Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 18:21
Targetkan 8 Kursi, Mantan Wabup Rohul Daftarkan 45 Bacaleg PKB ke KPU

Selasa, 17 Juli 2018 18:16
Jadi Lintasan Api Obor Asian Games 2018, Polda Riau Optimalkan Pengamanan

Selasa, 17 Juli 2018 17:22
PN Rengat Gelar Sidang Perdana Money Politik Pilgubri 2018

Selasa, 17 Juli 2018 17:14
‎Target Menangi Pemilu 2019,
DPD PAN Rohul Daftarkan 45 Bacaleg ke KPU


Selasa, 17 Juli 2018 17:08
Razia Tempat Pijit, Satpol PP Pekanbaru Tahan Tiga Wanita

Selasa, 17 Juli 2018 17:04
Syamsuar Minta LAM Riau Tak Segan Menegur Terhadap Hal yang Ganjil

Selasa, 17 Juli 2018 16:59
PKB Menjadi Partai ke-8 Daftarkan Berkas Bacaleg ke KPU Pelalawan

Selasa, 17 Juli 2018 16:54
‎Dewan Juri Diminta Profesional,
Disparbud Gelar Pemilihan Bujang Dara Rohul 2018


Selasa, 17 Juli 2018 16:22
Terparah di Meranti dan Bengkalis,
Luasan Karhutla di Riau Capai 2.006,91 Hektar


Selasa, 17 Juli 2018 16:20
Hingga Pukul 14.00 WB,  Sudah 5 Partai Daftarkan Bacalegnya ke KPU Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 September 2017 20:26
Maling Motor di Masjid,
Seorang Pencuri di Kuansing Nyaris Tewas Dihajar Massa


Nasib apes menimpa seorang pencuri di Desa Titian Modang Kopah, Kuansing. Belum sempat melarikan motor jamaah Mesjid Al-Hidayah, Pelaku tertangkap dan dihakimi massa.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Nyawa NG beruntung dapat tertolong. Setelah menjadi bulan bulanan warga saat dirinya ketahuan hendak melarikan sepeda motor milik jamaah Mesjid Al-Hidayah Desa Titian Modang Kopah' Kecamatan Kuantan Tengah tadi subuh, Rabu (13/9/17). Akibat kelakuan nya tersebut, NG kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badanya remuk dihajar oleh sekira 300 orang yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor disaat jamaah sedang menunaikan salat subuh.

Yang membuat geram lagi, NG saat ditanya sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya. Padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Menurut pengakuan jamaah, sebelum menunaikan salat subuh gelagat NG ini sudah terlihat mencurigakan. Mondar mandir kesana kemari. Namun pelaku tidak menunaikan shalat seperti jamaah lainya.

Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya. Jemaah itu bertanya: kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekaTertangkap saat hendak melarikan sepeda motor jemaah mesjid Al-Hidayah desa Titian Modang Kopah kecamatan Kuantan Tengah, salah seorang maling motor NG ( 27 ) kritis dihajar massa, Rabu ( 12/9/2017 ) sekira pukul 05.00 Wib subuh. Sekarang NG tengah kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badan NG remuk dihajar oleh lebih kurang 300 massa yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor. Ironisnya lagi saat tertangkap, NG sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya, padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Saat NG hendak beraksi mencuri motor, sebagian jemaah yang hendak sholat curiga dengan gerak gerik pelaku dan membuat mereka tak khusuk dalam melaksanakan salat berjamaah. Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya.

Jemaah itu bertanya, kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekarat ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif.*** ( dri/rls ).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Jadi Lintasan Api Obor Asian Games 2018, Polda Riau Optimalkan Pengamanan
- PN Rengat Gelar Sidang Perdana Money Politik Pilgubri 2018
- Razia Tempat Pijit, Satpol PP Pekanbaru Tahan Tiga Wanita
- Tuntut Keadilan, Puluhan Mahasiswa Datangai PN dan DPRD Bengkalis
- Pemuda di Bengkalis Tewas Setelah Ditusuk Besi OTK
- Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling, Oknum Polisi Ini Diadili
- Tewas dalam Sumur,
Polres Rohul Terus Selidiki Dugaan Pembunuhan Warga Talikumain

- Polres Bengkalis Sukses Tangkap 2 Pemilik Narkoba
- Tes Dini Urin, 10 Personel Polda Riau Dinyatakan Positif
- Propam Mabes Polri Sidak, Kapolresta Pekanbaru Ikut Dites Urine
- Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh
- Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi
- Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi
- Mayat Perempuan dalam Sumur Warga Talikumain, Rohul Bernama Asnawati ‎
- Pelaku Curas di Kuansing Berhasil Diamankan di Lampung
- Kasus Penyitaan Alat Berat di Pelalawan,
Saksi Ahli Ini Sebut Penyidik Gakkum BPPLHK Tebang Pilih

- Dalam Kondisi Tangan Terborgol,
DPO Kasus Narkoba di Kampar Kabur dan Diduga Nyemplung ke Sungai 

- Terkuak, Penyitaan Eksavator Milik Warga oleh Gakkum BPPLHK Diduga tak Sesuai SOP
- Warga Rohul Gempar, Ada Mayat Ditemukan di Sumur Warga Desa Talikumain
- Ops Bina Kusuma Muara Takus 2018,
Polres Rohul Turunkan Tim untuk Berantas Premanisme dan Kejahatan Jalanan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com