Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Nopember 2018 17:25
Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan

Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:12
Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Sabtu, 17 Nopember 2018 13:24
Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:35
Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:18
Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan

Sabtu, 17 Nopember 2018 10:58
Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau

Sabtu, 17 Nopember 2018 10:30
Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova

Sabtu, 17 Nopember 2018 09:58
Baznas Bengkalis Bantah Minta KTP untuk Bagikan Zakat

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Pebruari 2018 14:37
Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Supir Gocar,
Orang Tua Almarhum Ardhie Nur Aswan Histeris


Ayah kandung Ardhy Nur Aswan, supir Gocar yang tewas dibunuh oleh enam penumpangnya, histeris saat menyaksikan rekonstruksi pembunuhan sang putra.

Riauterkini-PEKANBARU-Asyari, ayah kandung almarhum Ardhie Nur Aswan (23), supir Gocar Pekanbaru yang tewas dibunuh oleh 6 penumpangnya pada Oktober 2017 silam tak kuasa membendung air matanya saat menyaksikan jalannya reka ulang perbuatan sadis yang dialami anaknya tersebut. Empat tersangka yang telah tertangkap pun dihadirkan oleh polisi untuk mengikuti proses reka ulang, Senin (12/02/18) siang.

Keempat tersangka adalah Viktorianus Hendrik Siburian (20), Maringan Tua Gultom (20), Lian Pranata Sipayung (20) dan Fije Sanje Tarihoran (20). Tak hanya pihak keluarga, masyarakat pun bahkan sangat antusias dan penasaran ingin menyaksikan adegan demi adegan pembunuhan yang tahun lalu menghebohkan Kota Bertuah tersebut.

"Mereka (4 tersangka) itu pembunuh, sudah membunuh anak saya. Saya cuma ingin mereka dihukum mati sesuai perbuatannya," ucap Asyari sambil menitikan air mata usai melihat cara para tersangka menghabisi nyawa sang anak, almarhum Ardhie.

Tak hanya Asyari, dua saudara kandung Ardhie juga terlihat datang melihat rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan abang kandung mereka. Meski tetap merasa sedih, namun keduanya sedikit lebih tegar saat menyaksikan setiap adegan reka ulang.

Pantauan riauterkini.com, adegan reka ulang itu sendiri berjumlah kurang lebih 29 adegan yang digelar di 5 lokasi berbeda. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, reka ulang tersebut dilakukan pihaknya untuk melengkapi berkas perkara para tersangka.

Selain itu, rekonstruksi yang dilakukan juga bertujuan untuk menggambarkan saat-saat peristiwa itu terjadi, mulai dari perencanaan hingga eksekusi yang diperankan oleh masing-masing tersangka.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid
- ‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul
- Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova
- Satpolair Bengkalis Sosialisasi Kambtibmas Perairan
- Polsek Minas Terus Dalami Temuan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Mobil Innova
- Termasuk Seorang Caleg dan Seorang PPK,
Penangguhan Penahanan Tersangka Judi di Pangkalan Lesung Ditolak

- Ditinggal Mandi di SPBU, Mobil Innova Ini Dititipi Mayat Bayi Laki-laki
- Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga

- Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan

- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah
- 3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian

- Terjerat Korupsi Penanggulangan Karlahut,
Jaksa Batal Tuntut Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya

- Hina Bupati Kuansing, Pemilik Akun Wandi Ajo Nye Dilaporkan ke Polisi
- Tiga Pelaku Diringkus dalam Penggrebekan Narkoba di Pelalawan
- Seorang lagi Meninggal, Korban Jiwa Tembok SDN 141 Bukitraya Roboh Dua Jiwa
- Disaksikan Puluhan Warga, BNNP Riau Tangkap Bandar Ribuan Butir Ekstasi di Pelalawan
- Sudah Dipasang Peringatan, Tembok SDN 141 Pekanbaru Miring Sebelum Roboh
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com