Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Pebruari 2018 20:45
Cabuli Balita,
Seorang Pria di Duri, Bengkalis Diamankan Polisi


Selasa, 20 Pebruari 2018 20:29
Pilkda Inhil, Tokoh Masyarakat Kemuning Siap Menangkan Wardan-SU

Selasa, 20 Pebruari 2018 20:27
Polantas Pekanbaru Larang Siswa Bawa Kendaraan Pribadi ke Sekolah

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:26
Dituding 'bermain' di Proyek RTH,
Ketua Kadin Riau Laporkan Korlap FMPAK ke Polda Riau


Selasa, 20 Pebruari 2018 19:19
Tanpa Dihadiri Harris, Arsyadjuliandi Rachman Kampanye Dialogis di Pelalawan

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:09
Cawagubri Hardianto Prihatin, Pinggiran Pekanbaru Masih Tertinggal

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:05
Cagub Arsyadjuliandi Rachman Ngopi Bareng Tokoh Masyarakat Pelalawan

Selasa, 20 Pebruari 2018 19:01
LAM Tabalkan Gelar Adat untuk UAS,
Syamsuar-Edy: Beliau Layak Mendapatkan


Selasa, 20 Pebruari 2018 18:36
Hasil Koordinasi Dengan Provinsi,
PUPR Inhil Segera Perkuatan Konstruksi Jembatan Desa Teluk Kiambang


Selasa, 20 Pebruari 2018 18:30
Bupati Kampar Ingatkan Semua Desa Harus Dapat Jatah Pembangunan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Pebruari 2018 14:37
Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Supir Gocar,
Orang Tua Almarhum Ardhie Nur Aswan Histeris


Ayah kandung Ardhy Nur Aswan, supir Gocar yang tewas dibunuh oleh enam penumpangnya, histeris saat menyaksikan rekonstruksi pembunuhan sang putra.

Riauterkini-PEKANBARU-Asyari, ayah kandung almarhum Ardhie Nur Aswan (23), supir Gocar Pekanbaru yang tewas dibunuh oleh 6 penumpangnya pada Oktober 2017 silam tak kuasa membendung air matanya saat menyaksikan jalannya reka ulang perbuatan sadis yang dialami anaknya tersebut. Empat tersangka yang telah tertangkap pun dihadirkan oleh polisi untuk mengikuti proses reka ulang, Senin (12/02/18) siang.

Keempat tersangka adalah Viktorianus Hendrik Siburian (20), Maringan Tua Gultom (20), Lian Pranata Sipayung (20) dan Fije Sanje Tarihoran (20). Tak hanya pihak keluarga, masyarakat pun bahkan sangat antusias dan penasaran ingin menyaksikan adegan demi adegan pembunuhan yang tahun lalu menghebohkan Kota Bertuah tersebut.

"Mereka (4 tersangka) itu pembunuh, sudah membunuh anak saya. Saya cuma ingin mereka dihukum mati sesuai perbuatannya," ucap Asyari sambil menitikan air mata usai melihat cara para tersangka menghabisi nyawa sang anak, almarhum Ardhie.

Tak hanya Asyari, dua saudara kandung Ardhie juga terlihat datang melihat rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan abang kandung mereka. Meski tetap merasa sedih, namun keduanya sedikit lebih tegar saat menyaksikan setiap adegan reka ulang.

Pantauan riauterkini.com, adegan reka ulang itu sendiri berjumlah kurang lebih 29 adegan yang digelar di 5 lokasi berbeda. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, reka ulang tersebut dilakukan pihaknya untuk melengkapi berkas perkara para tersangka.

Selain itu, rekonstruksi yang dilakukan juga bertujuan untuk menggambarkan saat-saat peristiwa itu terjadi, mulai dari perencanaan hingga eksekusi yang diperankan oleh masing-masing tersangka.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polantas Pekanbaru Larang Siswa Bawa Kendaraan Pribadi ke Sekolah
- Dituding 'bermain' di Proyek RTH,
Ketua Kadin Riau Laporkan Korlap FMPAK ke Polda Riau

- Restribusi Terminal Barang Dishub Dumai,
Tiga Terdakwa Korupsi Ini Divonis 3 hingga 6 Tahun Penjara

- Ekspos Penangkapan Sabu 1/2 Kg,
Polres Inhil Dalami Keterlibatan Napi Lain di Lapas Tembilahan

- Satu Lagi Terdakwa Korupsi Anggaran Bappeda Rohil Diadili
- Seorang Masih Buron, Tiga Maling di Rohul Cabuli Putri Pemilik Rumah
- Polda Riau Akan Minta Keterangan Inspektorat Kampar Terkait Pungli Satpol PP
- Maling Pengincar Rumah Kosong Ditangkap Polsek Mandau, Bengkalis
- Diduga Aniaya Anak Kandung, Pasutri di Bhatin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Galapkan Motor, Pria Pengangguran di Duri, Bengkalis "Dikerangkeng" Polisi
- Menang Praprid, Pengadilan Batalkan Status Tersangka PT Hutahaean
- Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Pengedar Sabu dari Kontrakan di Kota Lama
- Dua Maling Motor di Pekanbaru Diciduk Polisi
- Tim Opsnal Polres Rohul Tangkap 2 Penjudi di Desa Mahato Sakti
- Sidang Pemalsuan Surat Tanah,
Saksi Pernah Dilaporkan Atas Kasus Penyerobotan Lahan

- Polda Riau Dalami Penyebab Kebakaran di Meranti
- Ungkap 26 Kasus Selama Januari,
Kapolres Kampar Berikan Penghargaan Kepada 7 Personel Satresnarkoba

- Demo di Bundaran Tugu Zapin,
Dua Aliansi Mahasiswa Minta Usut Dugaan Mark Up Anggaran di Rohul

- Diduga Lakukan 6 Pelanggaran, Pendemo Desak Polda Riau Periksa Pimpinan PT Ivo Mas
- Demi HP China, Remaja di Inhil Bunuh Temannya dan Membuang Mayatnya ke Parit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.119.59
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com