Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 Juli 2018 15:42
Paripurna Pansus dan LKPJ Kepala Daerah,
Ketua DPRD Rohul Minta Laporan Pemkab Dilengkapi Data dan Tabel


Senin, 16 Juli 2018 15:39
Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total

Senin, 16 Juli 2018 15:31
Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh

Senin, 16 Juli 2018 15:23
Sampah Menggunung, Warga Jalan Cendana Marpoyan Damai Ini Resah

Senin, 16 Juli 2018 14:28
DPRD Kuansing, Paripurnakan Dua Perda Nota Pengantar

Senin, 16 Juli 2018 14:25
DPP Angkat Rokhmin Dahuri sebagai Ketua Defenitif DPD PDI-P Riau

Senin, 16 Juli 2018 14:23
Nobar Piala Dunia di Kantor Demokrat, Ketua DPRD Rohul Ajak Bacaleg Tetap Konsisten

Senin, 16 Juli 2018 14:17
Nasib Bacaleg Golkar Pelalawan di Tangan Pengurus DPD I Riau

Senin, 16 Juli 2018 14:12
Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi

Senin, 16 Juli 2018 14:09
Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 September 2017 21:23
Pospera Minta Peristiwa Siaran Radio Pemkab Kuansing Berkonten Asusila Diusut Polisi

Pospera Kabupaten Kuansing meminta Polisi mengusut tuntas peristiwa dugaan siaran Radio Pemerintahan Daerah (RPD) Kuansing berkonten negatif.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Organisasi Pos Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Kuansing meminta Polisi mengusut tuntas peristiwa dugaan siaran Radio Pemerintahan Daerah (RPD) Kuansing berkonten negatif.

"Kita minta polisi segera mengusut tuntas siaran memalukan itu," ujar salah seorang aktivis Pospera, Khairul Ihsan kepada riauterkinicom, Senen (4/9/17) sore.

Peristiwa itu, kata Khairul Ihsan, harus diusut tuntas. Tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena, sudah membuat malu seluruh masyarakat Kuansing. Sebab, suara risih seperti orang lagi berhubungan intim itu sudah didengar oleh ratusan ribu pengunjung saat pesta Pacujalur kemarin.

"Yang dengar banyak orang. Ini sangat memalukan. Dimana marwah masyarakat Kuansing. Juga marwah bupati sebagai kepala daerah," ujar Khairul penuh tanya.

Menurut Khairul, sudah semestinya pihak kepolisian turun tangan mengusut tuntas peristiwa memalukan itu. Selain sudah melanggar norma norma keagamaan, juga telah melanggar hukum. RPD sudah dinyatakan oleh Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Riau ternyata belum memiliki izin resmi.

"Belum ada izin kok sudah siaran. Ini kan pelanggaran. Ada konsekuensi hukumnya yang harus dipertanggungjawabkan," papar khairul lagi.

Dia menilai, Plt Kadis Kominfo Kuansing, Samsir Alam selayaknya turun dari jabatannya. Karena dia orang yang selaku bertanggungjawab dalam hal ini. "Ini namanya konsekuensi dari sebuah jabatan," pintanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi kepada riauterkinicom juga meminta polisi mengusut tuntas kasus siaran yang diduga esek esek tersebut. Kata dia, kasus ini perlu dituntaskan. Supaya siaran yang memalukan seperti itu tidak terjadi lagi dimasa mendatang.***(dri)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh
- Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi
- Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi
- Mayat Perempuan dalam Sumur Warga Talikumain, Rohul Bernama Asnawati ‎
- Pelaku Curas di Kuansing Berhasil Diamankan di Lampung
- Kasus Penyitaan Alat Berat di Pelalawan,
Saksi Ahli Ini Sebut Penyidik Gakkum BPPLHK Tebang Pilih

- Dalam Kondisi Tangan Terborgol,
DPO Kasus Narkoba di Kampar Kabur dan Diduga Nyemplung ke Sungai 

- Terkuak, Penyitaan Eksavator Milik Warga oleh Gakkum BPPLHK Diduga tak Sesuai SOP
- Warga Rohul Gempar, Ada Mayat Ditemukan di Sumur Warga Desa Talikumain
- Ops Bina Kusuma Muara Takus 2018,
Polres Rohul Turunkan Tim untuk Berantas Premanisme dan Kejahatan Jalanan

- Pelaku Diduga Penganiyaan Perempuan di Bengkalis Diringkus Polisi
- Rumah Pelaku Narkoba di Desa Mahato Digerebek Satres Narkoba Polres Rohul
- Duel 4 Lawan 1 di Pekanbaru, Satu Orang Tewas Ditebas Samurai
- Pelaku Curanmor di Pasar Kamis Kota Tengah Diciduk Polsek Kepenuhan‎ di Pasirpangaraian
- Pembunuhan di Cipta Karya, Dua Pelaku Ngaku Simpatisan ISIS Sejak 2016
- Dua Pelaku Diringkus,
Pembunuhan di Cipta Karya Pekanbaru Diakui karena Korban Menghina Islam dan Rasulullah

- Mendadak, Polres Kuansing Razia Serentak Dini Hari Tadi
- Pemasok Sabu ke LP Bangkinang Ditangkap Usai Melarikan Diri
- Pick Up Tabrakan Lawan Truk Tronton di Jalintim, Pelalawan
- Oknum Pegawai Kantor Camat Bangkinang dan Satpol PP Rekayasa Perampokan Honor RT dan RW


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com