Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 21:30
Pilgubri 2018, PBB Nyatakan Dukung Firdaus-Rusli Maju Riau Satu

Rabu, 17 Januari 2018 20:39
Sertijab Eselon III dan IV,
Kadisdik Riau Ingatkan Pegawai Segera Beradaptasi dan Koordinasi


Rabu, 17 Januari 2018 20:35
Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun

Rabu, 17 Januari 2018 20:31
Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian

Rabu, 17 Januari 2018 19:27
Pileg 2019, Bulan Depan Demokrat Riau Buka Pendaftaran Baleg

Rabu, 17 Januari 2018 19:11
Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa

Rabu, 17 Januari 2018 19:02
Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari

Rabu, 17 Januari 2018 18:57
Menghadapi Pileg 2019, PAN Rohul Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg

Rabu, 17 Januari 2018 18:53
Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo

Rabu, 17 Januari 2018 17:35
Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 September 2017 18:21
JPU Diduga Lalai, Sidang Pemalsuan AJB di PN Rengat Ditunda

PN Rengat harus menunda sidang pemalsuan AJB. JPU diduga lalai dengan menunda sidang alasan saksi korban tidak hadir, padahal saksi telah menunggu pagi hingga sore.

Riauterkini-RENGAT-Diduga akibat kelalaian Jaksa Penuntut Umum (JPU) sidang dugaan pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) di Pengadilan Negeri (PN) Rengat dengan agenda pemeriksaan saksi korban ditunda, sementara saksi korban telah menunggu dari pagi hingga sore hari.

Ditundanya sidang dugaan pemalsuan AJB dengan terdakwa Saprizal dalam agenda pemeriksaan saksi korban akibat dugaan kelalaian JPU yang mengatakan tidak hadirnya saksi korban Rubinem, sementara saksi korban Rubinem telah hadir dari pagi jam 10.00 Wib hingga sore hari, terjadi dalam sidang yang dipimpin hakim Tiwik dan hakim anggota Imannuel Sirait serta Petra J Siahaan bertempat di ruang sidang Cakra PN Rengat, Rabu (13/9/17).

"Sidang ditunda, karena saksi Saprizal tidak hadir. Jaksa yang bilang kalau saksi tidak hadir, jadi sidang ditunda hingga Rabu (20/9/17) depan," tegasnya.

Saksi korban Rubinem dan saksi Rubianto pun tidak terima saat mengetahui sidang ditunda akibat disebutkan tidak hadirnya saksi korban yang tak lain adalah dirinya sendiri. Dengan terhuyung-huyung akibat tidak makan dari pagi, saksi korban Rubinem kemudian mencegat JPU Yoyok Satrio saat keluar dari ruang sidang, untuk menanyakan kenapa disebutkan saksi korban tidak hadir hingga sidang ditunda, sementara dirinya telah hadir di PN Rengat sejak pagi.

"Saya sudah hadir dan duduk dikursi tunggu itu dari pagi jam sepuluh sampai gak makan untuk nunggu menjadi saksi dalam sisang ini. Tapi kenapa saya tidak dipanggil, bahkan sidang dinyatakan ditunda karena saya dikatakan tidak hadir, padahal saya hadir. Saya tidak terima atas perlakuan ini, saya hadir disini untuk mencari keadilan," ucapnya penuh emosi.

Mendapat pertanyaan dari saksi korban, jaksa Yoyok Satria yang mengatakan bahwa saksi korban tidak hadir hingga sidang ditunda, sambil meminta maaf membawa saksi korban Rubinem dan saksi Rubianto ke salah satu ruangan yang ada di PN Rengat.

Saat dikonfirmasi jaksa Yoyok Satrio membantah penundaan sidang yang disebabkan tidak hadirnya saksi korban sementara saksi korban justru hadir sejak pagi hari, disebabkan kelalaian dari pihaknya.

"Bukan, bukan kelalaian. Ini kurang kordinasi saja, jadi saya minta maaf hal ini bisa terjadi," tandasnya.

Diungkapkan jalsa Yoyok Satrio dirinya hanyalah jaksa pengganti, sementara JPU dalam kasus Saprizal ini adalah Nugroho WP, jadi dirinya tidak mengetahui saksi korban Rubinem dan tidak mengetahui hadir tidaknya hari ini.

"JPU kasus ini Pak Nugroho, saya hanya menggantikan saja dan saya tidak mengetahui adanya pemanggilan saksi korban ibu Rubinem untuk sidang hari ini dan kami juga berencana sekalian memanggil saksi Haji Marganti agar keterangan saksi Rubinem bisa dikonfrontir dengan saksi Marganti" ungkapnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah saksi Rubianto yang didampingi saksi korban Rubinem mengatakan, kehadiran mereka di PN Rengat untuk menjadi saksi dalam kasus dugaan pemalsuan AJB hanya di beritahu melalui HP oleh salah satu anggota Polsek setempat.

"Hanya diberitahu melalui HP pak oleh anggota Polsek itu untuk hadir menjadi saksi dalam sidang hari ini, tidak ada satu pucukpun surat yang diberikan. Malah katanya surat itu nanti diberikan di pengadilan ini. Jadi saya gak tau harus jumpa siapa, tapi saya sudah lapor tadi kok sama piket pengadilan didepan situ," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun
- Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo
- Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis

- BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo
- Polda Riau Musnahkan 49,28 Gram Sabu
- Miliki Ganja, Dedi Dores dan 2 Rekannya Terciduk Saat Razia Cipkon Polres Bengkalis
- Kasatpol PP Pekanbaru Janji Akan Tertibkan Perda Setiap Hari
- Jaksa Belum Siap, Dua Sidang Tuntutan Tipikor PN Pekanbaru Ditunda
- Pengamanan Pilkada, Polda Gelar Lat Pra Ops Mantap Praja Muara Takus 2018
- Tiga Petugas LP Bengkalis Tersangka Kaburnya Bandar Narkoba Asal Malaysia
- Miliki Sabu dan Dua Pucuk Pistol, Oknum Honorer Dishub Pelalawan Diringkus Polisi
- Puluhan Rumah Pekerja PT RSUP Pulau Burung, Inhil Ludes Terbakar
- Korupsi Pembangunan Triange dan Wifi di Inhu
Hakim Vonis Terdakwa 4 Tahun Penjara

- Kejati Tahan Tersangka Baru Korupsi Bappeda Rohil
- Menyamar Jadi Pembeli, Personel Polsek Payung Sekaki Ciduk Seorang Pengedar Sabu
- Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru Kembali Desak Kejati Riau Usut Dalang Kasus Korupsi RTH
- Pembunuhan Disertai Mutilasi di Rupat,
PT Pekanbaru Batalkan Pidana Mati Heriyanto

- Termasuk Kapolsek Kateman,
Jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polres Inhil Disertijabkan

- Pajero Sport Seruduk Rumah Milik Orangtua Anggota DPRD Pelalawan
- Seorang Ibu di Tambut, Rohul Temukan Dua Balitanya Tewas dalam Parit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.179.247
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com