Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 09:19
Ketika Legislator Bagus Santoso Takjub Sekaligus Prihatin Melihat Obyek Wisata Air Sikabau Jaya

Kamis, 21 Pebruari 2019 08:17
237 Honorer Lulus Administrasi P3K  Pemkab Bengkalis

Rabu, 20 Pebruari 2019 23:00
Edarkan Shabu, Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah ini diciduk Polsek Tapung

Rabu, 20 Pebruari 2019 20:51
Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Kredit Kelompok Tani Dengan BNI

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Pebruari 2018 14:55
Korupsi Dana Pendidikan,
Status Tahanan Kota untuk Sekdakab Kuansing dan Bendahara Diterima Hakim


Pengadilan Tipikor Pekanbaru meneruskan status tahanan kota bagi dua terdakwa perkara dugaan korupsi dana pendidikan Kuansing, yaitu Muharman dan Doni Irawan.

Riauterkini-PEKANBARU-Drs Muharman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Doni Irawan, Bendahara Setda Kuansing, makin senang mengetahui status tahanan kota yang diberikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing), tetap diteruska pihak pengadilan tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Bahkan status tahanan kotanya pun berubah menjadi tahanan rumah.

Hal itu diungkapkan Toni Irfan SH, selaku ketua majelis hakim yang menyidangkan perkara korupsi pemberian bantuan pendidikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kuansing, usai sidang lanjutan pada Senin (12/2/18) siang di PN Pekanbaru.

"Memang status tahanan kota terdakwa Muharman dan Doni Irwan yang diberikan pihak kejaksaan kita teruskan. Karena, alasan pemberian status tahanan kota dan sekarang telah beralih ke tahanan rumah itu, kita melihat pada permohonan saat pelimpahan dari jaksa, terdakwa Muharman sedang sakit," ucap Toni.

Sementara itu, Eva Nora, selaku kuasa hukum Drs Muharman, juga mengatakan jika status tahanan rumah kliennya telah diterima majelis hakim.

" Status tahanan rumah kliennya diterima majelis hakim, " kata Eva.

Senin pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Drs Muharman dan Doni Irwan, kembali menjalani sidang perkara korupsi pemberian bantuan dana pendidikan yang menjeranya.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi tersebut. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jhon L Hutagalung SH, menghadirkan 5 orang saksi yang merupakan PNS di Pemkab Kuansing yang menerima dana bantuan dari Tim Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD).

Kelima saksi yang dihadirkan itu, Fedrik. Asisten Administrasi dan Umum dan juga sebagai Wakil Ketua tim anggaran yang bertugas menghitung penerimaan daerah Anggaran 2014-2015. Dan sebagai ketua anggaran, Drs Muharman (Sekdakab)

Kemudian saksi Rozi, anggota TAPD dan juga penerima bantuan belajar (kuliah) mengambil pasca sarjana S2 di Universitas Islam Riau (UIR). Saksi Musliadi, Sekretaris TAPD, saksi Martono dan Irwan.

Saksi Martono mengakui dapat dana bantuan dari Pemkab Kuansing. Namun dana yang didapat Rp 45 juta dipotong Rp 5 juta.

" Dana bantuan yang saya dapat dipotong Rp 5 juta oleh terdakwa Doni Irawan, dengan alasan dana pemotongan ini untuk atasan," kata Martono.

Usai mendengarkan keterangan saksi, sidang dilanjutkan pekan depan.

Seperti diketahui, Perbuatan kedua terdakwa yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,5 miliar. Dijerat jaksa dengan Pasal 2 Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Dimana perbuatan kedua terdakwa itu terjadi tahun 2015 lalu. Saat Pemkab Kuansing memberikan dana anggaran pendidikan sebesar Rp 1.520.000.000 kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan formal.

Bantuan pendidikan kepada PNS tersebut untuk peningkatan kapasitas sumber daya PNS tenaga pendidik di Kuansing. Namun, penyaluran atau pemberian dana bantuan pendidikan tersebut tidak sesuai ketentuan atau tidak sesuai peruntukannya. Sehingga perbuatan kedua terdakwa telah menimbulkan kerugian negara.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tukang Kredit Keliling di Pelalawan Jadi Korban Perampokan Disertai Pembunuhan
- Tim Opsnal Polres Rohul Tangkap 3 Pemain Dadu Adroid di Desa Kepenuhan Jaya
- Terkait Pencemaran Nama Baik,
Wartawan Novrizon Burman Layangkan Somasi ke Kepala SKK Migas Sumbagut

- Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara
- Juru Tulis dan Bandar Togel di Sorek Pelalawan Diciduk
- Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan,
Pengusaha Sawit Ini Dituntut 3 Tahun Penjara

- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com