Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 September 2017 21:50
Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif

Selasa, 19 September 2017 20:11
Begini Penampakan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terlihat dari Udara

Selasa, 19 September 2017 19:11
Diserahkan ke Posko Peduli Masjid An Nur,
XTC Muda Pekanbaru Galang Dana Solidaritas Rohingya


Selasa, 19 September 2017 19:03
Akui 'Sunat' Dana Rp250 Juta,
Kejari Pelalawan Tahan Seorang Lagi Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah


Selasa, 19 September 2017 18:56
Harhubnas 2017,
Walikota Dumai Minta Insan Perhubungan Menata Transportasi


Selasa, 19 September 2017 18:53
Bahas 1 Muharam 1439 H, Kwaran Pramuka Ujung Batu Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Selasa, 19 September 2017 18:48
Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua

Selasa, 19 September 2017 18:02
Dinas PUPR Dumai Kelola Dana Rp87 Miliar untuk Proyek Infrastruktur

Selasa, 19 September 2017 18:00
Fitplus Hadirkan Alat Olahraga Berkualitas Internasional

Selasa, 19 September 2017 17:59
LAMR Provinsi Tunjuk Yose Saputra Sebagai Plt Ketua LAMR Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 23 Agustus 2017 13:48
Dintuntut 2 Tahun Penjara, Mantan Kacab BNI 46 Rengat Nangis Sampaika Pledoi

Mantan Kacab BNI 46 Rengat tak kuasa menahan air mata. Ia menangis saat membacakan pembelaan menanggapi tuntutan 2 tahun penjara dari jaksa dalam perkara korupsi kredit fiktif Rp4,5 miliar.

Riauterkini-PEKANBARU-Menangis dengan terisak isak dalam persidangan seolah olah sudah menjadi senjata bagi terdakwa untuk menarik simpati hakim agar dapat keringan hukuman bahkan bebas dari jeratan hukum.

Tindakan menangis dengan tersedu sedu ini terlihat pada fakta persidangan perkara korupsi kredit fiktif BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu dengan terdakwa Yanisman Bisran, mantan Kepala Cabang (Kacab) BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru Rabu (23/8/17) siang.

Yanisman yang sebelumnya telah dijatuhi tuntutan hukuman oleh jaksa penuntut, berharap agar majelis hakim yang menyidangkan perkaranya untuk dapat memberikan ia keringanan hukuman. Yunisman beralasan jika dirinya tidak menikmati uang peminjaman kredit tersebut.

" Mohon Yang Mulia hakim untuk memberikan keringanan, karena saya tidak pernah menikmati uang yang disangkakan korupsi tersebut," ucapnya terisak isak.

Atas pledoi yang disampaikan terdakwa Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu, RM Yusuf Trisnajaya SH akan menanggapi pada sidang berikutnya pekan depan.

Persidangan yang dipimpin majelis hakim Drs Arifin SH, menunda sidang hingga pekan depan.

Sebelumnya, Yunisman dijatuhi tuntutan hukuman selama 2 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 3 tiga bulan. Perbuatan Yunisman terbukti melanggar pasal 3 junto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) RM Yusuf Trisnajaya SH dan Rional Febri Rinando SH. Perbuatan Yarisman ini terjadi pada tahun 2011 lalu saat menjabat Kacab BNI Rengat.

Dimana terdakwa bersama sama dengab Sunardi, Ketua KUD Rahayu Makmur melakukan perbuatan melawan hukum pada mengajukan dan mencairkan permohonan pinjaman kredit kepada lembaga keuangan (KKLK) sebesar Rp4,5 miliar, melalui KUD Rahayu Makmur di Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Belakangan diketahui kredit ini bermasalah dan terkuak adanya ketidak beresan dalam prosedur peminjaman yang dilakukan KUD Rahayu Makmur, termasuk macetnya pembayaran bunga sebesar Rp.500 juta. Seharusnya pihak bank ketat dalam persyaratan pinjaman dengan melakukan crosschek ke lapangan.

Perbuatan terdakwa ini terindikasi telah terjadi persekongkolan dengan Ketua KUD Rahayu Makmur, Sunardi (DPO) yang menyebabkan terjadi kerugian negara sebesar Rp 3,5 miliar dari pencairan kredit sebesar Rp 4,5 miliar.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
karina
Nikmati kemudahan bermain game online sabung ayam bersama kami di link : berikut kontak kami bosku: whatsapp / sms : 081377055002 line : bolavita Silahkan Add PIN BBM Kami : D1A1E6DF D889B99C BOLAVITA


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Akui 'Sunat' Dana Rp250 Juta,
Kejari Pelalawan Tahan Seorang Lagi Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah

- Polres dan Kejari Rohul Gelar Perkara Suami Bunuh Istri di Kabun
- Pengecer BBM Tewas Terbakar,
Kronologis Tabrakan Tiga Kendaraan di Pinggir, Bengkalis

- Korupsi Bansos di Bengkalis,
MA Tambah Hukuman Mantan Bupati Bengkalis Jadi 9 Tahun

- Kapolres Inhil Serahkan 17 Unit Kendaraan Dinas Buat Bhabinkamtibmas
- Tuntut Dibangunkan 3 Jembatan, Warga Rohil Blokir Jalan ke CPI
- Cegah Bahaya Laten Komunis, Kodim Bengkalis Putar Film G 30S PKI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.42.165
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com