD Bhayakari Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 11 Agustus 2017 19:12
Dugaan Korupsi Jalan Batu Panjang Bengkalis,
Sekko Dumai dan Dirut PT Mawatkindo Road Constructions Ditetapkan sebagai Tersangka


KPK telah mengumumkan status tersangka Sekko Dumai M Nasir bersama Dirut PT Mawatkindo Road Construction Hoby Siregar dalam kasus dugaan korupsi peningkatan Jalan Batu Panjang, Bengkalis.

JAKARTA-riauterkini-Sekretaris Kota Dumai yang juga mantan Kadis PU Bengkalis periode 2013-2015 M Nasir, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kabupaten Bengkalis. Selain M Nasir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan Direktur Utama PT Mawatkindo Road Constructions Hoby Siregar sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Hal itu diungkapkan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers yang digelar di kantor KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).

Dijelaskan pula, tim penyidik KPK yang diturunkan ke Riau, telah menggeledah sejumlah tempat di Bengkalis, Kota Dumai dan Pekanbaru. Khusus di Pekanbaru, tim ini menggeledah rumah mantan Bupati Bengkalis periode yang sama Herliyan Saleh. Indikasi kerugian keuangan negara dalam kasus ini diperkirakan sekurang-kurangnya Rp80 miliar.

Dalam kasus ini, M Nasir telah dicekal untuk masa enam bulan ke depan sehingga rencana keberangkatannya ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji, gagal dilaksanakan. ***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
Ingin Coba Permainan Seru? join b-o-l-a-v-i-t-a Proses Depo dan WD tercepat Anda Harus Mencoba nya! Daftar dan Ambil Bonus nya Info : whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW)


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Diksar Satpol PP, Kasatpol PP Bengkalis dan Kasi Ops Diadili
- Bendera Merah Putih Terbalik di Sea Games, Konsulat Malaysia di Pekanbaru Didemo
- Tewas, Seorang Mahasiswi UIN Suska Korban Tabrak Lari di siak
- Alat Berat Karam di Rawa, Pekerja di Bengkalis Tewas Terjebak di Dalamnya
- Jaksa Batal Tuntut Lima Terdakwa Korupsi RSS Langgam, Pelalawan
- Dishub tak Tau Alamat Kantor Angkutan Online,
Satpom PP Siap Menindak Gunakan Tiga Perda

- Maling Gondol Sepeda Motor Warga Duri dari Teras Rumah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.158.253.134
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com