Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Januari 2018 14:20
Sekdako Pekanbaru Kembali Abaikan Panggilan Bawaslu

Jum’at, 19 Januari 2018 13:30
Pasca Kebakaran, SMP 4 Pekanbaru Sementara Diliburkan

Jum’at, 19 Januari 2018 13:26
Mulai Dilelang, Dua Fly Over di Jalan Soeta Ditargetkan Tuntas Akhir 2018

Jum’at, 19 Januari 2018 13:22
Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan

Jum’at, 19 Januari 2018 10:41
Suyatno ‘Termiskin’,
Kekayaan Andi Bertambah Rp17 Miliar dalam 5 Tahun


Jum’at, 19 Januari 2018 10:40
Bupati Kuansing Lantik 68 Kepala Desa

Jum’at, 19 Januari 2018 08:57
Korban Teman Facebook, Gadis di Pelalawan Diperkosa di Kebun Sawit

Jum’at, 19 Januari 2018 08:09
Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar

Jum’at, 19 Januari 2018 07:40
Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya

Jum’at, 19 Januari 2018 07:37
Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Januari 2018 20:38
Pemalsuan Jual Beli Tanah di Pekanbaru,
Perkara Tetap Disidangkan Meski Menang Praperadilan


Salah seorang diduga pelaku pemalsuan tanah di Lembah Sari, Pekanbaru mengaku bingung. Meski menang dan dibebaskan dalam praperadilannya, jaksa tetap menghadirkan dalam persidangan.

Riauterkini-PEKANBARU -Poniman (45) merasa bingung, saat dihadirkan jaksa penuntut kepersidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (11/1/18) sore. Atas dakwaan turut serta melakukan perbuatan tindak pidana pemalsuan surat jual beli tanah di Kelurahan Lembah Sari, Rumbai Pesisir, tahun 2012 lalu. Bersama tiga oknum lurah dan seorang oknum pengacara (telah dijatuhi hukuman).

Pasalnya, Poniman tidaklah bersalah. Dimana pada tanggal 20 Desember 2017 lalu, hakim PN Pekanbaru. Mengabulkan permohonan praperadilannya (Prapid) atas penetapan tersangka oleh pihak Polresta Pekanbaru. Yang mana hasil putusan prapid tersebut dengan nomor 27/Pid.Prap/2017/PN.PBR salah satu isinya berbunyi 'membebaskan Poniman'.

Dengan dihadirkannya Poniman kepersidangan oleh jaksa tersebut. Melalui kuasa hukumnya, Agustinus Hutajulu SH, CN MHum, Patar Pangasaian, Ronald Sitohang, Alhendri SH MH CLA dan Gusdianto. Poniman pun langsung melayangkan eksepsi (bantahan dakwaan) usai jaksa penuntut Budi Dermawan SH, membacakan dakwaan perkara terdakwa.

Dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim, Fatimah SH didampingi hakim anggota Sulhannudin dan Riska Winanda SH. Kuasa hukum Poniman menyampaikan, jika kehadiran kliennya sebagai terdakwa atas perkara pemalsuan ini tidaklah sah. Dimana seorang terdakwa itu sebelumnya statusnya tersangka yang ditetapkan penyidik kepolisian Polresta Pekanbaru. Namun, penetapan tersangka atas pelanggaran Pasal 263 ayat 1 KUHAP Jo Pasal 55 dan 56 KUHAP yang juga sesuai dakwaan jaksa penuntut tidaklah sah dan tidak berdasarkan hukum.

" Status terdakwa terhadap Poniman tidaklah sah. Sebab, status tersangka itu telah dimentahkan hakim sesuai hasil putusan prapid pada tangga 20 Desember 2017 kemarin. Dengan demikian, mana mungkin seseorang dapat dijadikan terdakwa jika dia bukanlah seorang tersangka," terang Alhendri.

Dengan berdasarkan putusan praperadilan yang menyatakan sangkaan penyidik kepolisian, atas keterlibatan Poniman dalam pemalsuan surat jual beli tidak sah. Maka kami selaku kuasa hukum Poniman. Meminta kepada majelis hakim untuk berkenan menyatakan dakwaan jaksa penuntut, cacat hukum dan oleh karenanya batal demi hukum," tegas Ahendri dipersidangan.

Atas penyampaian bantahan dakwaan jaksa penuntut ini, kepada majelis hakim, kami mohon putusan terbaik dan adil bagi Poniman," tutur Alhendri lagi.

Sementara itu, kepada wartawan beberapa waktu lalu, usai permohonan prapid Poniman dikabulkan pihak pengadilan. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Suripto, mengatakan jika pihaknya tidak termasuk sebagai pihak termohon dalam putusan Prapid itu," kata Suripto.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korban Teman Facebook, Gadis di Pelalawan Diperkosa di Kebun Sawit
- Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar
- Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai
- Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun
- Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis

- Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak
- Pengembangan Kasus PTT Diskes, Kajari Akui Kantongi Calon Tersangka
- Jaksa 'Closing' Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan
- Satpol PP Mengendur, Lapak PKL Pasar Arengka Kembali Marak
- Teken Kebocoran PAD, Bapenda Pekanbaru Tertibkan Ratusan Reklame Bodong
- Cabuli Balita, Mbah Jinggok Ditangkap Polres Rohul
- Polres Kuansing Amankan Pelaku dan Mesin PETI
- Membantu Istri Mencuci Pakaian, Karyawan PT STI di Inhil Tewas Tersengat Listrik
- Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun
- Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo
- Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis

- BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo
- Polda Riau Musnahkan 49,28 Gram Sabu
- Miliki Ganja, Dedi Dores dan 2 Rekannya Terciduk Saat Razia Cipkon Polres Bengkalis
- Kasatpol PP Pekanbaru Janji Akan Tertibkan Perda Setiap Hari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.91.16.95
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com