Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 22:27
SKK Migas Paparkan Proyek EMP Bentu Dihadapan Komisi 1 DPRD Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 22:23
Bawaslu Bengkalis Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu

Senin, 10 Desember 2018 22:09
PD Tuah Sekata Pelalawan Kantongi Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik

Senin, 10 Desember 2018 21:05
Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 20:58
Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau

Senin, 10 Desember 2018 20:38
Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian

Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 Januari 2018 18:09
Kepergok Berzina, Pria Berusia 62 Tahun Tewas Dikeroyok Istri dan 5 Anaknya

Akhir hidup teramat tragis dialami seorang pria berusia 62 tahun. Ia tewas dikeroyok istri dan 6 anaknya setelah tertangkap basah berzina.

Riauterkini-PEKANBARU-Gara-gara tertangkap basah bermesraan tanpa busana dengan selingkuhannya di Jalan Kubang Raya, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan, Amrin (62) harus menghadap yang Maha Maha Kuasa karena dianiaya serta diikat dan disekap oleh istri dan anak-anaknya sendiri, Sabtu (13/01/18) pukul 00.30 WIB dinihari.

Ironisnya, sebelum menemui ajalnya, penganiayaan terhadap korban juga direkam. Begitu kaki dan tangannya diikat, korban pun kemudian dipukuli sampai akhirnya meninggal dunia.

"Korban tewas setelah mengalami penganiayaan, diikat, disekap dan dipukuli. Pelakunya ada 6 orang dan mereka berenam ini sudah kita amankan. (pelaku) ini istri dan anaknya sendiri, ada anak kandung dan ada juga anak tiri korban," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto saat mendatangi RS Bhayangkara Polda Riau untuk melihat jasad korban, Sabtu (13/01/18) siang.

Santo menuturkan, peristiwa itu sendiri terungkap oleh pihaknya setelah menerima pengaduan dari masyarakat mengenai temuan mayat korban di TKP.

Setelah diselidiki dan ditelusuri, terbongkarlah bahwa korban tewas karena dianiaya oleh ke enam orang tersebut secara bersama-sama. Ke enam orang itu yakni SP (44), YD (19), ES (17), Al (20), AD (23) dan We (19).

"Saat kejadian, selingkuhan korban berinisial E juga ada di TKP melihat langsung korban dianiaya oleh mereka berenam. Korban dan selingkuhannya sama-sama tidak berbusana.

Dari enam orang yang diamankan, masing-masingnya punya peran tersendiri. Ada yang menahan dan memegangi tangan korban, mencekik dan mengikat, memvideokan serta memukul korban," paparnya.

Untuk proses hukum lebih lanjut, sambungnya, perkara penganiayaan yang menyebabkan tewasnya korban dan sempat ditangani oleh Polsek Tampan tersebut akan sepenuhnya diambil alih oleh Polresta Pekanbaru.

"Sekarang kita ambil alih proses hukumnya. Keenam orang ini akan kita periksa lebih intensif lagi," singkatnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com