Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis

Kamis, 14 Desember 2017 19:22
Berkunjung ke RAPP, Duta Besar Kanada Borong Kerajinan Tenun dan Batik Riau

Kamis, 14 Desember 2017 18:36
BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 12 Oktober 2017 14:46
Baru 4 Bulan Bebas,
Residivis Spesialis Pecah Kaca Mobil di Pekanbaru Ini Dipenjara Lagi


Residivis spesialis pecah kaca mobil yang baru empat bulan bebas ini, kembali berurusan dengan aparat karena mengulangi perbuatan yang sama.

Riauterkini-PEKANBARU-Baru saja bebas dari lapas 4 bulan silam tepatnya 6 Juni 2017 silam, Tohap Tambala (34) terpaksa harus kembali menginap di hotel prodeo karena ditangkap oleh tim Ospnal Polsek Senapelan, Selasa (10/10/17) malam. Residivis spesialis pecah kaca mobil tersebut berurusan dengan aparat karena mengulangi perbuatan yang sama di Jalan Tuanku Tambusai pada 4 Oktober lalu.

"Tersangka ini residivis dengan kasus yang sama yaitu pencurian modus pecah kaca mobil. Pernah dipenjara 2 tahun dan baru bebas Juni lalu," ujar Kapolsek Senapelan, Kompol Willy Andrian kepada riauterkini.com, Kamis (12/10/17).

Menurut dia, selain bekerja sebagai maling modus pecah kaca mobil, tersangka bahkan juga menggeluti pekerjaan kelam lainnya sebagai penjambret. Ironisnya meski sudah keluar masuk penjara, namun tersangka ternyata tak pernah jera.

Salah satu korban aksi pecah kaca mobil yang dilakukan tersangka adalah Yuliawati (43) warga Jalan Cemara, Kecamatan Tampan. Peristiwa itu sendiri terjadi pada 4 Oktober pekan lalu. Saat itu, kaca mobil korban yang sedang terparkir di Jalan Tuanku Tambusai pernah dipecahkan oleh tersangka dengan menggunakan busi. Tas korban berisi sejumlah barang berharga yang berada di dalam mobil pun lenyap dilarikan tersangka.

"Tersangka berhasil kita tangkap setelah kita selidiki dan kita ketahui keberadaannya di Jalan HR Soebrantas. Selain tersangka, ada juga beberapa barang bukti yang kita amankan. Mulai dari sebuah tas sandang warna pink, satu unit handphone Samsung, satu unit tablet merk Apple serta satu unit motor Jupiter BM 3439 QJ," tuturnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sambung Willy, tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.***(gas)



Berita Hukum lainnya..........
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.209.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com