Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 21:52
Zulaikha Wardan Lantik PAC dan Ranting Muslimat NU Tempuling

Rabu, 17 Januari 2018 21:30
Pilgubri 2018, PBB Nyatakan Dukung Firdaus-Rusli Maju Riau Satu

Rabu, 17 Januari 2018 20:39
Sertijab Eselon III dan IV,
Kadisdik Riau Ingatkan Pegawai Segera Beradaptasi dan Koordinasi


Rabu, 17 Januari 2018 20:35
Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun

Rabu, 17 Januari 2018 20:31
Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian

Rabu, 17 Januari 2018 19:27
Pileg 2019, Bulan Depan Demokrat Riau Buka Pendaftaran Baleg

Rabu, 17 Januari 2018 19:11
Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa

Rabu, 17 Januari 2018 19:02
Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari

Rabu, 17 Januari 2018 18:57
Menghadapi Pileg 2019, PAN Rohul Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg

Rabu, 17 Januari 2018 18:53
Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 23 Agustus 2017 13:48
Dintuntut 2 Tahun Penjara, Mantan Kacab BNI 46 Rengat Nangis Sampaika Pledoi

Mantan Kacab BNI 46 Rengat tak kuasa menahan air mata. Ia menangis saat membacakan pembelaan menanggapi tuntutan 2 tahun penjara dari jaksa dalam perkara korupsi kredit fiktif Rp4,5 miliar.

Riauterkini-PEKANBARU-Menangis dengan terisak isak dalam persidangan seolah olah sudah menjadi senjata bagi terdakwa untuk menarik simpati hakim agar dapat keringan hukuman bahkan bebas dari jeratan hukum.

Tindakan menangis dengan tersedu sedu ini terlihat pada fakta persidangan perkara korupsi kredit fiktif BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu dengan terdakwa Yanisman Bisran, mantan Kepala Cabang (Kacab) BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru Rabu (23/8/17) siang.

Yanisman yang sebelumnya telah dijatuhi tuntutan hukuman oleh jaksa penuntut, berharap agar majelis hakim yang menyidangkan perkaranya untuk dapat memberikan ia keringanan hukuman. Yunisman beralasan jika dirinya tidak menikmati uang peminjaman kredit tersebut.

" Mohon Yang Mulia hakim untuk memberikan keringanan, karena saya tidak pernah menikmati uang yang disangkakan korupsi tersebut," ucapnya terisak isak.

Atas pledoi yang disampaikan terdakwa Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu, RM Yusuf Trisnajaya SH akan menanggapi pada sidang berikutnya pekan depan.

Persidangan yang dipimpin majelis hakim Drs Arifin SH, menunda sidang hingga pekan depan.

Sebelumnya, Yunisman dijatuhi tuntutan hukuman selama 2 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 3 tiga bulan. Perbuatan Yunisman terbukti melanggar pasal 3 junto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) RM Yusuf Trisnajaya SH dan Rional Febri Rinando SH. Perbuatan Yarisman ini terjadi pada tahun 2011 lalu saat menjabat Kacab BNI Rengat.

Dimana terdakwa bersama sama dengab Sunardi, Ketua KUD Rahayu Makmur melakukan perbuatan melawan hukum pada mengajukan dan mencairkan permohonan pinjaman kredit kepada lembaga keuangan (KKLK) sebesar Rp4,5 miliar, melalui KUD Rahayu Makmur di Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Belakangan diketahui kredit ini bermasalah dan terkuak adanya ketidak beresan dalam prosedur peminjaman yang dilakukan KUD Rahayu Makmur, termasuk macetnya pembayaran bunga sebesar Rp.500 juta. Seharusnya pihak bank ketat dalam persyaratan pinjaman dengan melakukan crosschek ke lapangan.

Perbuatan terdakwa ini terindikasi telah terjadi persekongkolan dengan Ketua KUD Rahayu Makmur, Sunardi (DPO) yang menyebabkan terjadi kerugian negara sebesar Rp 3,5 miliar dari pencairan kredit sebesar Rp 4,5 miliar.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun
- Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo
- Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis

- BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo
- Polda Riau Musnahkan 49,28 Gram Sabu
- Miliki Ganja, Dedi Dores dan 2 Rekannya Terciduk Saat Razia Cipkon Polres Bengkalis
- Kasatpol PP Pekanbaru Janji Akan Tertibkan Perda Setiap Hari
- Jaksa Belum Siap, Dua Sidang Tuntutan Tipikor PN Pekanbaru Ditunda
- Pengamanan Pilkada, Polda Gelar Lat Pra Ops Mantap Praja Muara Takus 2018
- Tiga Petugas LP Bengkalis Tersangka Kaburnya Bandar Narkoba Asal Malaysia
- Miliki Sabu dan Dua Pucuk Pistol, Oknum Honorer Dishub Pelalawan Diringkus Polisi
- Puluhan Rumah Pekerja PT RSUP Pulau Burung, Inhil Ludes Terbakar
- Korupsi Pembangunan Triange dan Wifi di Inhu
Hakim Vonis Terdakwa 4 Tahun Penjara

- Kejati Tahan Tersangka Baru Korupsi Bappeda Rohil
- Menyamar Jadi Pembeli, Personel Polsek Payung Sekaki Ciduk Seorang Pengedar Sabu
- Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru Kembali Desak Kejati Riau Usut Dalang Kasus Korupsi RTH
- Pembunuhan Disertai Mutilasi di Rupat,
PT Pekanbaru Batalkan Pidana Mati Heriyanto

- Termasuk Kapolsek Kateman,
Jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polres Inhil Disertijabkan

- Pajero Sport Seruduk Rumah Milik Orangtua Anggota DPRD Pelalawan
- Seorang Ibu di Tambut, Rohul Temukan Dua Balitanya Tewas dalam Parit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.81.52
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com