Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 21:52
Zulaikha Wardan Lantik PAC dan Ranting Muslimat NU Tempuling

Rabu, 17 Januari 2018 21:30
Pilgubri 2018, PBB Nyatakan Dukung Firdaus-Rusli Maju Riau Satu

Rabu, 17 Januari 2018 20:39
Sertijab Eselon III dan IV,
Kadisdik Riau Ingatkan Pegawai Segera Beradaptasi dan Koordinasi


Rabu, 17 Januari 2018 20:35
Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun

Rabu, 17 Januari 2018 20:31
Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian

Rabu, 17 Januari 2018 19:27
Pileg 2019, Bulan Depan Demokrat Riau Buka Pendaftaran Baleg

Rabu, 17 Januari 2018 19:11
Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa

Rabu, 17 Januari 2018 19:02
Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari

Rabu, 17 Januari 2018 18:57
Menghadapi Pileg 2019, PAN Rohul Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg

Rabu, 17 Januari 2018 18:53
Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 September 2017 20:26
Maling Motor di Masjid,
Seorang Pencuri di Kuansing Nyaris Tewas Dihajar Massa


Nasib apes menimpa seorang pencuri di Desa Titian Modang Kopah, Kuansing. Belum sempat melarikan motor jamaah Mesjid Al-Hidayah, Pelaku tertangkap dan dihakimi massa.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Nyawa NG beruntung dapat tertolong. Setelah menjadi bulan bulanan warga saat dirinya ketahuan hendak melarikan sepeda motor milik jamaah Mesjid Al-Hidayah Desa Titian Modang Kopah' Kecamatan Kuantan Tengah tadi subuh, Rabu (13/9/17). Akibat kelakuan nya tersebut, NG kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badanya remuk dihajar oleh sekira 300 orang yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor disaat jamaah sedang menunaikan salat subuh.

Yang membuat geram lagi, NG saat ditanya sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya. Padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Menurut pengakuan jamaah, sebelum menunaikan salat subuh gelagat NG ini sudah terlihat mencurigakan. Mondar mandir kesana kemari. Namun pelaku tidak menunaikan shalat seperti jamaah lainya.

Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya. Jemaah itu bertanya: kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekaTertangkap saat hendak melarikan sepeda motor jemaah mesjid Al-Hidayah desa Titian Modang Kopah kecamatan Kuantan Tengah, salah seorang maling motor NG ( 27 ) kritis dihajar massa, Rabu ( 12/9/2017 ) sekira pukul 05.00 Wib subuh. Sekarang NG tengah kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badan NG remuk dihajar oleh lebih kurang 300 massa yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor. Ironisnya lagi saat tertangkap, NG sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya, padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Saat NG hendak beraksi mencuri motor, sebagian jemaah yang hendak sholat curiga dengan gerak gerik pelaku dan membuat mereka tak khusuk dalam melaksanakan salat berjamaah. Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya.

Jemaah itu bertanya, kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekarat ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif.*** ( dri/rls ).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun
- Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo
- Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis

- BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo
- Polda Riau Musnahkan 49,28 Gram Sabu
- Miliki Ganja, Dedi Dores dan 2 Rekannya Terciduk Saat Razia Cipkon Polres Bengkalis
- Kasatpol PP Pekanbaru Janji Akan Tertibkan Perda Setiap Hari
- Jaksa Belum Siap, Dua Sidang Tuntutan Tipikor PN Pekanbaru Ditunda
- Pengamanan Pilkada, Polda Gelar Lat Pra Ops Mantap Praja Muara Takus 2018
- Tiga Petugas LP Bengkalis Tersangka Kaburnya Bandar Narkoba Asal Malaysia
- Miliki Sabu dan Dua Pucuk Pistol, Oknum Honorer Dishub Pelalawan Diringkus Polisi
- Puluhan Rumah Pekerja PT RSUP Pulau Burung, Inhil Ludes Terbakar
- Korupsi Pembangunan Triange dan Wifi di Inhu
Hakim Vonis Terdakwa 4 Tahun Penjara

- Kejati Tahan Tersangka Baru Korupsi Bappeda Rohil
- Menyamar Jadi Pembeli, Personel Polsek Payung Sekaki Ciduk Seorang Pengedar Sabu
- Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru Kembali Desak Kejati Riau Usut Dalang Kasus Korupsi RTH
- Pembunuhan Disertai Mutilasi di Rupat,
PT Pekanbaru Batalkan Pidana Mati Heriyanto

- Termasuk Kapolsek Kateman,
Jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polres Inhil Disertijabkan

- Pajero Sport Seruduk Rumah Milik Orangtua Anggota DPRD Pelalawan
- Seorang Ibu di Tambut, Rohul Temukan Dua Balitanya Tewas dalam Parit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.179.247
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com