Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Agustus 2017 12:09
Bupati Harris Buka Pekan Seni Budaya  Riau Komplek PT RAPP

Selasa, 22 Agustus 2017 11:44
Menumpuk di Kota, Banyak Guru Agama Enggan Bertugas ke Pelosok

Selasa, 22 Agustus 2017 11:40
Bendera Merah Putih Terbalik di Sea Games, Konsulat Malaysia di Pekanbaru Didemo

Selasa, 22 Agustus 2017 10:08
Ketika Gocekan Bola Balon Gubri M Harris Bikin Penonton Tertegun

Selasa, 22 Agustus 2017 10:03
Korem 031/WB dan Polda Riau Pupuk Kerukunan Personil denga Sholat Subuh Berjamah

Selasa, 22 Agustus 2017 08:46
Tewas, Seorang Mahasiswi UIN Suska Korban Tabrak Lari di siak

Selasa, 22 Agustus 2017 07:54
Alat Berat Karam di Rawa, Pekerja di Bengkalis Tewas Terjebak di Dalamnya

Selasa, 22 Agustus 2017 07:51
Dibuka Bupati Suparman, MTQ XVII Rohul Diawali dengan Gebyar Kembang Api

Selasa, 22 Agustus 2017 07:48
Usai Direnovasi PT RAPP,
Istri Kapolda Riau Resmikan Resmikan Pemakaian Kembali SD Bhayakari Pekanbaru


Selasa, 22 Agustus 2017 07:42
Digelar 28 Desember 2017, Bupati Kampar Mulai Sosialisasikan 84 Pilkades



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Sabtu, 12 Agustus 2017 07:40
Perantau Asal Nias di Rohul Perkosa Putri Kandungnya Disaksikan Istri

Prilaku DML benar-benar melebihi binantang. Perantau asal Nias di Rohul tersebut memperkosa putri kandungnya disaksikan istrinya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang ayah bejat di Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), DML (42), tega memperkosa putri kandungnya yang masih berusia 15 tahun, inisial ZL atau sebut saja Kenanga.

DML memaksa anaknya Kenanga bersetubuh di kamar korban. Korban hanya bisa menangis saat itu, karena ia diancam akan dibacok kalau sampai buka mulut kepada orang lain.

Gilanya lagi, aksi tersangka diketahui istrinya, inisial AB (37), saat waktu kejadian‎, Senin (10/7/17) dini hari silam sekira pukul 02.00 WIB. Namun, wanita tersebut tidak bisa berbuat banyak karena turut diancam oleh suaminya.

Tidak tahan dengan perbuatan suaminya terhadap anak kandungnya, AB akhirnya melaporkan tindakan asusila tersebut ke Polsek Ujung Batu, Jumat (11/8/17) sekira pukul 11.00 WIB.‎

Pasca menerima laporan, anggota Polsek Ujung Batu langsung bergerak dan berhasil menangkap tersangka DML‎ pada Jumat sore, sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, mengatakan sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/ 50/ VIII/ 2017/ Riau/ Res Rohul/ Sek. U.Batu, pemerkosaan dialami Kenanga berawal Senin (10/7/17) dini hari lalu sekira pukul 02.00 WIB.

Saat itu, AB terbangun dari tidurnya dan melihat suaminya, DML, sudah tidak ada lagi di sampingnya.‎

Merasa kehilangan, pelapor mengecek ke kamar putrinya Kenanga. Betapa terkejutnya wanita ini, karena suaminya berbuat tidak senonoh terhadap putri kandungnya, layaknya hubungan suami istri.

Meski mendengar putrinya menangis, namun wanita ini tidak berani menolong, justru ia pergi dan kembali tidur, tidak berani menanyakan apa lagi menghentikan perbuatan bejat dilakukan suaminya.

Keesokan harinya, Selasa (11/7/17), pelapor memberanikan diri menanyakan ke suaminya mengapa melakulan perbuatan tak senonoh kepada anak kandungnya sendiri.‎

Ditanya seperti itu, laki-laki yang lahir di Nias, Sumut pada 4 Juni 1975 silam tersebut berang dan mengancam. Terlapor bahkan mengambil sebilah parang dan berkata 'Jangan kau bilang-bilang sama orang, nanti kubacok kau'.

Karena merasa takut, pelapor bertanya ke putrinya Kenanga 'Mengapa kamu melakukan hal tersebut dengan bapak kandungmu'. Ditanya seperti itu, Kenang menjawab 'Takut aku mak,dibacoknya aku nanti".

Sekira satu bulan kemudian, sekitar Rabu (9/8/17) sekira‎ pukul 18.00 WIB, pelapor pulang dari tempat kerja dan mendengar Kenanga menangis di kamar mandi rumahnya.

"Cerita pelapor, anaknya menangis karena dipukuli oleh terlapor yang tak lain ayah kandungnya," jelas AKBP Yusup, Jumat malam.

Merasa tidak senang dengan perbuatan suaminya kepada putri kandungnya, AB pada akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ujung Batu guna penyelidikan lebih lanjut.

Selain menangkap pelaku, polisi‎ menyita sebilah parang yang diduga dipakai untuk mengancam korban Kenanga dan ibunya AB.

‎ Hasil interogasi, korban Kenanga mengaku dirinya dipukuli dan disetubuhi ayah kandungnya 1 Mei 2017 silam hingga kejadian tersebut dilaporkan. Korban memperkirakan ada sepuluh kali ia diajak ayahnya berbuat tidak senonoh dengan paksaan.‎

"Pengakuan korban, perbuatan pelaku (DML) berulang sudah kurang lebih sepuluh kali," tutup AKBP Yusup Rahmanto.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
Ingin Coba Permainan Seru? join b-o-l-a-v-i-t-a Proses Depo dan WD tercepat Anda Harus Mencoba nya! Daftar dan Ambil Bonus nya Info : whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW)


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Bendera Merah Putih Terbalik di Sea Games, Konsulat Malaysia di Pekanbaru Didemo
- Tewas, Seorang Mahasiswi UIN Suska Korban Tabrak Lari di siak
- Alat Berat Karam di Rawa, Pekerja di Bengkalis Tewas Terjebak di Dalamnya
- Jaksa Batal Tuntut Lima Terdakwa Korupsi RSS Langgam, Pelalawan
- Dishub tak Tau Alamat Kantor Angkutan Online,
Satpom PP Siap Menindak Gunakan Tiga Perda

- Maling Gondol Sepeda Motor Warga Duri dari Teras Rumah
- Organda Sebut 9 Taksi Rusak Akibat Bentrok di Depan Mal SKA


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.158.253.134
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com