Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 10:30
Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka

Selasa, 22 Mei 2018 10:25
Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Hapus Anggaran Jamkesda

Selasa, 22 Mei 2018 09:39
Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar

Selasa, 22 Mei 2018 07:41
Tim Safari Ramadhan Pemkab Kampar Akan Kunjungi 21 Masjid

Selasa, 22 Mei 2018 07:32
Pansus DPRD Riau Panggil Biro Hukum Bahas Draf Ranperda Adat

Senin, 21 Mei 2018 23:12
Bupati Kampar Dukung Seleksi Tim SBAI Garuda Jaya U-16

Senin, 21 Mei 2018 23:08
Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan

Senin, 21 Mei 2018 23:04
Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 21:50
Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil

Senin, 21 Mei 2018 21:19
Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Pebruari 2018 15:31
Dilakukan 5 Lokasi Berbeda,
29 Adegan Warnai Rekonstruksi Pembunuhan Supir Gocar


Sebanyak 29 adegan mewarnai jalannya reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan terhadap Ardhie Nur Aswan (23), supir gocar yang tewas dihabisi oleh 6 penumpangnya .

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 29 adegan mewarnai jalannya reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan terhadap Ardhie Nur Aswan (23), supir gocar yang tewas dihabisi oleh 6 penumpangnya pada Oktober 2017 silam. Proses jalannya reka ulang juga cukup panjang, apalagi tim Sat Reskrim Polresta Pekanbaru menggelar reka ulang tersebut di 5 lokasi berbeda, Senin (12/02/18) siang.

Pantauan riauterkini.com, reka ulang pertama dilaksanakan petugas di kos-kosan para tersangka, di Jalan Tri Tunggal, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan. Empat tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi itu, mereka berempat yakni Viktorianus Hendrik Siburian (20), Maringan Tua Gultom (20), Lian Pranata Sipayung (20) dan Fije Sanje Tarihoran (20). Di kos-kosan inilah, keempat tersangka pun merencanakan dan mempersiapkan semuanya. Ada 10 adegan yang diperagakan para tersangka, termasuk membawa tali untuk menjerat leher Ardhie.

Setelah dari kos-kosan, reka ulang kemudian dilanjutkan polisi menuju Karaoke Koro-koro di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan. Di tempat karaoke itu, tersangka pun mulai memesan gocar yang dibawa oleh korban (Ardhie) lalu mengajaknya pergi menuju loket bus PO Medan Jaya di Jalan Air Hitam Ujung/Riau Ujung.

Bertolak dari Koro-koro, perjalanan reka ulang kemudian berlanjut ke loket bus PO Medan Jaya. Di lokasi ketiga tersebut, salah satu tersangka lalu menanyakan ada tidaknya bus yang masih datang kepada pihak PO Medan Jaya. Namun karena tak ada lagi bus yang datang karena kala itu hari sudah larut malam, para tersangka mengajak korban singgah ke sebuah warung di bundaran masuk PO Medan Jaya tersebut untuk sekedar membeli rokok. Warung itupun jadi lokasi keempat proses rekonstruksi.

Selesai di lokasi keempat, tersangka kembali memerintahkan korban untuk mengantarkan kembali ke Karaoke Koro-koro. Di Koro-koro, tersangka juga menjanjikan akan membayar dua kali lipat ongkos gocar yang sudah mereka tumpangi. Karena tak merasa curiga, korban pun menuruti kemauan para tersangka untuk menuju Koro-koro.

Nahas bagi korban, ketika masih ditengah perjalanan, tersangka tiba-tiba mengajak korban berhenti. Tanpa basa-basi lagi, disaat berhenti itulah, tersangka Viktorianus Hendrik langsung menjerat leher korban menggunakan tali yang sudah dipersiapkan. Korban sempat melawan sehingga tali juga terputus. Namun perlawanan korban sia-sia, tersangka tak memberi kesempatan sedikitpun dan kembali mencekik leher korban menggunakan tangan sampai tak bisa bernafas.

Eksekusi terhadap korban itu, tergambar jelas di lokasi ke 5, yakni di depan Sekolah Dharma Yudha, Jalan Soekarno Hatta. Viktor memperagakan adegan ke 23 ketika menghabisi nyawa Ardhie tersebut. Begitu korban lemas, tersangka yang lain kemudian memindahkan tubuhnya ke bangku belakang dengan posisi tubuh korban ditelungkupkan di kursi belakang dan diduduki.

Rangkaian reka ulang itu baru terhenti di adegan ke 28-29. Dimana tersangka Viktor sudah memeriksa denyut nadi korban dan memastikan bahwa korban sudah tewas. Di adegan terakhir itu pula, para tersangka sepakat untuk membuang jasad korban ke Kandis, Kabupaten Siak.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto menjelaskan, reka ulang tersebut dilakukan pihaknya untuk melengkapi berkas perkara para tersangka. Selain itu, rekonstruksi yang dilakukan juga bertujuan untuk menggambarkan saat-saat peristiwa itu terjadi, mulai dari perencanaan hingga eksekusi yang diperankan oleh masing-masing tersangka.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka
- Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar
- Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba
- Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan
- Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba

- Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP

- Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai

- Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang
- Kadis PU Riau Dwi Agus Sumarno Sakit,
Sidang Korupsi RTH Dilanjutkan Pemeriksaan Saksi Dua Terdakwa

- Aparat Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8 Kilogram Sabu
- Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu
- Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki
- 5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai
- Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis
- Balap Liar di Duri Kian Menggila Selama Ramadhan
- Empat Jenazah Terduga Teroris Mapolda Riau Dijemput Keluarga Tengah Malam
- Seorang Penyerang Mapolda Riau Dikuburkan di Desa Pasiran, Bengkalis
- Proyek Pipa Gas PGN dan Pertagas di Dumai Timpa Pekerja Hingga Tewas
- Tiga Jenazah Terduga Teroris Sudah Dimakamkan di Dumai
- Tabrak Truk Mundur, Pemotor di Pelalawan Tewas Seketika


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com