Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 22:37
Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Nopember 2017 22:10
Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis

Setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam, NOvia Titasari akhirnya dilepaskan kembali. Ia dinyatakan terbukti tak terlibat penyelundupan sabu ke Lapas Bengkalis. Berikut penuturan Novia tentang kisahnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Wanita cantik Novia Tirtasari (26), berdomisili di Jalan Bantan, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis nyaris bernasib apes dan masuk jeruji besi. Memperoleh kenalan baru tiga bulan, terpaksa menjalani pemeriksaan intensif 1x24 jam oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis dan Sat Narkoba Polres Bengkalis, Rabu (15/11/17).

Gara-garanya, Novia Tirtasari yang akrab disapa Via ini memiliki kenalan baru sekitar tiga bulan bernama Refina Dwi Shinta (23) ternyata, berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam Lapas dan berhasil digagalkan petugas.

Lebih kurang 5 menit, Via bertahi lalat di atas bibir sebelah kiri ini mencurahkan isi hatinya, ketika ditemui beberapa awak media di kediamannya, Jum'at (17/11/17) sekitar pukul 14.45 WIB.

Via mengaku lega kembali berkumpul dengan keluarga. Tidak tahu menahu bahwasanya Refina Dwi Shinta alias Cinta berniat menyusupkan sabu untuk bandar narkoba Heri Kusnadi alias Eri Jeck.

Via menceritakan, sebelum ikut 'ditangkap' petugas bersama Cinta, mengaku dijemput tersangka Cinta ke rumahnya untuk sarapan di salah satu kedai kopi di Bengkalis. Saat menjemput, Novia mengaku bertanya perihal barang yang dibawa tersangka.

"Via tanya, apa tu Nta. Dia jawab ini barang (baju) untuk abang (Eri Jack, red)," ungkapnya.

Usai sarapan di kedai kopi, dia kembali ke rumah guna ambil makanan untuk membesuk abang kandung yang menjalani hukuman penjara di Lapas Bengkalis.

"Sampai Lapas, Via tanya sama Cinta, Nta masuk, gak katanya. Cinta kalau mau pulang pulang aja dulu nanti kakak pulang naik ojek," ungkapnya.

Lanjut Via, setelah itu ia mendaftarkan diri ke petugas Lapas sebelum membesuk abang kandungnya. Kemudian juga masuk ke ruang pemeriksaan barang yang dibawanya tidak ada masalah, kemudian dilanjutkan pemeriksaan badan wanita di Lapas.

"Via keluar dari pemeriksaan badan tiba-tiba melihat Cinta ada di pintu masuk Lapas. Via tanya, 'Nta masuk?' 'Gak kakak ajalah.' jawab Cinta. 'Nitip? Kalau mau titip biar kakak bawak, letak aja barang di meja biar diperiksa dulu,' Via masih menawarkan bantuan. 'Endaklah' katanya, 'nanti ada Bembeng yang jemput.' Waktu itu pak Raja (petugas Lapas) dengar, langsung ditanya sama Pak Raja, 'mau nitip apa sama Bembeng?', 'Ini pak mau nitip baju loundry untuk abang Eri Jack,'" imbuhnya.

Diutarakan Novia, petugas Lapas bernama Raja langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan Shinta. Novia menyampaikan kala itu ia tidak memperhatikan pemeriksaan dilakukan.

"Via masuk ke dalam bertamu. Via gak bawa barang dia, megang aja nggak. Selesai bertamu, Via dipanggil sama pegawai ditanya 'Via tadi naik sama siapa,' 'Sama Cinta, cuman nebeng,' jawab saya. Setelah itu disuruh masuk ke ruangan, nampaklah barang tu sudah dibuka (sabu, red), saya terkejut. Saya tak tahu barang tu," cetusnya.

Tak lama kemudian, lanjut Via baru polisi datang. Dia sempat dibawa ke kosan milik Cinta di Jalan Pramuka dan selanjutnya ke Polres Bengkalis.

Dia memberikan keterangan sesuai apa yang dia tahu.

"Iya sempat ditahan, sebab BAP awalnya sempat diketik pelaku. Karena tak terbukti BAP-nya diubah dari pelaku ke saksi. Via pun boleh pulang dijemput sama keluarga," ujarnya.

Wanita memiliki rambut sepanjang sebahu ini juga menambahkan, 1x24 jam dilakukan pemeriksaan, di kantor polisi diberlakukan baik, tidak ditahan di sel. Sedangkan Cinta, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel.***(dik)

Foto : Novia Tirtasari, tidak terbukti ikut terlibat upaya penyelundupan sabu ke Lapas Kelas IIA Bengkalis, Rabu (15/11/17).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil
- Diduga Kuasai Narkoba, Seorang Pria di Mahato Ditangkap Polisi Rohul
- Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba di Mahato, Polisi Rohul Tangkap Seorang IRT
- Tuntut Penahanan Toro, Massa Demo di PN Pekanbaru
- Berkelahi dengan OTK, Dua Pengunjung Karaoke di Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah
- Pasutri di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah yang Terkunci
- Terdakwa Suap Penerimaan PTT Oknum Diskes Pelalawan Minta Dibebaskan
- Polri Akan Gelar Operasi Mantab Brata Selama 397 Hari
- Seorang Jurtul Togel Diciduk Polisi Rohul di Plaza Batu Permata Ujung Batu
- Menhub: Kecelakaan Banyak Merenggut Usia Muda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com