Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Desember 2018 13:37
Ketua KPU Kuansing Masuk 10 Besar Seleksi Komisioner KPU Riau

Selasa, 11 Desember 2018 13:23
Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

Selasa, 11 Desember 2018 12:59
Kabupaten Inhil Terima Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 Ombudsman RI

Selasa, 11 Desember 2018 12:55
Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda

Selasa, 11 Desember 2018 12:51
Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018

Selasa, 11 Desember 2018 11:35
Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut

Selasa, 11 Desember 2018 11:19
Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman

Selasa, 11 Desember 2018 10:50
Elevasi Menurun, Bukaan Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dipertahankan

Selasa, 11 Desember 2018 09:23
Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar

Selasa, 11 Desember 2018 09:14
,Ratusan Rumah Terendam, Basarnas Dikerahkan Evakuasi Warga di Pekanbaru

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Nopember 2017 22:10
Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis

Setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam, NOvia Titasari akhirnya dilepaskan kembali. Ia dinyatakan terbukti tak terlibat penyelundupan sabu ke Lapas Bengkalis. Berikut penuturan Novia tentang kisahnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Wanita cantik Novia Tirtasari (26), berdomisili di Jalan Bantan, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis nyaris bernasib apes dan masuk jeruji besi. Memperoleh kenalan baru tiga bulan, terpaksa menjalani pemeriksaan intensif 1x24 jam oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis dan Sat Narkoba Polres Bengkalis, Rabu (15/11/17).

Gara-garanya, Novia Tirtasari yang akrab disapa Via ini memiliki kenalan baru sekitar tiga bulan bernama Refina Dwi Shinta (23) ternyata, berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam Lapas dan berhasil digagalkan petugas.

Lebih kurang 5 menit, Via bertahi lalat di atas bibir sebelah kiri ini mencurahkan isi hatinya, ketika ditemui beberapa awak media di kediamannya, Jum'at (17/11/17) sekitar pukul 14.45 WIB.

Via mengaku lega kembali berkumpul dengan keluarga. Tidak tahu menahu bahwasanya Refina Dwi Shinta alias Cinta berniat menyusupkan sabu untuk bandar narkoba Heri Kusnadi alias Eri Jeck.

Via menceritakan, sebelum ikut 'ditangkap' petugas bersama Cinta, mengaku dijemput tersangka Cinta ke rumahnya untuk sarapan di salah satu kedai kopi di Bengkalis. Saat menjemput, Novia mengaku bertanya perihal barang yang dibawa tersangka.

"Via tanya, apa tu Nta. Dia jawab ini barang (baju) untuk abang (Eri Jack, red)," ungkapnya.

Usai sarapan di kedai kopi, dia kembali ke rumah guna ambil makanan untuk membesuk abang kandung yang menjalani hukuman penjara di Lapas Bengkalis.

"Sampai Lapas, Via tanya sama Cinta, Nta masuk, gak katanya. Cinta kalau mau pulang pulang aja dulu nanti kakak pulang naik ojek," ungkapnya.

Lanjut Via, setelah itu ia mendaftarkan diri ke petugas Lapas sebelum membesuk abang kandungnya. Kemudian juga masuk ke ruang pemeriksaan barang yang dibawanya tidak ada masalah, kemudian dilanjutkan pemeriksaan badan wanita di Lapas.

"Via keluar dari pemeriksaan badan tiba-tiba melihat Cinta ada di pintu masuk Lapas. Via tanya, 'Nta masuk?' 'Gak kakak ajalah.' jawab Cinta. 'Nitip? Kalau mau titip biar kakak bawak, letak aja barang di meja biar diperiksa dulu,' Via masih menawarkan bantuan. 'Endaklah' katanya, 'nanti ada Bembeng yang jemput.' Waktu itu pak Raja (petugas Lapas) dengar, langsung ditanya sama Pak Raja, 'mau nitip apa sama Bembeng?', 'Ini pak mau nitip baju loundry untuk abang Eri Jack,'" imbuhnya.

Diutarakan Novia, petugas Lapas bernama Raja langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan Shinta. Novia menyampaikan kala itu ia tidak memperhatikan pemeriksaan dilakukan.

"Via masuk ke dalam bertamu. Via gak bawa barang dia, megang aja nggak. Selesai bertamu, Via dipanggil sama pegawai ditanya 'Via tadi naik sama siapa,' 'Sama Cinta, cuman nebeng,' jawab saya. Setelah itu disuruh masuk ke ruangan, nampaklah barang tu sudah dibuka (sabu, red), saya terkejut. Saya tak tahu barang tu," cetusnya.

Tak lama kemudian, lanjut Via baru polisi datang. Dia sempat dibawa ke kosan milik Cinta di Jalan Pramuka dan selanjutnya ke Polres Bengkalis.

Dia memberikan keterangan sesuai apa yang dia tahu.

"Iya sempat ditahan, sebab BAP awalnya sempat diketik pelaku. Karena tak terbukti BAP-nya diubah dari pelaku ke saksi. Via pun boleh pulang dijemput sama keluarga," ujarnya.

Wanita memiliki rambut sepanjang sebahu ini juga menambahkan, 1x24 jam dilakukan pemeriksaan, di kantor polisi diberlakukan baik, tidak ditahan di sel. Sedangkan Cinta, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel.***(dik)

Foto : Novia Tirtasari, tidak terbukti ikut terlibat upaya penyelundupan sabu ke Lapas Kelas IIA Bengkalis, Rabu (15/11/17).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com