Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Januari 2018 16:36
Mulai Lelang Kegiatan 2018,,
BLP Setdakab Rohul Sudah Tuntaskan Pengumuman RUP


Selasa, 16 Januari 2018 16:10
Kejati Tahan Tersangka Baru Korupsi Bappeda Rohil

Selasa, 16 Januari 2018 16:04
Menyamar Jadi Pembeli, Personel Polsek Payung Sekaki Ciduk Seorang Pengedar Sabu

Selasa, 16 Januari 2018 15:58
Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru Kembali Desak Kejati Riau Usut Dalang Kasus Korupsi RTH

Selasa, 16 Januari 2018 15:50
Gubri Optimis Jembatan Siak IV Tuntas Akhir November

Selasa, 16 Januari 2018 15:47
Bupati Inhil Minta Rehabilitasi SDN 011 Desa Sungai Ambat, Enok Diprioritaskan

Selasa, 16 Januari 2018 15:44
Pembunuhan Disertai Mutilasi di Rupat,
PT Pekanbaru Batalkan Pidana Mati Heriyanto


Selasa, 16 Januari 2018 15:27
Bupati Inhil Harapkan Kontribusi IKA UR Bantu Pembangunan sampai ke Desa-desa

Selasa, 16 Januari 2018 15:25
Ketua Umum IKA UR Lantik Pengurus Kecamatan Keritang

Selasa, 16 Januari 2018 15:22
Sentral Yamaha Pekanbaru Bukukan Pemesanan 5 Unit Yamaha Tricity 155cc

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 September 2017 15:26
Terbukti Korupsi Kredit Fiktif,
Mantan Kacab BNI Rengat Dihukum 16 Bulan Penjara


Hakim Tipikor PN Pekanbaru menyatakan Yanisman Bisran, mantan Kacab BNI 46 Rengat terbukti melakukan korupsi kredit fiktir. Ia akan merasakan dinginnya penjara selama 16 bulan.

Riauterkini-PEKANBARU-Selama 16 bulan, Yanisman Bisran, mantan Kepala Cabang (Kacab) BNI 46 Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), akan merasakan pengapnya udara penjara.

Hal itu diketahui setelah Yanisman dinyatakan hakim tipikor Pekanbaru, terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum dalam pencairan dana kredit bank kepada KUD Rahayu Makmur di Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Atas pencairan dana yang dinilai fiktif tersebut, Yanisman dijatuhi hukuman selama 1 tahun 4 bulan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan.

Amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Drs Arifin SH didampingi hakim anggota Khamozaro Waruwu dan Darlina diruang sidang tipikot Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (13/9/17) sore itu. Yanisman dinyatakan terbukti melanggar Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dengan putusan majelis hakim tersebut, baik Yamisman selaku terdakwa dan RM Yusuf Trisnajaya selaku jaksa penuntut sama sama menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Yunisman dijatuhi tuntutan hukuman selama 2 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 3 tiga bulan. Perbuatan Yunisman terbukti melanggar pasal 3 junto pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) RM Yusuf Trisnajaya SH dan Rional Febri Rinando SH. Perbuatan Yarisman ini terjadi pada tahun 2011 lalu saat menjabat Kacab BNI Rengat.

Dimana terdakwa bersama sama dengab Sunardi, Ketua KUD Rahayu Makmur melakukan perbuatan melawan hukum pada mengajukan dan mencairkan permohonan pinjaman kredit kepada lembaga keuangan (KKLK) sebesar Rp.4,5 miliar, melalui KUD Rahayu Makmur di Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku, Inhu.

Belakangan diketahui kredit ini bermasalah dan terkuak adanya ketidak beresan dalam prosedur peminjaman yang dilakukan KUD Rahayu Makmur, termasuk macetnya pembayaran bunga sebesar Rp.500 juta. Seharusnya pihak bank ketat dalam persyaratan pinjaman dengan melakukan crosschek ke lapangan.

Perbuatan terdakwa ini terindikasi telah terjadi persekongkolan dengan Ketua KUD Rahayu Makmur, Sunardi (DPO) yang menyebabkan terjadi kerugian negara sebesar Rp 3,5 miliar dari pencairan kredit sebesar Rp 4,5 miliar.*(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kejati Tahan Tersangka Baru Korupsi Bappeda Rohil
- Menyamar Jadi Pembeli, Personel Polsek Payung Sekaki Ciduk Seorang Pengedar Sabu
- Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru Kembali Desak Kejati Riau Usut Dalang Kasus Korupsi RTH
- Pembunuhan Disertai Mutilasi di Rupat,
PT Pekanbaru Batalkan Pidana Mati Heriyanto

- Termasuk Kapolsek Kateman,
Jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polres Inhil Disertijabkan

- Pajero Sport Seruduk Rumah Milik Orangtua Anggota DPRD Pelalawan
- Seorang Ibu di Tambut, Rohul Temukan Dua Balitanya Tewas dalam Parit
- Maling di Duri Tewas Setelah Berduel dengan Pemilik Ayam
- Korupsi Simkudes, Kepala BPMPD Siak Divonis 1 Tahun
- Perkara Pemalusan Surat Jual Beli Tanah,
Kuasa Hukum Bersikukuh Status Terdakwa Poniman Tidak Sah

- Hakim Tunda Vonis Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil
- Kasat Lantas dan Kasat Narkoba Polres Bengkalis Dimutasi
- Warga Panipahan, Rohil Lehernya Digorok Pria tak Dikenal dalam Rumahnya
-
- Tabrak Bocah Hingga Tewas, Motor Suzuki FU dan Pengemudi Diamankan Polisi di I nhil
- Kepergok Berzina, Pria Berusia 62 Tahun Tewas Dikeroyok Istri dan 5 Anaknya
- Sudah Terciduk,
Identitas Pelaku Pengrusakan Baliho Gubri Masih Dirahasiakan Polisi

- Jual Ganja, 3 Warga Tembilahan, Inhil Ditangkap Polisi
- 5 Rumah dan Monil Fortuner Warga Pelalawan Ludes Terbakar
- Hilang Misterius di Kebun Karet, Warga Meranti tak Kunjung Ditemukan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.135.90
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com