Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Ahad, 22 Oktober 2017 15:28
Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan


Ahad, 22 Oktober 2017 15:22
Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB

Ahad, 22 Oktober 2017 14:20
Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki

Ahad, 22 Oktober 2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

Ahad, 22 Oktober 2017 10:07
Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 11 Oktober 2017 17:36
Langsung Ditahan, Kejati Tetapkan Tersangka Kelima Korupsi PJU Pemko Pekanbaru

Kejati Riau menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pengadaan JPU Pemko Pekanbaru. Adalah HW, menajer penasaran PT SCA yang langsung ditahan dititipkan di Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk.

Riauterkini-PEKANBARU-Pihak Kejati Riau menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) Pemko Pekanbaru. Sehingga jumlah tersangka bertambah menjadi 5 (lima) orang.

Demikian diungkapkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta dalam keterangan pers di kantor nya, Rabu (11/10/17). Disebutkannya, tersangka kelima ini adalah HW (33), menajer penasaran PT SCA.

Saat ini berlangsung pemeriksaan terhadap HW. Usai diperiksa sekira 16.30 WIB, pria yang berdomisili di Jakarta itu usai diperiksa langsung dilakukan penahanan, dititipkan di Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Kulim, Pekanbaru.

Tersangka HW selain pihak yang menyediakan barang, dia juga ikut bermain proyek dan mendapatkan 9 paket proyek di Dinas Keberhasilan dan Pertamanan Pekanbaru.

Sebelumnya, penyidik Kejati telah menetapkan 4 tersangka, terdiri dari M selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), ABD dan MJ pihak swasta selaku broker atau makelar proyek serta MHR, broker juga penggiat LSM.

Seperti diketahui hari ini juga, 2 dari 5 tersangka telah mengajukan permohonan pra peradilan (prapid) terhadap pihak Kejati Riau.

Gugatan Prapid tersebut atas nama pemohon Abdul Rahman alias ABD dan Masdahuri alias MHR. Rencananya sidang perdana Prapid itu dijadwalkan Senin dan Selasa pekan depan.

Berdasarkan penyelidikan dan pendalaman alat bukti yang diperoleh tim penyidik Kejati Riau, dalam perkara ini perbuatan kelima tersangka sebesar Rp 1,3 miliar akibat praktek penggelembungan ( mark up dalam pengadaan barang.***(son)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh

- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.150.10
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com