Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar

Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang

Ahad, 17 Pebruari 2019 17:13
Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan


Ahad, 17 Pebruari 2019 17:00
Tunjukkan Kepedulian, Golkar Riau Gelar Pasar Murah

Ahad, 17 Pebruari 2019 16:57
Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang


Ahad, 17 Pebruari 2019 16:36
Pelepasan Jenazah Ajudan Istri Bupati Kuansing Berlangsung Penuh Haru

Ahad, 17 Pebruari 2019 15:54
Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:41
Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:39
Tanggapi Pengaduan,
Kepala UPT Parkir Mandau Datangi Sejumlah Jukir di Duri


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Januari 2018 15:44
Pembunuhan Disertai Mutilasi di Rupat,
PT Pekanbaru Batalkan Pidana Mati Heriyanto


Melalui upaya banding, Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru batalkan vonis pidana mati terdakwa Heriyanto (28) pembunuh berencana disertai mutilasi Bayu Santoso, warga Rupat Utara. Hukumannya diganti menjadi penjara seumur hidup.

Riauterkini-BENGKALIS- Setelah melalui upaya banding, Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru batalkan vonis Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dari vonis pidana mati terdakwa Heriyanto (28) alias Heri, kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap korban Bayu Santoso, warga Rupat Utara, Jumat (25/3/17) lalu. Heriyanto dijatuhi hukuman oleh PT Pekanbaru penjara seumur hidup.

Selain dari Heriyanto, PT Pekanbaru juga membatalkan vonis Andrian alias Gondrong (29) sebelumnya pidana penjara seumur hidup, menjadi kurungan selama 20 tahun penjara.

Putusan PT tersebut seperti disampaikan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis Robi Harianto, SH, MH kepada sejumlah wartawan, Selasa (16/1/18).

Putusan PT sudah disampaikan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) tertanggal 15 Januari 2018 kemarin. "Untuk Heiyanto dari pidana mati menjadi penjara seumur hidup sedangkan banding Gondrong, menjadi 20 tahun penjara. Sedangkan Ali Akbar tidak mengajukan banding. Sikap kita 14 hari pikir-pikir," ungkap Robi.

Sebelumnya tiga terdakwa divonis berbeda oleh Rabu (22/11/17) lalu.

Terdakwa Andrian alias Gondrong secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal Pasal 340 Jo 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana divonis majelis hakim PN Bengkalis dengan hukuman pidana penjara selama seumur hidup dan atas putusan ini Gondrong menyatakan banding.

Sidang putusan majelis hakim kedua terhadap Ali Akbar alias Barok terbukti secara sah dan meyakinkan turut serta melakukan pembunuhan berencana sesuai Pasal 340 Jo 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana dakwaan pertama terhadap korban Bayu Santoso. Ali Akbar dijatuhi dengan hukuman penjara selama 20 tahun. Ali Akbar berperan memegang korban Bayu Santoso dan atas putusan ini, Ali Akbar alias Barok nyatakan terima.

Sidang putusan atau vonis majelis hakim terakhir adalah Hariyanto, terdakwa diyakini paling berperan dalam pembunuhan berencana dan melakukan mutilasi terhadap korban Bayu Santoso di rumah toko (Ruko)-nya sendiri.

Majelis hakim memutuskan, terdakwa Heriyanto terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana kemudian melakukan mutilasi terhadap korban sebagaimana dakwaan pertama, Pasal 340 Jo 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Majelis hakim menjatuhi hukuman terhadap Heriyanto dengan hukuman pidana mati.

Karena dalam fakta persidangan masih ada waktu untuk terdakwa memikirkan kembali rencana melakukan pembunuhan itu.

Terdakwa menusuk korban dan kemudian panik lalu memotong-motong tubuh korban menjadi beberapa bagian untuk menghilangkan jejak.

Putusan majelis hakim ketiga terdakwa ini, lebih tinggi dari tuntutan JPU dibacakan sebelumnya, ketiganya hanya hukuman sama selama 18 tahun penjara.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi
- Korban Luka tak Tertolong, Korban Meninggal Laka Maut di Rimbo Panjang Tiga Jiwa
- Miliki Sabu dan Pil Ekstasi, 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Innova Tabrak Scoopy di Rimbau Panjang, Dua Tewas dan Seorang Kritis
- Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tapung Aniaya Ibunya
- Aniaya Pacar, Oknum Polda Riau Divonis 14 Bulan Penjara
- Berjudi, Seorang Celeg di Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Seorang Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Tewas Tertimpa Pintu Pagar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com