Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 18 Desember 2018 17:50
Tahun Ini, DPRD Kuansing Sahkan Dua Perda

Selasa, 18 Desember 2018 17:45
Sidak, Komisi V DPRD Riau Temukan Banyak TKA di PT Indah Kiat Dapat Fasilitas Mewah

Selasa, 18 Desember 2018 17:40
Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing


Selasa, 18 Desember 2018 17:31
Belasan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Pelalawan

Selasa, 18 Desember 2018 17:03
Bawa 2 Kilogram Shabu, WN Malaysia Diringkus Polres Rohul

Selasa, 18 Desember 2018 16:59
‎Kanwil Kemenkumham Riau Belum Ada Rencana Tambah Kamar dan Blok di Lapas Pasirpangaraian

Selasa, 18 Desember 2018 16:56
10 Hari Kebanjiran,
Masyarakat Buluh Cina Kecewa dengan Wakilnya di DPRD Riau


Selasa, 18 Desember 2018 16:53
IECTA dan STAI Le Taja Seminar Sosialisasi dan Simulasi Uji Kompetensi Bahasa Inggris

Selasa, 18 Desember 2018 16:48
Dikunjungi Tim KARS, Sekda Yakin RSUD Rohul Bisa Terakreditasi Paripurna

Selasa, 18 Desember 2018 16:42
Kuansing Peroleh DIPA 2019 Rp1,43 Triliun

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 Januari 2018 18:09
Kepergok Berzina, Pria Berusia 62 Tahun Tewas Dikeroyok Istri dan 5 Anaknya

Akhir hidup teramat tragis dialami seorang pria berusia 62 tahun. Ia tewas dikeroyok istri dan 6 anaknya setelah tertangkap basah berzina.

Riauterkini-PEKANBARU-Gara-gara tertangkap basah bermesraan tanpa busana dengan selingkuhannya di Jalan Kubang Raya, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan, Amrin (62) harus menghadap yang Maha Maha Kuasa karena dianiaya serta diikat dan disekap oleh istri dan anak-anaknya sendiri, Sabtu (13/01/18) pukul 00.30 WIB dinihari.

Ironisnya, sebelum menemui ajalnya, penganiayaan terhadap korban juga direkam. Begitu kaki dan tangannya diikat, korban pun kemudian dipukuli sampai akhirnya meninggal dunia.

"Korban tewas setelah mengalami penganiayaan, diikat, disekap dan dipukuli. Pelakunya ada 6 orang dan mereka berenam ini sudah kita amankan. (pelaku) ini istri dan anaknya sendiri, ada anak kandung dan ada juga anak tiri korban," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto saat mendatangi RS Bhayangkara Polda Riau untuk melihat jasad korban, Sabtu (13/01/18) siang.

Santo menuturkan, peristiwa itu sendiri terungkap oleh pihaknya setelah menerima pengaduan dari masyarakat mengenai temuan mayat korban di TKP.

Setelah diselidiki dan ditelusuri, terbongkarlah bahwa korban tewas karena dianiaya oleh ke enam orang tersebut secara bersama-sama. Ke enam orang itu yakni SP (44), YD (19), ES (17), Al (20), AD (23) dan We (19).

"Saat kejadian, selingkuhan korban berinisial E juga ada di TKP melihat langsung korban dianiaya oleh mereka berenam. Korban dan selingkuhannya sama-sama tidak berbusana.

Dari enam orang yang diamankan, masing-masingnya punya peran tersendiri. Ada yang menahan dan memegangi tangan korban, mencekik dan mengikat, memvideokan serta memukul korban," paparnya.

Untuk proses hukum lebih lanjut, sambungnya, perkara penganiayaan yang menyebabkan tewasnya korban dan sempat ditangani oleh Polsek Tampan tersebut akan sepenuhnya diambil alih oleh Polresta Pekanbaru.

"Sekarang kita ambil alih proses hukumnya. Keenam orang ini akan kita periksa lebih intensif lagi," singkatnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing

- Bawa 2 Kilogram Shabu, WN Malaysia Diringkus Polres Rohul
- ‎Kanwil Kemenkumham Riau Belum Ada Rencana Tambah Kamar dan Blok di Lapas Pasirpangaraian
- Polda Riau, Ungkap Sindikat Narkoba di Lapas Klas II Bengkalis
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA,
Puluhan Dokter Hadiri Sidang Tiga Rekannya di Pengadilan Tipikor

- Terjerat Perkara Korupsi Pungli Prona,
Kamis Lusa, Hakim Tipikor Adili Mantan Pejabat BPN Inhu

- Tiga Terduga Pencuri Onderdil Alat‎ Berat di Kuari Imau Domom Diserahkan ke Polisi Rohul
- Mobil Dijual Pelaku di Rantau Prapat,
Pencuri Mobil Kijang Warga Rokan Timur Ditangkap Polisi Rohul

- Namanya Disebut Andi Arief dalam Kasus Perusakan Atribut PD, Robin Enggan Menanggapi
- Oknum PPTK Minta Uang Preman,
Mafia Proyek di RSUD Selasih Ungkap Fakta Mengejutkan

- 14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditemukan di Kuari
- Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan
- Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah
- Investigasi PD, Perusak Baleho dan Bendera Pengurus Partai
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau

- Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
- Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com