Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Januari 2018 21:59
Sidang Pungli, 3 Pegawai Rutan Sialang Bungkuk Dituntut Hukuman Maksimal

Selasa, 23 Januari 2018 19:16
Mahasiswa Minta DPRD Riau Bantu Selesaikan Masalah Honores di Rohil

Selasa, 23 Januari 2018 18:51
Tanoto Foundation Bangun Gedung Program Vokasi Pulp dan Paper Center di UR

Selasa, 23 Januari 2018 18:18
Siap Tampil di Masyarakat, ‎Kepengurusan Baru DPD GAMA Rohul 2018-2021 Terbentuk

Selasa, 23 Januari 2018 18:14
Polres Pelalawan Jelaskan Mobil tak Bertuan Parkir Dipinggir Jalintim

Selasa, 23 Januari 2018 17:24
Polsek Merbau Gerebek Lokasi Ilegal Logging Pulau Padang

Selasa, 23 Januari 2018 17:21
Sekda Pekanbaru Lantik 112 Kepala Sekolah

Selasa, 23 Januari 2018 17:18
Bulan Depan Sukiman Jadi Bupati Rohul Definitif

Selasa, 23 Januari 2018 16:43
Warga Kecewa Hasil Kerja Dana Desa Tanjung Air Hitam Ukui

Selasa, 23 Januari 2018 16:38
Plafon Nyaris Runtuh,
Keselamatan Murid SDN 05 Bengkalis Terancam


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Desember 2017 17:34
Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg

Eri Jeck pemilik sabu seberat 40 kilogram dan 150 ribu ekstasi di vonis hukuman mati. Penasehat hukum terdakwa nyatakan keberatan dan menyatakan banding.

Riauterini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan (PN) Bengkalis vonis terdakwa Eri Kusnadi alias Eri Jeck, diduga pemilik atau bandar sabu 40 kilogram (Kg) dan lebih kurang 150 ribu butir pil ekstasi dengan pidana mati.

Menurut majelis hakim, bahwa terdakwa Eri Jeck terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemuafakatan jahat tanpa hak dan melawan hukum mengedarkan total lebih kurang enam kali dengan berat sabu lebih kurang 86 Kg, setelah hasil pengembangan penangkapan sabu seberat lebih kurang 40 Kg dari dua orang kurir seluruhnya atas perintah terdakwa, sesuai dengan Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan pertama.

Dan Eri Jeck juga divonis bersalah dengan sengaja memiliki barang bukti sabu tanpa hak sekitar 11 gram lebih ditemukan di rumahnya ketika ditangkap petugas dikediamannya dan melebihi 5 gram, sesuai dengan Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan kedua.

Sidang agenda pembacaan putusan, terhadap terdakwa Eri Kusnadi alias Eri Jeck, Kamis (14/12/17) petang, memperoleh pengawalan ketat dari aparat kepolisian resor (Polres) Bengkalis dan meskipun dihadiri pihak keluarga terdakwa namun tidak menyaksikan langsung proses sidang pembacaan putusan ini.

Sebelumnya sempat didengarkan keterangan 6 orang saksi, pembelaan (pledoi) terdakwa, tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau replik dan tanggapan Penasehat Hukum (PH) atas tanggapan JPU atau duplik terhadap tuntuan yang dibacakan oleh JPU di persidangan.

Sidang pembacaan vonis terdakwa Eri Jeck dipimpin Ketua Majelis Hakim DR. Sutarno, SH, MH, dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH dan Aulia Fhatma Widhola, SH. Sedangkan JPU, Kepala Seksi Pidum Kejari Bengkalis, Robi Harianto, SH, Andy Sunartejo, SH dan Handoko, SH. Sedangkan terdakwa Eri Jeck didampingi PH-nya Windrayanto, SH dkk.

Terhadap nota pembelaan PH terdakwa, majelis hakim mempertimbangkan keberatan PH. Majelis hakim menilai sesuai dengan fakta persidangan, terdakwa memerintahkan dua kurir untuk membawa sabu dan ekstasi.

Jum'at (7/4/17) lalu dua kurir mengambil barang bukti dari terdakwa, Anto (DPO) anak buah terdakwa menyerahkan narkoba sabu dan pil ekstasi ke dua kurir Zulfadhli dan Aldo.

Kemudian keberatan terdakwa adanya tekanan fisik, majelis hakim menolak dan menyatakan bahwa, tidak ada tekanan mental maupun fisik dan alasan tersebut hanya untuk meringankan hukuman terdakwa.

Atas putusan pidana mati ini, terdakwa Eri Jeck menyatakan banding atas putusan Majelis Hakim PN Bengkalis ini.

"Atas putusan kita menyatakan banding," ujar singkat PH terdakwa, Windrayanto, SH usai sidang.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Pungli, 3 Pegawai Rutan Sialang Bungkuk Dituntut Hukuman Maksimal
- Polres Pelalawan Jelaskan Mobil tak Bertuan Parkir Dipinggir Jalintim
- Polsek Merbau Gerebek Lokasi Ilegal Logging Pulau Padang
- Jadi Pengedar Bareng Istri,
Ekstasi Bentuk Cumi Milik Oknum Polisi Diduga Berasal dari Malaysia

- Gerebek Rumah di Simpang Kanteh, Polisi Rohul Ciduk 4 Penjudi
- Sudah Setahun, Xenia Ini Terlantar di Pinggir Jalan di Pelalawan
- Berantas Togel, FMPK Apresiasi Kinerja Polres Kuansing
- Oknum Polisi Ajak Istri Edar Sabu Ternyata Sedang Proses Pemecatan
- Terekam Curi Laptop, Oknum Honorer Pemprov Riau Ditangkap Satpol PP
- Kapolres Cek Kesiapan Pengamanan di Kantor KPU Inhil
- Baru Dibebaskan Hakim, Poniman Langsung Ditangkap Polisi
- Dikira Orderan Penumpang, Saudara Kandung Driver Gocar Dipukuli Supir Taksi Konvensional Bandara SSK II
- Lagi Nunggu Sidang,
Dua Tahanan Narkoba Kedapatan Nyabu dalam Sel PN Pekanbaru

- Digerebek di Rumah,
Pasutri Oknum Polisi di Pekanbaru Terciduk Miliki Sabu dan Ekstasi

- Ekspos Kasus Pemerasan,
Polres Rohul Tunjuk Bukti Sitaan dari Kades dan Sekdes Rantau Binuang

- Dakwaan Jaksa Ditolak, Terdakwa Pemalsuan Surat Jual-beli Tanah Divonis Bebas
- Transaksi Dekat Kuburan, Pengedar Sabu di Desa Sei Kuning Ditangkap Polisi Rohul
- Satres Narkoba Polres Inhil Tangkap Tiga Penjual Narkoba di Kecamatan Enok
- Satlantas Polres Pelalawan Sosialisasikan Etika Berlalu-lintas pada Satpam
- Sadis, Begal di Pekanbaru Rampas Motor, Pukul Kepala dan Buang Korban ke Sumur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.104.40
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com