Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Sabtu, 12 Agustus 2017 07:40
Perantau Asal Nias di Rohul Perkosa Putri Kandungnya Disaksikan Istri

Prilaku DML benar-benar melebihi binantang. Perantau asal Nias di Rohul tersebut memperkosa putri kandungnya disaksikan istrinya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang ayah bejat di Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), DML (42), tega memperkosa putri kandungnya yang masih berusia 15 tahun, inisial ZL atau sebut saja Kenanga.

DML memaksa anaknya Kenanga bersetubuh di kamar korban. Korban hanya bisa menangis saat itu, karena ia diancam akan dibacok kalau sampai buka mulut kepada orang lain.

Gilanya lagi, aksi tersangka diketahui istrinya, inisial AB (37), saat waktu kejadian‎, Senin (10/7/17) dini hari silam sekira pukul 02.00 WIB. Namun, wanita tersebut tidak bisa berbuat banyak karena turut diancam oleh suaminya.

Tidak tahan dengan perbuatan suaminya terhadap anak kandungnya, AB akhirnya melaporkan tindakan asusila tersebut ke Polsek Ujung Batu, Jumat (11/8/17) sekira pukul 11.00 WIB.‎

Pasca menerima laporan, anggota Polsek Ujung Batu langsung bergerak dan berhasil menangkap tersangka DML‎ pada Jumat sore, sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, mengatakan sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/ 50/ VIII/ 2017/ Riau/ Res Rohul/ Sek. U.Batu, pemerkosaan dialami Kenanga berawal Senin (10/7/17) dini hari lalu sekira pukul 02.00 WIB.

Saat itu, AB terbangun dari tidurnya dan melihat suaminya, DML, sudah tidak ada lagi di sampingnya.‎

Merasa kehilangan, pelapor mengecek ke kamar putrinya Kenanga. Betapa terkejutnya wanita ini, karena suaminya berbuat tidak senonoh terhadap putri kandungnya, layaknya hubungan suami istri.

Meski mendengar putrinya menangis, namun wanita ini tidak berani menolong, justru ia pergi dan kembali tidur, tidak berani menanyakan apa lagi menghentikan perbuatan bejat dilakukan suaminya.

Keesokan harinya, Selasa (11/7/17), pelapor memberanikan diri menanyakan ke suaminya mengapa melakulan perbuatan tak senonoh kepada anak kandungnya sendiri.‎

Ditanya seperti itu, laki-laki yang lahir di Nias, Sumut pada 4 Juni 1975 silam tersebut berang dan mengancam. Terlapor bahkan mengambil sebilah parang dan berkata 'Jangan kau bilang-bilang sama orang, nanti kubacok kau'.

Karena merasa takut, pelapor bertanya ke putrinya Kenanga 'Mengapa kamu melakukan hal tersebut dengan bapak kandungmu'. Ditanya seperti itu, Kenang menjawab 'Takut aku mak,dibacoknya aku nanti".

Sekira satu bulan kemudian, sekitar Rabu (9/8/17) sekira‎ pukul 18.00 WIB, pelapor pulang dari tempat kerja dan mendengar Kenanga menangis di kamar mandi rumahnya.

"Cerita pelapor, anaknya menangis karena dipukuli oleh terlapor yang tak lain ayah kandungnya," jelas AKBP Yusup, Jumat malam.

Merasa tidak senang dengan perbuatan suaminya kepada putri kandungnya, AB pada akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujung Batu guna penyelidikan lebih lanjut.

Selain menangkap pelaku, polisi‎ menyita sebilah parang yang diduga dipakai untuk mengancam korban Kenanga dan ibunya AB.

‎ Hasil interogasi, korban Kenanga mengaku dirinya dipukuli dan disetubuhi ayah kandungnya 1 Mei 2017 silam hingga kejadian tersebut dilaporkan. Korban memperkirakan ada sepuluh kali ia diajak ayahnya berbuat tidak senonoh dengan paksaan.‎

"Pengakuan korban, perbuatan pelaku (DML) berulang sudah kurang lebih sepuluh kali," tutup AKBP Yusup Rahmanto.***(zal)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh

- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.79.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com