Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 14 September 2017 13:18
‎Rugikan Negara Rp556 Juta,
Polres Rohul Jadikan Kades Kepayang Tersangka Korupsi APBDes 2015


Polres Rohul mengumumkan penetapan tersangka Kades Kepayang, Anten dalam dugaan korupsi APBDes 2015.kerugiannya lebih setengah miliar rupiah.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hulu (Rohul) resmi menetapkan Kepala Desa (Kades) Kepayang, Anten, sebagai tersangka korupsi dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa‎) bersumber dari APBDes Kepayang tahun anggaran 2015.

‎ ‎Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, mengungkapkan penetapan Kades Kepayang, Kecamatan Kepenuhan Hulu sebagai tersangka setelah penyidik melakukan penyelidikan sejak April 2017, penyidikan dan gelar perkara.

‎ ‎ Anten diduga menggunakan dana Silpa dari APBDes 2015 untuk kepentingan pribadi. Modusnya, Kades Kepayang menarik‎ dana Silpa sebanyak 18 kali dengan memalsukan tandatangan Bendahara Desa Kepayang yang saat itu dijabat Suheri.

‎ "Ya dipalsukan (tandatangan Bendahara Desa). Total kerugian negara ‎itu Rp 556.650.000, dan sampai sekarang belum ada itikad baik (mengembalikan)," ungkap AKBP Yusup Rahmanto‎ saat ekspose di Mapolres Rohul, didampingi K‎asat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto SIK, ‎Kamis (14/9/17).‎

‎ ‎ "Jadi yang bersangkutan (Kades Kepayang) mengaku uang itu digunakan untuk bisnis batubara. Pengakuannya dia tertipu‎, tapi tertipu kepada siapa dia tidak bisa menjelaskan. Kemudian sebagian lagi memang diakui untuk kepentingan pribadi," tambah AKBP Yusup.

‎ ‎ Akibat perbuatannya, ungkap AKBP Yusup, Kades Kepayang Anten, terancam dijerat Pasal 2, 3, 8, 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara.‎

‎ ‎ Sementara,‎ K‎asat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto menambahkan untuk pencairan dana di Bank Riau Kepri, Anten diduga memalsukan tandatangan mantan Bendahara Desa Kepayang Suheri di cek saat pencairan.

‎ Tandatangan Bendahara Desa Kepayang yang diduga dipalsukan Anten juga sudah diuji keasliannya oleh Penyidik Satuan Reskrim Polres Rohul ke Laboratorium Forensik Medan.‎‎

‎ AKP M. Wirawan mengatakan Rabu (13/9/17) kemarin, tersangka Anten diperiksa. Hari ini, Kamis, Kades Kepayang resmi ditetapkan tersangka dan akan dititipkan di Lapas Kelas II B Pasirpangaraian.‎

‎ ‎ Dugaan korupsi dana Silpa APBDes Kepayang 2015 berawal laporan masyarakat. Pada April 2017, Penyidik Satuan Reskrim Polres Rohul mulai melakukan penyelidikan dan ditingkatkan ke penyidikan.

‎ ‎‎ AKP M. Wirawan mengaku 18 penarikan dana Silpa APBDes 2015 dilakukan tersangka Anten bervariasi, mulai Rp10 juta sampai Rp20 juta.‎

‎ "Sementara pengakuan tersangka seperti itu. Dia kena tipu oleh seorang berinisial S yang mengajaknya bisnis batubara," ungkapnya.

‎‎ AKP M. Wirawan mengaku penyidik sudah menyita sejumlah barang bukti, seperti 2 Perdes Kepayang tentang perubahan APBDes Kepayang tahun 2015 dan 2016, 2 laporan realisasi ABPDes Kepayang tahun 2015 dan 2016‎.

‎ Penyidik juga sita 2 buku kas umum Desa Kepayang tahun 2015 dan 2016, 2 bundel surat pertanggung-jawaban (‎SPj) tahun 2015 dan 2016, 2 bundel berita acara persetujuan APBDes tahun 2015 dan 2016.

Selanjutnya, 18 lembar foto copy cek Bank Riau Kepri Desa Kepayang tahun 2015 dan 2016, serta 2 Perdes Kepayang tentang APBDesa Kepayang tahun 2015 dan 2016.‎***(zal)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri

- 1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis

- Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1
- Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam

- Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis
- Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia
- Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria

- Tidak Cukup Bukti,
Wanita Cantk Terduga Pembawa Sabu ke Lapas Bengkalis Ini Dibebaskan Polisi

- Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali
- Edarkan Ganja, 2 Pria di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Polsek Tapung, Kampar Ringkus Seorang Pengedar Shabu
- Modus Gunakan Jasa Travel, Pengiriman Paket Sabu-sabu dan Ekstasi di Pekanbaru Dibongkar Polisi
- Ekspos 2,95 Kilogram Sabu, Kapolres Bengkalis Akui Kurir Dikendalikan dari Lapas Banjarmasin
- Napi Narkoba WN Malaysia Kabur Dari Lapas Bengkalis
- Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun
- Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terapung di Tanah Merah, Inhil
- Ratusan Buruh dari Desa Pekan Tua Demo Kantor Bea Cukai Tembilahan
- Dikabarkan Kuasa Dicabut,
Pengacara Tersangka Korupsi RTH Tetap Ajukan Prapid

- Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis,
Kasatpol PP dan Kasi Ops Dihukum 1 Tahun 4 Bulan Penjara

- Setahun DPO, Pelaku Curas Ditangkap Polsek Tembilahan, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.158.214.111
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com