Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Januari 2018 20:34
Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi

Sabtu, 20 Januari 2018 20:27
Pemutakhiran Data Pemilih, PPDP Sambangi Bupati Inhil

Sabtu, 20 Januari 2018 20:24
Luncurkan Album Perdana Identity,
Band Asal Pekanbaru SABI Targetkan Prestasi Nasional dan Internasional


Sabtu, 20 Januari 2018 20:18
Operasi Katarak dan Bibir Sumbing Gratis,
Bupati Inhil Anjurkan Peserta Senantiasa Bersyukur


Sabtu, 20 Januari 2018 19:12
HUT ke-68, ‎Imigrasi Bengkalis Goro Bersihkan dan Cat Museum

Sabtu, 20 Januari 2018 17:44
Gerindra-PKB Resmikan Posko Pemenangan LE-Hardianto

Sabtu, 20 Januari 2018 17:27
37 OPD Kabupaten Karimun Terapkan Non Tunai Bersama Bank Riau Kepri

Sabtu, 20 Januari 2018 17:17
Antisipasi Karhutla,
Desa Batang Duku, Bengkalis Pantau Lewat Udara


Sabtu, 20 Januari 2018 16:58
Golkar Kalim Survey Tertinggi,
Andi Rachman Harapkan Tim Solid Menangkan Pasangan AYO


Sabtu, 20 Januari 2018 16:24
Andi Rachman Candai Suyatno di Rakornis Golkar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 September 2017 20:26
Maling Motor di Masjid,
Seorang Pencuri di Kuansing Nyaris Tewas Dihajar Massa


Nasib apes menimpa seorang pencuri di Desa Titian Modang Kopah, Kuansing. Belum sempat melarikan motor jamaah Mesjid Al-Hidayah, Pelaku tertangkap dan dihakimi massa.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Nyawa NG beruntung dapat tertolong. Setelah menjadi bulan bulanan warga saat dirinya ketahuan hendak melarikan sepeda motor milik jamaah Mesjid Al-Hidayah Desa Titian Modang Kopah' Kecamatan Kuantan Tengah tadi subuh, Rabu (13/9/17). Akibat kelakuan nya tersebut, NG kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badanya remuk dihajar oleh sekira 300 orang yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor disaat jamaah sedang menunaikan salat subuh.

Yang membuat geram lagi, NG saat ditanya sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya. Padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Menurut pengakuan jamaah, sebelum menunaikan salat subuh gelagat NG ini sudah terlihat mencurigakan. Mondar mandir kesana kemari. Namun pelaku tidak menunaikan shalat seperti jamaah lainya.

Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya. Jemaah itu bertanya: kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekaTertangkap saat hendak melarikan sepeda motor jemaah mesjid Al-Hidayah desa Titian Modang Kopah kecamatan Kuantan Tengah, salah seorang maling motor NG ( 27 ) kritis dihajar massa, Rabu ( 12/9/2017 ) sekira pukul 05.00 Wib subuh. Sekarang NG tengah kritis dan dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan.

Wajah dan badan NG remuk dihajar oleh lebih kurang 300 massa yang geram dengan ulah pelaku. Apalagi selama ini warga sering kemalingan sepeda motor. Ironisnya lagi saat tertangkap, NG sempat bersikeras bahwa motor tersebut miliknya, padahal motor tersebut milik salah satu jemaah mesjid Al-Hidayah yang sedang menunaikan sholat subuh waktu itu .

Saat NG hendak beraksi mencuri motor, sebagian jemaah yang hendak sholat curiga dengan gerak gerik pelaku dan membuat mereka tak khusuk dalam melaksanakan salat berjamaah. Saat NG memegang sebuah sepeda motor, salah seorang jemaah berhenti shalat dan keluar lalu menghampirinya.

Jemaah itu bertanya, kenapa tak salat dan NG dengan enteng menjawab sebentar lagi.

Lalu, jemaah tersebut kembali masuk ke masjid untuk melanjutkan salat. Namun jemaah itu kembali melihat pelaku mendorong motor ke luar pagar. Melihat hal itu, lansung berlari mengejar pelaku.

Ketika ditanya jemaah tentang motor yang didorongnya, NG mengaku itu motornya. Padahal, disaat itu terdapat jemaah pemilik motor yang diklaim NG miliknya. Namun NG bersikukuh dengan memperlihatkan kunci motor.

Setelah itu, NG menunjuk sepeda motor lain sebagai motornya. Ternyata, motor tersebut juga milik jemaah yang lain. Karena geram dengan ulah NG, warga langsung menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan. Akibatnya, pelaku mengalami luka seriua di bagian kepala. Sebagian wajah babak belur dipukul warga dan terkapar ditanah.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang, SIk MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan menyatakan bahwa pelaku sudah diamankan beserta barang bukti.

"Selain satu unit sepeda motor, kita juga mengamankan kunci T dan sebilah pisau serta KTP pelaku," ujar Lumban.

Menurut Lumban usai pelaku dihakimi massa, Polisi kemudian datang ke TKP atas informasi warga lainnya dan membawa pelaku yang sekarat ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif.*** ( dri/rls ).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pengelola Pasar Panglimo Gedang Dumai Mengaku Disuap untuk Pemimdahan Pedagang
- Pengedar Sabu Ditangkap Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan
- Polres Inhil Tangkap 4 Tersangka Narkoba
- OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka

- Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook

- Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu
- Gadis Kerumutan Pelalawan Digagahi Dikebun Sawit
- Uang Puluhan Juta Diamankan,
Oknum Kades di Kepenuhan Kena OTT Satuan Reskrim Polres Rohul

- Tabrakan Maut Dua Unit Mobil di Simpang Tiga, Satu Orang Tewas dan Dua Luka-luka
- Korban Teman Facebook, Gadis di Pelalawan Diperkosa di Kebun Sawit
- Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar
- Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai
- Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun
- Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis

- Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak
- Pengembangan Kasus PTT Diskes, Kajari Akui Kantongi Calon Tersangka
- Jaksa 'Closing' Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan
- Satpol PP Mengendur, Lapak PKL Pasar Arengka Kembali Marak
- Teken Kebocoran PAD, Bapenda Pekanbaru Tertibkan Ratusan Reklame Bodong
- Cabuli Balita, Mbah Jinggok Ditangkap Polres Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.22.240.119
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com