Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 13:59
Rangkaian Peringatan HUT ke-73 RI Pemkab Pelalawan

Ahad, 19 Agustus 2018 12:58
Kembali Membara, BPBD Curiga Kebakaran Lahan di Lubuk Gaung Disengaja

Ahad, 19 Agustus 2018 11:07
Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama

Ahad, 19 Agustus 2018 11:02
Tanding Persahabatan, Gapul FC Pelalawan Atasi Tuan Rumah Bengkalis 'Old Star' 

Ahad, 19 Agustus 2018 10:32
Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau

Ahad, 19 Agustus 2018 10:21
Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok

Senin, 11 Juni 2018 10:14
Bupati Sukiman Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat Rohul di Pekanbaru

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:29
Tampil Lebih Macho, Capella Honda Luncurkan New Honda CB150R Streetfire di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 18:54
70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:48
KPU Riau Tetapkan 28 Bakal Calon Anggota DPD

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Januari 2018 16:44
Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis


Polres Dumai berhasil menangkap terduga empat anggota jaringan narkoba asal Bengkalis. Seorang di antaranya disebut sebagai PNS di Mandau.

Riauterkini-DUMAI - Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan mengatakan, tersangka DF bersama barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 835 gram dan 36 butir pil ekstasi sudah diamankan di Mapolres Dumai, gunas pengusutan lebih lanjut.

Dari pendalaman petugas terhadap tersangka DF, berhasil mengantongi empat nama. Diantaranya IT (39) ,F (31) , FW (29) serta DS (41) yang merupakan PNS Kesehatan di Mandau. Penangkapan pertama, tersangka IT di Hotel City Dumai.

Diceritakannya, penangkapan pertama terhadap tersangka IT yang saat itu sedang berada di Hotel City Dumai. Dari tangan IT ditemukan barang bukti 2 paket kecil diduga narkotika jenis sabu dan 6 butir pil ekstasi.

Tidak sampai disitu, kata dia, dari keterangan pelaku bahwa barang tersebut akan dikirim ke Kota Pekanbaru melalui pelaku lainnya di Mandau, Kabupaten Bengkalis.

"Dari informasi itu kita kembali melakukan pengembangan, dan berhasil mengamankan 3 orang pelaku berinisial F, FW dan DS salah seorang wanita yang berstatus Pegawai Negeri Sipil di Mandau," tuturnya, Rabu (17/1/18).

Terakhir disampaikan Kapolres, dari ketiga pelaku diamankan 95 gram dan 30 butir pil ektasi. "Saat ini kita sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial I yang juga terlibat dalam penyeludupan barang haram tersebut," pungkasnya.

Pengungkapan narkotika jenis sabu-sabu di pintu masuk pelabuhan penumpang milik Pelindo Dumai, kembali terjadi. Aparat berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 835 gram dan 36 butir pil ekstasi.

Kepala KPPBC Dumai Andhang Nugroho didampingi Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, mengatakan penggagalan itu berkat kerja keras petugas yang berada di pintu masuk para penumpang kapal di Pelabuhan Penumpang Pelindo Dumai.

"Kita mengamankan seorang tersangka DF (30) warga Bengkalis. Dari tangan tersangka petugas mengamankan 835 gram sabu-sabu dan 36 butir pil ekstasi," katanya dalam memberikan keterangan resmi kepada awak media di Dumai.

Kronologi pengungkapannya sendiri, kata dia, petugas yang sedang jaga meminta kepada tersangka DF agar memasukkan tas bawaannya ke dalam mesin X-Ray guna pemeriksaan. Hasilnya, menemukan barang mencurigakan di dalam tas pelaku.

"Begitu tas milik tersangka masuk mesin x-ray terdapat benda mencurigakan. Setelah itu petugas kita memeriksa secara mendalam dan benar ditemukan diduga serbuk kristal dan butiran pil ekstasi dari dalam tas milik tersangka," jelasnya.

Setelah menemukan barang bukti berupa narkotika, kata Andhang, petugasnya yang berada di pintu masuk pelabuhan penumpang Pelindo Dumai langsung menghubungi Polres Dumai, guna proses pengembangan lebih lanjut.

"Tersangka kita amankan dan langsung kita serahkan ke Polres Dumai. Kami berharap dari hasil pengembangan bisa berhasil menemukan tersangka lainnya dalam kasus ini," ungkap Andhang dihadapan awak media.***(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi
- Moment HUT ke-73 RI, 3.834 Narapidana Riau Dapatkan Remisi
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung dalam Kolam di Lubuk Ogong Pelalawan
- Dituding Makar, Neno Warisman Dilaporkan ke Polda Riau
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis
- Dansatgas Karhutla Perintahkan Tembak di Tempat Pembakar Lahan
- Razia Kamar Napi,
Petugas Lapas Pekanbaru Temukan Puluhan Paket Ganja Kering

- Dugaan Pembobolan Dana Nasabah BDA,
Reskrim Polres Pelalawan Bidik Tersangka Baru

- ‎Pasca Bentrok Batas Riau-Sumut,
4 Terduga Pelaku Ditahan di Polres Tapsel, Ratusan Polisi Siaga di Perbatasan

- Kejari Rohul Terima Penghargaan Terbaik III Penanganan Perkara Pidum Tingkat Riau
- Pelarian Lapas Sialang Bungkuk Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Narkoba
- Polres Pelalawan Bidik Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi
- Miliki Shabu, 3 Petani di Bathin Solapan, Bengkalis Diamankan Polisi
- Polisi Amankan Empat Orang Penjudi Dadu di Arena Pacu Jalur
- Polda Riau Musnahkan 32,51 Kilogram Sabu senilai Rp32,5 Miliar
- Dua Warga Langgam, Pelalawan Tersandung Kasus Narkoba
- SPPD Fiktif, Mantan Kadishut Kampar dan Bendahara Divonis 5 dan 4 Tahun Penjara
- Dijebak Transaksi Motor Curian, Dua Maling Motor di Pekanbaru ini Terciduk
- ‎ 2 Laki-laki Ditangkap,
Kronologi Bentrok Berdarah di Perbatasan Riau-Sumut Versi Polres Rohul



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com