Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 17:26
Fikri Wahyudi Hamdani Pimpin Ketua IKA SMA Negeri 10 Pekanbaru

Ahad, 22 Oktober 2017 17:11
Sukses Konsolidasi, Keanggotaan dan Program, MPC PP Bengkalis Juara III Riau

Ahad, 22 Oktober 2017 17:03
Peserta Seminar Edukasi Uang Digital Bitconnect Coin Membludak

Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Ahad, 22 Oktober 2017 15:28
Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan


Ahad, 22 Oktober 2017 15:22
Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB

Ahad, 22 Oktober 2017 14:20
Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki

Ahad, 22 Oktober 2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

Ahad, 22 Oktober 2017 10:07
Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Oktober 2017 14:46
Baru 4 Bulan Bebas,
Residivis Spesialis Pecah Kaca Mobil di Pekanbaru Ini Dipenjara Lagi


Residivis spesialis pecah kaca mobil yang baru empat bulan bebas ini, kembali berurusan dengan aparat karena mengulangi perbuatan yang sama.

Riauterkini-PEKANBARU-Baru saja bebas dari lapas 4 bulan silam tepatnya 6 Juni 2017 silam, Tohap Tambala (34) terpaksa harus kembali menginap di hotel prodeo karena ditangkap oleh tim Ospnal Polsek Senapelan, Selasa (10/10/17) malam. Residivis spesialis pecah kaca mobil tersebut berurusan dengan aparat karena mengulangi perbuatan yang sama di Jalan Tuanku Tambusai pada 4 Oktober lalu.

"Tersangka ini residivis dengan kasus yang sama yaitu pencurian modus pecah kaca mobil. Pernah dipenjara 2 tahun dan baru bebas Juni lalu," ujar Kapolsek Senapelan, Kompol Willy Andrian kepada riauterkini.com, Kamis (12/10/17).

Menurut dia, selain bekerja sebagai maling modus pecah kaca mobil, tersangka bahkan juga menggeluti pekerjaan kelam lainnya sebagai penjambret. Ironisnya meski sudah keluar masuk penjara, namun tersangka ternyata tak pernah jera.

Salah satu korban aksi pecah kaca mobil yang dilakukan tersangka adalah Yuliawati (43) warga Jalan Cemara, Kecamatan Tampan. Peristiwa itu sendiri terjadi pada 4 Oktober pekan lalu. Saat itu, kaca mobil korban yang sedang terparkir di Jalan Tuanku Tambusai pernah dipecahkan oleh tersangka dengan menggunakan busi. Tas korban berisi sejumlah barang berharga yang berada di dalam mobil pun lenyap dilarikan tersangka.

"Tersangka berhasil kita tangkap setelah kita selidiki dan kita ketahui keberadaannya di Jalan HR Soebrantas. Selain tersangka, ada juga beberapa barang bukti yang kita amankan. Mulai dari sebuah tas sandang warna pink, satu unit handphone Samsung, satu unit tablet merk Apple serta satu unit motor Jupiter BM 3439 QJ," tuturnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sambung Willy, tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.***(gas)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh

- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.203.224
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com