Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 25 April 2018 06:52
Pengurus PC PMII Kota Pekanbaru Priode 2018-2019 Dilantik

Rabu, 25 April 2018 06:49
Warga Kuansing Adukan Pencemaran Sungai oleh Empat Perusahaan ke DPRD Riau

Selasa, 24 April 2018 22:31
Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:28
Sekda: Tahun Ini TPP Pemkab Bengkalis Tidak Dirasionalisasi

Selasa, 24 April 2018 22:24
Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:20
Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara


Selasa, 24 April 2018 21:26
Program Rp1 Miliar Per Desa LE-Hardianto Mendapat Atensi Masyarakat

Selasa, 24 April 2018 21:21
Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri

Selasa, 24 April 2018 21:16
DPT Riau 2018 Sebanyak 3.622.488 Pemilih

Selasa, 24 April 2018 21:15
Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 September 2017 15:26
Terbukti Korupsi Kredit Fiktif,
Mantan Kacab BNI Rengat Dihukum 16 Bulan Penjara


Hakim Tipikor PN Pekanbaru menyatakan Yanisman Bisran, mantan Kacab BNI 46 Rengat terbukti melakukan korupsi kredit fiktir. Ia akan merasakan dinginnya penjara selama 16 bulan.

Riauterkini-PEKANBARU-Selama 16 bulan, Yanisman Bisran, mantan Kepala Cabang (Kacab) BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), akan merasakan pengapnya udara penjara.

Hal itu diketahui setelah Yanisman dinyatakan hakim tipikor Pekanbaru, terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum dalam pencairan dana kredit bank kepada KUD Rahayu Makmur di Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Atas pencairan dana yang dinilai fiktif tersebut, Yanisman dijatuhi hukuman selama 1 tahun 4 bulan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan.

Amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Drs Arifin SH didampingi hakim anggota Khamozaro Waruwu dan Darlina diruang sidang tipikot Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (13/9/17) sore itu. Yanisman dinyatakan terbukti melanggar Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dengan putusan majelis hakim tersebut, baik Yamisman selaku terdakwa dan RM Yusuf Trisnajaya selaku jaksa penuntut sama sama menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Yunisman dijatuhi tuntutan hukuman selama 2 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 3 tiga bulan. Perbuatan Yunisman terbukti melanggar pasal 3 junto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) RM Yusuf Trisnajaya SH dan Rional Febri Rinando SH. Perbuatan Yarisman ini terjadi pada tahun 2011 lalu saat menjabat Kacab BNI Rengat.

Dimana terdakwa bersama sama dengab Sunardi, Ketua KUD Rahayu Makmur melakukan perbuatan melawan hukum pada mengajukan dan mencairkan permohonan pinjaman kredit kepada lembaga keuangan (KKLK) sebesar Rp.4,5 miliar, melalui KUD Rahayu Makmur di Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Belakangan diketahui kredit ini bermasalah dan terkuak adanya ketidak beresan dalam prosedur peminjaman yang dilakukan KUD Rahayu Makmur, termasuk macetnya pembayaran bunga sebesar Rp.500 juta. Seharusnya pihak bank ketat dalam persyaratan pinjaman dengan melakukan crosschek ke lapangan.

Perbuatan terdakwa ini terindikasi telah terjadi persekongkolan dengan Ketua KUD Rahayu Makmur, Sunardi (DPO) yang menyebabkan terjadi kerugian negara sebesar Rp 3,5 miliar dari pencairan kredit sebesar Rp 4,5 miliar.*(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul
- Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul
- Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara

- Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil
- Enam Terdakwa Minta Bebas Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo, Kampar
-
- Korupsi Dana Karlahut, Jaksa Tahan Tiga Pejabat Pemko Dumai
- Material Plat Mencukupi,
Satlantas Polres Bengkalis Tegaskan Pengambilan TNKB Gratis

- Pesta Ganja, Empat Pemuda di Inhu Ditangkap Polisi
- Karyawan PT SSR di Inhu Ditemukan Tewas Membusuk di Mess Perusahaan
- Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi
- Satu Napi, Polres Inhil Tangkap Dua Pengedar Sabu
- Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen
- Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul
- Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas

- Miliki Shabu 4 Kilogram, Teknisi Elektronik Dibekuk Polresta Pekanbaru
- Supir Sakaw, Innova Ringsek Nabrak Halte Bus di Jalan Soedirman Pekanbaru
- Rugikan Negara Rp1.7 M, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi di Dipenda Riau
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.234.8
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com