Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 16 Agustus 2018 23:33
‎343 Narapidana Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Bebas

Kamis, 16 Agustus 2018 22:08
Dansatgas Geram, Bentangan Karhutla di Rohil Capai 17 KM

Kamis, 16 Agustus 2018 21:18
Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah,
Siposan Rimbo Berhak Bawa Pulang Hadia Utama 20 Juta Rupiah


Kamis, 16 Agustus 2018 19:33
Danstagas Karhutla: Perintah Tembak Pembakar Lahan Sudah Disepakati Bersama Kapolda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:17
Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:13
Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:10
Advokasi Harga TBS Petani Sawit, APKASINDO Riau serahkan Rekomendasi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:08
Bawa Airsoftgun dan Resahkan Warga, Pria Gangguan Jiwa di Tenayan Raya Diamankan Polisi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:00
273 ASN Pemkab Bengkalis Berqurban

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57
Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Pebruari 2018 15:31
Dilakukan 5 Lokasi Berbeda,
29 Adegan Warnai Rekonstruksi Pembunuhan Supir Gocar


Sebanyak 29 adegan mewarnai jalannya reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan terhadap Ardhie Nur Aswan (23), supir gocar yang tewas dihabisi oleh 6 penumpangnya .

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 29 adegan mewarnai jalannya reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan terhadap Ardhie Nur Aswan (23), supir gocar yang tewas dihabisi oleh 6 penumpangnya pada Oktober 2017 silam. Proses jalannya reka ulang juga cukup panjang, apalagi tim Sat Reskrim Polresta Pekanbaru menggelar reka ulang tersebut di 5 lokasi berbeda, Senin (12/02/18) siang.

Pantauan riauterkini.com, reka ulang pertama dilaksanakan petugas di kos-kosan para tersangka, di Jalan Tri Tunggal, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan. Empat tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi itu, mereka berempat yakni Viktorianus Hendrik Siburian (20), Maringan Tua Gultom (20), Lian Pranata Sipayung (20) dan Fije Sanje Tarihoran (20). Di kos-kosan inilah, keempat tersangka pun merencanakan dan mempersiapkan semuanya. Ada 10 adegan yang diperagakan para tersangka, termasuk membawa tali untuk menjerat leher Ardhie.

Setelah dari kos-kosan, reka ulang kemudian dilanjutkan polisi menuju Karaoke Koro-koro di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan. Di tempat karaoke itu, tersangka pun mulai memesan gocar yang dibawa oleh korban (Ardhie) lalu mengajaknya pergi menuju loket bus PO Medan Jaya di Jalan Air Hitam Ujung/Riau Ujung.

Bertolak dari Koro-koro, perjalanan reka ulang kemudian berlanjut ke loket bus PO Medan Jaya. Di lokasi ketiga tersebut, salah satu tersangka lalu menanyakan ada tidaknya bus yang masih datang kepada pihak PO Medan Jaya. Namun karena tak ada lagi bus yang datang karena kala itu hari sudah larut malam, para tersangka mengajak korban singgah ke sebuah warung di bundaran masuk PO Medan Jaya tersebut untuk sekedar membeli rokok. Warung itupun jadi lokasi keempat proses rekonstruksi.

Selesai di lokasi keempat, tersangka kembali memerintahkan korban untuk mengantarkan kembali ke Karaoke Koro-koro. Di Koro-koro, tersangka juga menjanjikan akan membayar dua kali lipat ongkos gocar yang sudah mereka tumpangi. Karena tak merasa curiga, korban pun menuruti kemauan para tersangka untuk menuju Koro-koro.

Nahas bagi korban, ketika masih ditengah perjalanan, tersangka tiba-tiba mengajak korban berhenti. Tanpa basa-basi lagi, disaat berhenti itulah, tersangka Viktorianus Hendrik langsung menjerat leher korban menggunakan tali yang sudah dipersiapkan. Korban sempat melawan sehingga tali juga terputus. Namun perlawanan korban sia-sia, tersangka tak memberi kesempatan sedikitpun dan kembali mencekik leher korban menggunakan tangan sampai tak bisa bernafas.

Eksekusi terhadap korban itu, tergambar jelas di lokasi ke 5, yakni di depan Sekolah Dharma Yudha, Jalan Soekarno Hatta. Viktor memperagakan adegan ke 23 ketika menghabisi nyawa Ardhie tersebut. Begitu korban lemas, tersangka yang lain kemudian memindahkan tubuhnya ke bangku belakang dengan posisi tubuh korban ditelungkupkan di kursi belakang dan diduduki.

Rangkaian reka ulang itu baru terhenti di adegan ke 28-29. Dimana tersangka Viktor sudah memeriksa denyut nadi korban dan memastikan bahwa korban sudah tewas. Di adegan terakhir itu pula, para tersangka sepakat untuk membuang jasad korban ke Kandis, Kabupaten Siak.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto menjelaskan, reka ulang tersebut dilakukan pihaknya untuk melengkapi berkas perkara para tersangka. Selain itu, rekonstruksi yang dilakukan juga bertujuan untuk menggambarkan saat-saat peristiwa itu terjadi, mulai dari perencanaan hingga eksekusi yang diperankan oleh masing-masing tersangka.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis
- Dansatgas Karhutla Perintahkan Tembak di Tempat Pembakar Lahan
- Razia Kamar Napi,
Petugas Lapas Pekanbaru Temukan Puluhan Paket Ganja Kering

- Dugaan Pembobolan Dana Nasabah BDA,
Reskrim Polres Pelalawan Bidik Tersangka Baru

- ‎Pasca Bentrok Batas Riau-Sumut,
4 Terduga Pelaku Ditahan di Polres Tapsel, Ratusan Polisi Siaga di Perbatasan

- Kejari Rohul Terima Penghargaan Terbaik III Penanganan Perkara Pidum Tingkat Riau
- Pelarian Lapas Sialang Bungkuk Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Narkoba
- Polres Pelalawan Bidik Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi
- Miliki Shabu, 3 Petani di Bathin Solapan, Bengkalis Diamankan Polisi
- Polisi Amankan Empat Orang Penjudi Dadu di Arena Pacu Jalur
- Polda Riau Musnahkan 32,51 Kilogram Sabu senilai Rp32,5 Miliar
- Dua Warga Langgam, Pelalawan Tersandung Kasus Narkoba
- SPPD Fiktif, Mantan Kadishut Kampar dan Bendahara Divonis 5 dan 4 Tahun Penjara
- Dijebak Transaksi Motor Curian, Dua Maling Motor di Pekanbaru ini Terciduk
- ‎ 2 Laki-laki Ditangkap,
Kronologi Bentrok Berdarah di Perbatasan Riau-Sumut Versi Polres Rohul

- 550 Gram Sabu Dimusnahkan BNNP Riau
- Asik Pesta Shabu, 3 Pemuda di Pinggir, Bengkalis Digrebek Polisi
- Mutsai di Tubuh Kejati Riau, Tiga Asisten Diganti
- ‎Bentrok di Perbatasan Riau-Sumut, Seorang Sekuriti PT MAI Tewas, 2 Karyawan Dirawat di RSUD Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com