Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Oktober 2017 13:56
Pemprov Riau dan Bank Riau Kepri Teken MoU Implementasi Transaksi Non Tunai

Kamis, 19 Oktober 2017 13:44
Pelajar Utusan 15 Lembaga Pendidikan di Bengkalis Ikuti Pelatihan Kader Sadar Pemilu

Kamis, 19 Oktober 2017 11:02
Jaksa Kirim Dua lagi Tersangka Korupsi Lampu PJR Pekanbaru ke Rutan Sialang Bungkuk

Kamis, 19 Oktober 2017 09:02
Berdedikasi dan Loyal, Anggota Satlantas Polres Bengkalis Raih Penghargaan

Kamis, 19 Oktober 2017 07:47
Porprov Riau IX di Kampar, Bengkalis Gembleng Empat Pembalap Motor

Kamis, 19 Oktober 2017 07:43
Masyarakat Berharap Calon Sekda Kuansing dari Kalangan Pejabat Berprestasi

Kamis, 19 Oktober 2017 07:38
Sumbang Rp35 Juta, Gubri Hadiri Haul Masyaikh dan Tabligh Akbar Warga NU di Kuansing

Kamis, 19 Oktober 2017 07:26
Siap Bersaing dengan 3 Kandidat, Wabup Kuansing Siap Sumbang Kantor jika Dipercaya Pimpin PDIP

Kamis, 19 Oktober 2017 07:15
Temu Ramah dengan Wartawan, Kapolda Riau Siap Menerima Kritik

Rabu, 18 Oktober 2017 23:49
Polisi Tahan 3 Tersangka UPT Terminal Barang Dishub Dumai Rp3,9 M

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 21 September 2017 15:58
Terlibat Pencurian, Polres Dumai Segel Penampungan Limbah B3

Sebuah penampungan limbah B3 di tepian sungai masjid, Dumai di segel polisi. Petugas menduga sebagai tempat penampungan pencurian CPO.

Riauterkini-DUMAI- Jajaran Polres Dumai menyegel tempat penampungan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di tepian sungai mesjid, Kecamatan Dumai Barat.

Informasi berhasil dikumpulkan, bahwa penyegelan dilakukan petugas, Senin (18/9) kemarin mengelilingi gudang berpagar gedek bambu (anyaman bambu) tersebut.

Adapun tempat penampungan itu bertulisan nama perusahaan CV. Bumi Alam Lestari cabang Dumai sebagai pengepul Limbah B3 skala nasional dan Cleaning Service.

Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Juper Lumban Toruan mengatakan, bahwa penyegelan itu bukan karena penampungan limbah B3.

"Benar kita segel, tapi kasusnya beda. Penyegelan itu terkait kasus pencurian CPO di Wilmar beberapa waktu lalu. Jadi tempat itu diduga jadi tempat penampungannya," katanya.

Dijelaskan Juper, memang benar dilokasi itu tertulis penampungan limbah B3, namun fungsinya bukan untuk mengolah limbah B3. Lokasi itu dijadikan tempat penampungan minyak curian.

"Waktu di segel sama anggota lokasi itu tidak ditemukan adanya limbah B3. Lokasi penampungan itu sebenarnya sudah lama tidak beroperasi," terang Kasat Reskrim Polres Dumai ini.

Dilain waktu, Kanit Tipidter Ipda Mardiwel mengatakan pihaknya juga sudah dapat perintah dari Kasatreskrim untuk menangani kasus dugaan penampungan limbah. “Bakal kami tindak lanjuti, ” tuturnya.

Seperti diketahui, minyak CPO PT Wilmar Nabati Indonesia pada Juli lalu di curi sebanyak 84 ton yang diangkut dari Kota Sampit, Kalimantan Timur oleh awak kapal.

Dugaan kuat hasil curian minyak itu diarahkan ke penampungan yang berada di tepian Sungai Mesjid, Kecamatan Dumai Barat. Sejuah ini polisi sudah menetapkan beberapa orang tersangka.***(had)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Kirim Dua lagi Tersangka Korupsi Lampu PJR Pekanbaru ke Rutan Sialang Bungkuk
- Berdedikasi dan Loyal, Anggota Satlantas Polres Bengkalis Raih Penghargaan
- Temu Ramah dengan Wartawan, Kapolda Riau Siap Menerima Kritik
- Polisi Tahan 3 Tersangka UPT Terminal Barang Dishub Dumai Rp3,9 M
- Napi Narkoba Cetak Rekor Terbanyak di Lapas Bengkalis
- Seorang Warga Dumai Tertipu Calo Honorer Rp7 Juta
- Vonis Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Diagendakan Besok


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.131.189
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com