Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Nopember 2017 10:46
Pawaslu Pekanbaru Sosialisasikan Pentingnya Pengawasan Berbasis Masyarakat

Senin, 20 Nopember 2017 10:44
SAKIP Raih Nilai B, Sekda Meranti Minta Seluruh ASN Terus Tingkatkan Pelayanan Publik

Senin, 20 Nopember 2017 10:33
Pelalawan Kerahkan 500 Peserta Untuk Pawai Ta'aruf MTQ Riau di Dumai

Senin, 20 Nopember 2017 07:22
Mengamuk di Jalanan dan Menikam Warga, Orang Gila di Tembilhan Ditembak Polisi

Senin, 20 Nopember 2017 07:17
Masyarakat Taat Pajak Kendaraan di Bengkalis Cukup Tinggi

Senin, 20 Nopember 2017 06:40
Tiga Desa di Batang Tuaka Banjir, Bupati Inhil Minta BPBD Dirikan Posko Penanggulangan

Ahad, 19 Nopember 2017 17:22
180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional

Ahad, 19 Nopember 2017 16:15
Dilepas Gubri, Jamaah Majelis Taqlim Antusias Kunjungi Islamic Center Rohul

Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 14 Nopember 2017 16:19
Kejari Rohul Sudah Limpahkan Perkara Suami Bunuh Istri di Kabun ke PN Pasirpangaraian

Berkas perkara pembunuhan istri oleh suami sendiri yang terjadi di Kabun, telah dilimpahkan Kejari Rohul ke PN Pasirpangaraian. Sidangnya tinggal menunggu waktu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) sudah melimpahkan berkas perkara dugaan suami membunuh istri‎nya ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian. Perkara ini akan segera disidangkan.

Terdakwa Aliani Taulambanua (27)‎ dituduh membunuh istrinya Felistia Giawa (23) di sebuah gubuk di tengah kebun sawit milik warga Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Ahad (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Felistia Giawa, warga Simpang Kokar Desa Aliantan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit warga setempat. Sedangkan suaminya Aliani Taulambanua sempat kritis karena mengalami luka di bagian dadanya.

"Pembunuhan istri akan menjalani sidang perdana di PN Pasirpangaraian pada Rabu sore besok (15/11/17) dengan agenda pembacaan dakwaan," ungkap Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, melalui Kasi Pidum Kejari Rohul‎ M. Fitri Adhy, Selasa (14/11/17).

Adhy mengatakan untuk persidangan, Kejari Rohul sudah menetapkan Junaidi dan Riki Saputra sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada perkara dugaan suami bunuh istri tersebut.

Terdakwa Aliani Taulambanua, ungkap Adhy, dijerat Pasal 338‎. Meski terdakwa tidak mengakui perbuatannya, namun pihak penyidik Polres Rohul sudah mengantongi beberapa alat bukti.

Penyidik membutuhkan waktu lama untuk mengungkap pelaku pembunuhan. Dari hasil penyidikan lebih kurang 4 bulan, Penyidik Satuan Reskrim Polres Rohul bersama Polsek Kabun dan Kejari Rohul menetapkan Aliani Taulambanua‎, selaku suami dari korban Felistia sebagai tersangka tunggal.

Tersangka Aliani sempat kritis dan dirawat di rumah sakit cukup lama, karena mengalami luka di bagian dada yang diakuinya dirinya dan istrinya dianiaya orang tidak dikenal. Setelah sembuh, tersangka tinggal di Kota Pekanbaru.‎

Terduga pelaku Aliani pada akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik bersama Kejaksaan melakukan empat kali gelar perkara‎.‎

Korban Felistia Giawa ditemukan tewas bersimbah darah di dalam sebuah gubuk di kebun sawit milik warga setempat pada Ahad siang (23/4/17) sekira pukul 13.00 WIB.

Tak jauh dari korban, suami korban Aliani yang yang menjadi tertuduh juga bersimbah darah dan kritis, karena mengalami luka tusuk senjata tajam di bagian dadanya.

Setelah diambil kesimpulan dalam penetapan tersangka pada gelar perkara, Sabtu (29/7/17), diketahui keberadaan pelaku saat itu sedang berada di Pekanbaru. Kapolsek Kabun AKP Masjang dan anggota dibantu Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan, SIK dan anggota menuju Pekanbaru.

Tersangka Aliani diciduk petugas di salah satu rumah di Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, tanpa perlawanan, dan kemudian dibawa ke Mapolsek Kabun guna proses lebih lanjut.***(zal)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Mengamuk di Jalanan dan Menikam Warga, Orang Gila di Tembilhan Ditembak Polisi
- Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri

- 1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis

- Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1
- Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam

- Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis
- Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia
- Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria

- Tidak Cukup Bukti,
Wanita Cantk Terduga Pembawa Sabu ke Lapas Bengkalis Ini Dibebaskan Polisi

- Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali
- Edarkan Ganja, 2 Pria di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Polsek Tapung, Kampar Ringkus Seorang Pengedar Shabu
- Modus Gunakan Jasa Travel, Pengiriman Paket Sabu-sabu dan Ekstasi di Pekanbaru Dibongkar Polisi
- Ekspos 2,95 Kilogram Sabu, Kapolres Bengkalis Akui Kurir Dikendalikan dari Lapas Banjarmasin
- Napi Narkoba WN Malaysia Kabur Dari Lapas Bengkalis
- Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun
- Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terapung di Tanah Merah, Inhil
- Ratusan Buruh dari Desa Pekan Tua Demo Kantor Bea Cukai Tembilahan
- Dikabarkan Kuasa Dicabut,
Pengacara Tersangka Korupsi RTH Tetap Ajukan Prapid

- Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis,
Kasatpol PP dan Kasi Ops Dihukum 1 Tahun 4 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.225.57.89
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com