Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Oktober 2017 13:56
Pemprov Riau dan Bank Riau Kepri Teken MoU Implementasi Transaksi Non Tunai

Kamis, 19 Oktober 2017 13:44
Pelajar Utusan 15 Lembaga Pendidikan di Bengkalis Ikuti Pelatihan Kader Sadar Pemilu

Kamis, 19 Oktober 2017 11:02
Jaksa Kirim Dua lagi Tersangka Korupsi Lampu PJR Pekanbaru ke Rutan Sialang Bungkuk

Kamis, 19 Oktober 2017 09:02
Berdedikasi dan Loyal, Anggota Satlantas Polres Bengkalis Raih Penghargaan

Kamis, 19 Oktober 2017 07:47
Porprov Riau IX di Kampar, Bengkalis Gembleng Empat Pembalap Motor

Kamis, 19 Oktober 2017 07:43
Masyarakat Berharap Calon Sekda Kuansing dari Kalangan Pejabat Berprestasi

Kamis, 19 Oktober 2017 07:38
Sumbang Rp35 Juta, Gubri Hadiri Haul Masyaikh dan Tabligh Akbar Warga NU di Kuansing

Kamis, 19 Oktober 2017 07:26
Siap Bersaing dengan 3 Kandidat, Wabup Kuansing Siap Sumbang Kantor jika Dipercaya Pimpin PDIP

Kamis, 19 Oktober 2017 07:15
Temu Ramah dengan Wartawan, Kapolda Riau Siap Menerima Kritik

Rabu, 18 Oktober 2017 23:49
Polisi Tahan 3 Tersangka UPT Terminal Barang Dishub Dumai Rp3,9 M

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Oktober 2017 14:46
Baru 4 Bulan Bebas,
Residivis Spesialis Pecah Kaca Mobil di Pekanbaru Ini Dipenjara Lagi


Residivis spesialis pecah kaca mobil yang baru empat bulan bebas ini, kembali berurusan dengan aparat karena mengulangi perbuatan yang sama.

Riauterkini-PEKANBARU-Baru saja bebas dari lapas 4 bulan silam tepatnya 6 Juni 2017 silam, Tohap Tambala (34) terpaksa harus kembali menginap di hotel prodeo karena ditangkap oleh tim Ospnal Polsek Senapelan, Selasa (10/10/17) malam. Residivis spesialis pecah kaca mobil tersebut berurusan dengan aparat karena mengulangi perbuatan yang sama di Jalan Tuanku Tambusai pada 4 Oktober lalu.

"Tersangka ini residivis dengan kasus yang sama yaitu pencurian modus pecah kaca mobil. Pernah dipenjara 2 tahun dan baru bebas Juni lalu," ujar Kapolsek Senapelan, Kompol Willy Andrian kepada riauterkini.com, Kamis (12/10/17).

Menurut dia, selain bekerja sebagai maling modus pecah kaca mobil, tersangka bahkan juga menggeluti pekerjaan kelam lainnya sebagai penjambret. Ironisnya meski sudah keluar masuk penjara, namun tersangka ternyata tak pernah jera.

Salah satu korban aksi pecah kaca mobil yang dilakukan tersangka adalah Yuliawati (43) warga Jalan Cemara, Kecamatan Tampan. Peristiwa itu sendiri terjadi pada 4 Oktober pekan lalu. Saat itu, kaca mobil korban yang sedang terparkir di Jalan Tuanku Tambusai pernah dipecahkan oleh tersangka dengan menggunakan busi. Tas korban berisi sejumlah barang berharga yang berada di dalam mobil pun lenyap dilarikan tersangka.

"Tersangka berhasil kita tangkap setelah kita selidiki dan kita ketahui keberadaannya di Jalan HR Soebrantas. Selain tersangka, ada juga beberapa barang bukti yang kita amankan. Mulai dari sebuah tas sandang warna pink, satu unit handphone Samsung, satu unit tablet merk Apple serta satu unit motor Jupiter BM 3439 QJ," tuturnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sambung Willy, tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.***(gas)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Kirim Dua lagi Tersangka Korupsi Lampu PJR Pekanbaru ke Rutan Sialang Bungkuk
- Berdedikasi dan Loyal, Anggota Satlantas Polres Bengkalis Raih Penghargaan
- Temu Ramah dengan Wartawan, Kapolda Riau Siap Menerima Kritik
- Polisi Tahan 3 Tersangka UPT Terminal Barang Dishub Dumai Rp3,9 M
- Napi Narkoba Cetak Rekor Terbanyak di Lapas Bengkalis
- Seorang Warga Dumai Tertipu Calo Honorer Rp7 Juta
- Vonis Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Diagendakan Besok


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.131.189
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com