Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Juni 2018 16:05
Besok, KARIB Imbau Masyarakat Riau Hadiri Kampanye Akbar Syamsuar-Edy Nasution

Rabu, 20 Juni 2018 14:00
Survei PolMark Indonesia, Syamsuar-Edy Bakal Menangi Pilgubri

Rabu, 20 Juni 2018 13:53
Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran

Rabu, 20 Juni 2018 09:30
Seru, KPB Gelar Halal Bi Halal di Danau PLTA Koto Panjang

Selasa, 19 Juni 2018 19:15
Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Ajak Masyarakat Riau Menangkan Syamsuar-Edy Nasution

Selasa, 19 Juni 2018 19:11
Lusa, SBY, Romi dan Yusril Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Bangkinang

Selasa, 19 Juni 2018 19:06
Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api


Selasa, 19 Juni 2018 17:31
Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan

Selasa, 19 Juni 2018 15:11
Riset Vox Populi: Lukman Edy-Hardianto Menang Pilgub Riau

Selasa, 19 Juni 2018 13:15
Tokoh Minang Nilai Syamsuar Jauh dari Korupsi dan Sangat Paham Budaya Mereka

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Januari 2018 20:38
Pemalsuan Jual Beli Tanah di Pekanbaru,
Perkara Tetap Disidangkan Meski Menang Praperadilan


Salah seorang diduga pelaku pemalsuan tanah di Lembah Sari, Pekanbaru mengaku bingung. Meski menang dan dibebaskan dalam praperadilannya, jaksa tetap menghadirkan dalam persidangan.

Riauterkini-PEKANBARU -Poniman (45) merasa bingung, saat dihadirkan jaksa penuntut kepersidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (11/1/18) sore. Atas dakwaan turut serta melakukan perbuatan tindak pidana pemalsuan surat jual beli tanah di Kelurahan Lembah Sari, Rumbai Pesisir, tahun 2012 lalu. Bersama tiga oknum lurah dan seorang oknum pengacara (telah dijatuhi hukuman).

Pasalnya, Poniman tidaklah bersalah. Dimana pada tanggal 20 Desember 2017 lalu, hakim PN Pekanbaru. Mengabulkan permohonan praperadilannya (Prapid) atas penetapan tersangka oleh pihak Polresta Pekanbaru. Yang mana hasil putusan prapid tersebut dengan nomor 27/Pid.Prap/2017/PN.PBR salah satu isinya berbunyi 'membebaskan Poniman'.

Dengan dihadirkannya Poniman kepersidangan oleh jaksa tersebut. Melalui kuasa hukumnya, Agustinus Hutajulu SH, CN MHum, Patar Pangasaian, Ronald Sitohang, Alhendri SH MH CLA dan Gusdianto. Poniman pun langsung melayangkan eksepsi (bantahan dakwaan) usai jaksa penuntut Budi Dermawan SH, membacakan dakwaan perkara terdakwa.

Dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim, Fatimah SH didampingi hakim anggota Sulhannudin dan Riska Winanda SH. Kuasa hukum Poniman menyampaikan, jika kehadiran kliennya sebagai terdakwa atas perkara pemalsuan ini tidaklah sah. Dimana seorang terdakwa itu sebelumnya statusnya tersangka yang ditetapkan penyidik kepolisian Polresta Pekanbaru. Namun, penetapan tersangka atas pelanggaran Pasal 263 ayat 1 KUHAP Jo Pasal 55 dan 56 KUHAP yang juga sesuai dakwaan jaksa penuntut tidaklah sah dan tidak berdasarkan hukum.

" Status terdakwa terhadap Poniman tidaklah sah. Sebab, status tersangka itu telah dimentahkan hakim sesuai hasil putusan prapid pada tangga 20 Desember 2017 kemarin. Dengan demikian, mana mungkin seseorang dapat dijadikan terdakwa jika dia bukanlah seorang tersangka," terang Alhendri.

Dengan berdasarkan putusan praperadilan yang menyatakan sangkaan penyidik kepolisian, atas keterlibatan Poniman dalam pemalsuan surat jual beli tidak sah. Maka kami selaku kuasa hukum Poniman. Meminta kepada majelis hakim untuk berkenan menyatakan dakwaan jaksa penuntut, cacat hukum dan oleh karenanya batal demi hukum," tegas Ahendri dipersidangan.

Atas penyampaian bantahan dakwaan jaksa penuntut ini, kepada majelis hakim, kami mohon putusan terbaik dan adil bagi Poniman," tutur Alhendri lagi.

Sementara itu, kepada wartawan beberapa waktu lalu, usai permohonan prapid Poniman dikabulkan pihak pengadilan. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Suripto, mengatakan jika pihaknya tidak termasuk sebagai pihak termohon dalam putusan Prapid itu," kata Suripto.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com