Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 10:53
Dilanda Karlahit, Ulo Kasok Tetap Dibuka untuk Wisata

Kamis, 19 Juli 2018 10:44
Kejari Bengkalis Kembalikan Rampasan dan Denda Rp5,165 M ke Kas Negara

Kamis, 19 Juli 2018 10:32
Jemput Bola Pembayaran PBB, Bapenda Pekanbaru Buka Layanan Keliling

Kamis, 19 Juli 2018 10:28
Lepas Subuh, Wabup Kuansing Sudah Meninjau Saluran Air dan Jembatan

Kamis, 19 Juli 2018 10:00
Lahan di Sekitar Obyek Wisata Ulok Kasok Kampar Terbakar

Kamis, 19 Juli 2018 08:41
Lapas dan Dinkes Bengkalis Join untuk Cegah dan Pengendalian HIV/AIDS Warga Binaan

Kamis, 19 Juli 2018 08:37
PT RAPP Ikuti Pekan LHK 2018 di JCC

Kamis, 19 Juli 2018 08:34
Komisi IV DPRD Riau Ingatkan Dinas PUPR Tuntaskan 5 Proyek Rp700 Miliar Seusai Jadwal

Rabu, 18 Juli 2018 22:45
Kejurda Pelajar di Pekanbaru, Atlet Takraw Bengkalis Raih Pintar Emas

Rabu, 18 Juli 2018 22:34
Sidang Praperadilan, Hakim Pertegas Pengamanan Alat Berat Seorang Warga tak Dilengkapi Izin Penyitaan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 23 Agustus 2017 13:48
Dintuntut 2 Tahun Penjara, Mantan Kacab BNI 46 Rengat Nangis Sampaika Pledoi

Mantan Kacab BNI 46 Rengat tak kuasa menahan air mata. Ia menangis saat membacakan pembelaan menanggapi tuntutan 2 tahun penjara dari jaksa dalam perkara korupsi kredit fiktif Rp4,5 miliar.

Riauterkini-PEKANBARU-Menangis dengan terisak isak dalam persidangan seolah olah sudah menjadi senjata bagi terdakwa untuk menarik simpati hakim agar dapat keringan hukuman bahkan bebas dari jeratan hukum.

Tindakan menangis dengan tersedu sedu ini terlihat pada fakta persidangan perkara korupsi kredit fiktif BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu dengan terdakwa Yanisman Bisran, mantan Kepala Cabang (Kacab) BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru Rabu (23/8/17) siang.

Yanisman yang sebelumnya telah dijatuhi tuntutan hukuman oleh jaksa penuntut, berharap agar majelis hakim yang menyidangkan perkaranya untuk dapat memberikan ia keringanan hukuman. Yunisman beralasan jika dirinya tidak menikmati uang peminjaman kredit tersebut.

" Mohon Yang Mulia hakim untuk memberikan keringanan, karena saya tidak pernah menikmati uang yang disangkakan korupsi tersebut," ucapnya terisak isak.

Atas pledoi yang disampaikan terdakwa Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu, RM Yusuf Trisnajaya SH akan menanggapi pada sidang berikutnya pekan depan.

Persidangan yang dipimpin majelis hakim Drs Arifin SH, menunda sidang hingga pekan depan.

Sebelumnya, Yunisman dijatuhi tuntutan hukuman selama 2 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 3 tiga bulan. Perbuatan Yunisman terbukti melanggar pasal 3 junto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) RM Yusuf Trisnajaya SH dan Rional Febri Rinando SH. Perbuatan Yarisman ini terjadi pada tahun 2011 lalu saat menjabat Kacab BNI Rengat.

Dimana terdakwa bersama sama dengab Sunardi, Ketua KUD Rahayu Makmur melakukan perbuatan melawan hukum pada mengajukan dan mencairkan permohonan pinjaman kredit kepada lembaga keuangan (KKLK) sebesar Rp4,5 miliar, melalui KUD Rahayu Makmur di Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Belakangan diketahui kredit ini bermasalah dan terkuak adanya ketidak beresan dalam prosedur peminjaman yang dilakukan KUD Rahayu Makmur, termasuk macetnya pembayaran bunga sebesar Rp.500 juta. Seharusnya pihak bank ketat dalam persyaratan pinjaman dengan melakukan crosschek ke lapangan.

Perbuatan terdakwa ini terindikasi telah terjadi persekongkolan dengan Ketua KUD Rahayu Makmur, Sunardi (DPO) yang menyebabkan terjadi kerugian negara sebesar Rp 3,5 miliar dari pencairan kredit sebesar Rp 4,5 miliar.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kejari Bengkalis Kembalikan Rampasan dan Denda Rp5,165 M ke Kas Negara
- Coba Perkosa Janda Anak Tiga, Mantan Napi Dibekuk Polsek Sei Apit
- Kecelakaan Maut di Simpang Empat Pasar Baru Pangean, Kuansing
- Barak Komplek PT. RAPP Dilalap Sijago Merah
- Wanita Cantik 'Selundup' Sabu ke Lapas Bengkalis Divonis 11 Tahun Penjara
- Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Alami Lakalantas
- Turut Terjerat TPPU Penyertaan Modal Pemkab Bengkalis, Direktur CV SPM Batal Disidang
- Pelaku Masih Berkeliaran,
Ketua RW Mentangor Pekanbaru Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan

- Tanpa Identitas, Pasangan Muda-mudi Ini Terjaring Razia Pekat Polres Pelalawan
- Mudah Dimanfaatkan Pelaku, Jadi Penyebab Mahasiswa di Pekanbaru ‎Terlibat Jaringan Narkoba
- Diduga Tersengat Listrik, Buruh Bangunan Tewas di Pelalawan
- Polsek Limapuluh, Pekanbaru Tangkap Trio Kurir Sabu Seharga Rp3,6 Miliar
- Kesbangpol Pekanbaru Gelar Penyuluhan Pencegahan Praktek Prostitusi
- Jadi Lintasan Api Obor Asian Games 2018, Polda Riau Optimalkan Pengamanan
- PN Rengat Gelar Sidang Perdana Money Politik Pilgubri 2018
- Razia Tempat Pijit, Satpol PP Pekanbaru Tahan Tiga Wanita
- Tuntut Keadilan, Puluhan Mahasiswa Datangai PN dan DPRD Bengkalis
- Pemuda di Bengkalis Tewas Setelah Ditusuk Besi OTK
- Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling, Oknum Polisi Ini Diadili
- Tewas dalam Sumur,
Polres Rohul Terus Selidiki Dugaan Pembunuhan Warga Talikumain



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com