Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 16:28
Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul

Senin, 23 April 2018 15:30
Didukung Mantan Bupati Bengkalis Syamsurizal, Firdaus Siap Door to Door Menangkan Firli

Senin, 23 April 2018 15:24
Panwaslu Bengkalis Selidiki Temuan Politik Uang Kampanye Paslon di Rupat

Senin, 23 April 2018 15:07
Supervisi di Polres Kampar,
Polwan Miliki Tanggung Jawab Sama dengan Anggota Polri Lainnya


Senin, 23 April 2018 15:03
Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas


Senin, 23 April 2018 14:59
Bupati Pelalawan dan Anggota DPRD Tinjau Titik Banjir dan Jalan Rusak di Pangkalan Kerinci

Senin, 23 April 2018 14:41
Temui Abdul Wahid, Warga Pelangiran Inhil Bulatkan Tekad Menangkan Lukman Edy-Hardianto

Senin, 23 April 2018 14:28
Diikuti 12.000 Peserta, Bupati Bengkalis Tinjau UN Tingkat SMP di Duri

Senin, 23 April 2018 14:22
KONI Pekanbaru Resmi Dilantik

Senin, 23 April 2018 14:19
Kerja Puluhan Tahun Diselesaikan Tiga Tahun, Bulan Ini RTRW Riau Diprediksi Tuntas

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Nopember 2017 16:19
Kejari Rohul Sudah Limpahkan Perkara Suami Bunuh Istri di Kabun ke PN Pasirpangaraian

Berkas perkara pembunuhan istri oleh suami sendiri yang terjadi di Kabun, telah dilimpahkan Kejari Rohul ke PN Pasirpangaraian. Sidangnya tinggal menunggu waktu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) sudah melimpahkan berkas perkara dugaan suami membunuh istri‎nya ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian. Perkara ini akan segera disidangkan.

Terdakwa Aliani Taulambanua (27)‎ dituduh membunuh istrinya Felistia Giawa (23) di sebuah gubuk di tengah kebun sawit milik warga Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Ahad (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Felistia Giawa, warga Simpang Kokar Desa Aliantan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit warga setempat. Sedangkan suaminya Aliani Taulambanua sempat kritis karena mengalami luka di bagian dadanya.

"Pembunuhan istri akan menjalani sidang perdana di PN Pasirpangaraian pada Rabu sore besok (15/11/17) dengan agenda pembacaan dakwaan," ungkap Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, melalui Kasi Pidum Kejari Rohul‎ M. Fitri Adhy, Selasa (14/11/17).

Adhy mengatakan untuk persidangan, Kejari Rohul sudah menetapkan Junaidi dan Riki Saputra sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada perkara dugaan suami bunuh istri tersebut.

Terdakwa Aliani Taulambanua, ungkap Adhy, dijerat Pasal 338‎. Meski terdakwa tidak mengakui perbuatannya, namun pihak penyidik Polres Rohul sudah mengantongi beberapa alat bukti.

Penyidik membutuhkan waktu lama untuk mengungkap pelaku pembunuhan. Dari hasil penyidikan lebih kurang 4 bulan, Penyidik Satuan Reskrim Polres Rohul bersama Polsek Kabun dan Kejari Rohul menetapkan Aliani Taulambanua‎, selaku suami dari korban Felistia sebagai tersangka tunggal.

Tersangka Aliani sempat kritis dan dirawat di rumah sakit cukup lama, karena mengalami luka di bagian dada yang diakuinya dirinya dan istrinya dianiaya orang tidak dikenal. Setelah sembuh, tersangka tinggal di Kota Pekanbaru.‎

Terduga pelaku Aliani pada akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik bersama Kejaksaan melakukan empat kali gelar perkara‎.‎

Korban Felistia Giawa ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit milik warga setempat pada Ahad siang (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Tak jauh dari korban, suami korban Aliani yang yang menjadi tertuduh juga bersimbah darah dan kritis, karena mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian dadanya.

Setelah diambil kesimpulan dalam penetapan tersangka pada gelar perkara, Sabtu (29/7/17), diketahui keberadaan pelaku saat itu sedang berada di Pekanbaru. Kapolsek Kabun AKP Masjang dan anggota dibantu Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan, SIK dan anggota menuju Pekanbaru.

Tersangka Aliani diciduk petugas di salah satu rumah di Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, tanpa perlawanan, dan kemudian dibawa ke Mapolsek Kabun guna proses lebih lanjut.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul
- Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas

- Miliki Shabu 4 Kilogram, Teknisi Elektronik Dibekuk Polresta Pekanbaru
- Supir Sakaw, Innova Ringsek Nabrak Halte Bus di Jalan Soedirman Pekanbaru
- Rugikan Negara Rp1.7 M, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi di Dipenda Riau
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap
- 5 Pelajar di Pekanbaru Tertangkap Pesta Sabu
- Warga Ujung Batu Ditemukan Sudah Membusuk di Kamarnya
- Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.45.156
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com