Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 19:39
Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik

Rabu, 13 Desember 2017 19:29
Mayat Mengapung di Pantai Mentayan, Bengkalis Gegerkan Warga

Rabu, 13 Desember 2017 19:13
Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas

Rabu, 13 Desember 2017 18:43
Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis


Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

Rabu, 13 Desember 2017 17:04
Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 17 Nopember 2017 22:10
Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis

Setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam, NOvia Titasari akhirnya dilepaskan kembali. Ia dinyatakan terbukti tak terlibat penyelundupan sabu ke Lapas Bengkalis. Berikut penuturan Novia tentang kisahnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Wanita cantik Novia Tirtasari (26), berdomisili di Jalan Bantan, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis nyaris bernasib apes dan masuk jeruji besi. Memperoleh kenalan baru tiga bulan, terpaksa menjalani pemeriksaan intensif 1x24 jam oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis dan Sat Narkoba Polres Bengkalis, Rabu (15/11/17).

Gara-garanya, Novia Tirtasari yang akrab disapa Via ini memiliki kenalan baru sekitar tiga bulan bernama Refina Dwi Shinta (23) ternyata, berusaha menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam Lapas dan berhasil digagalkan petugas.

Lebih kurang 5 menit, Via bertahi lalat di atas bibir sebelah kiri ini mencurahkan isi hatinya, ketika ditemui beberapa awak media di kediamannya, Jum'at (17/11/17) sekitar pukul 14.45 WIB.

Via mengaku lega kembali berkumpul dengan keluarga. Tidak tahu menahu bahwasanya Refina Dwi Shinta alias Cinta berniat menyusupkan sabu untuk bandar narkoba Heri Kusnadi alias Eri Jeck.

Via menceritakan, sebelum ikut 'ditangkap' petugas bersama Cinta, mengaku dijemput tersangka Cinta ke rumahnya untuk sarapan di salah satu kedai kopi di Bengkalis. Saat menjemput, Novia mengaku bertanya perihal barang yang dibawa tersangka.

"Via tanya, apa tu Nta. Dia jawab ini barang (baju) untuk abang (Eri Jack, red)," ungkapnya.

Usai sarapan di kedai kopi, dia kembali ke rumah guna ambil makanan untuk membesuk abang kandung yang menjalani hukuman penjara di Lapas Bengkalis.

"Sampai Lapas, Via tanya sama Cinta, Nta masuk, gak katanya. Cinta kalau mau pulang pulang aja dulu nanti kakak pulang naik ojek," ungkapnya.

Lanjut Via, setelah itu ia mendaftarkan diri ke petugas Lapas sebelum membesuk abang kandungnya. Kemudian juga masuk ke ruang pemeriksaan barang yang dibawanya tidak ada masalah, kemudian dilanjutkan pemeriksaan badan wanita di Lapas.

"Via keluar dari pemeriksaan badan tiba-tiba melihat Cinta ada di pintu masuk Lapas. Via tanya, 'Nta masuk?' 'Gak kakak ajalah.' jawab Cinta. 'Nitip? Kalau mau titip biar kakak bawak, letak aja barang di meja biar diperiksa dulu,' Via masih menawarkan bantuan. 'Endaklah' katanya, 'nanti ada Bembeng yang jemput.' Waktu itu pak Raja (petugas Lapas) dengar, langsung ditanya sama Pak Raja, 'mau nitip apa sama Bembeng?', 'Ini pak mau nitip baju loundry untuk abang Eri Jack,'" imbuhnya.

Diutarakan Novia, petugas Lapas bernama Raja langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan Shinta. Novia menyampaikan kala itu ia tidak memperhatikan pemeriksaan dilakukan.

"Via masuk ke dalam bertamu. Via gak bawa barang dia, megang aja nggak. Selesai bertamu, Via dipanggil sama pegawai ditanya 'Via tadi naik sama siapa,' 'Sama Cinta, cuman nebeng,' jawab saya. Setelah itu disuruh masuk ke ruangan, nampaklah barang tu sudah dibuka (sabu, red), saya terkejut. Saya tak tahu barang tu," cetusnya.

Tak lama kemudian, lanjut Via baru polisi datang. Dia sempat dibawa ke kosan milik Cinta di Jalan Pramuka dan selanjutnya ke Polres Bengkalis.

Dia memberikan keterangan sesuai apa yang dia tahu.

"Iya sempat ditahan, sebab BAP awalnya sempat diketik pelaku. Karena tak terbukti BAP-nya diubah dari pelaku ke saksi. Via pun boleh pulang dijemput sama keluarga," ujarnya.

Wanita memiliki rambut sepanjang sebahu ini juga menambahkan, 1x24 jam dilakukan pemeriksaan, di kantor polisi diberlakukan baik, tidak ditahan di sel. Sedangkan Cinta, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel.***(dik)

Foto : Novia Tirtasari, tidak terbukti ikut terlibat upaya penyelundupan sabu ke Lapas Kelas IIA Bengkalis, Rabu (15/11/17).



Berita Hukum lainnya..........
- Mayat Mengapung di Pantai Mentayan, Bengkalis Gegerkan Warga
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend
- Diduga Berijazah Palsu, Kades Sitiang Terpilih Tetap Akan Dilantik
- Cipkon Jelang Natal dan Tahun Baru,
Kapolres Inhil Perintahkan Jajaran Razia Miras

- Bawa Sabu ke Rohul, Warga Sumut Ditangkap Polisi Tambusai
- Terdakwa Korupsi Dana Koperasi, Hakim Tolak Esepsi Mantan Anggota DPRD Kuansing
- Pimpil Apel Perdana, Kapolres Inhil yang Baru Ingatkan Personil Jauhi Narkoba
- Tim Harat Polres Inhil Tangkap Resedivis Pelaku Rampok
- Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik
- Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi
- Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ
- Kurangi Over Kapasitas, 25 Napi Lapas Bengkalis Dipindahkan ke Bangkinang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.113.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com