Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:08
Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Tak Pasti, Komisi A DPRD Riau Sayangkan Sikap Pemerintah Pusat

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 19:37
Modus Pecah Kaca Mobil,
Kawanan Pencuri di Rohul Gasak Uang Rp 150 Juta


Pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Rohul. Pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 150 juta milik pengusaha pembayaran buah.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kaca mobil Toyota Innova bagian depan kiri milik pengusaha pembayaran buah (PB) bernama Joni Situmorang (46) asal Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu (Rohul)‎ dipecah kawanan pencuri, Selasa pagi (13/2/2018).

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil, terjadi persis di depan Toko Bangunan Porsea di Simpang SKPD Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Selasa sekira pukul 10.30 WIB. Kawanan pencuri diperkirakan ada 4 orang tersebut menggasak uang tunai milik korban Joni sekira Rp 150 juta.

Sebelum melakukan aksinya, ungkap warga Rambah Hilir, salah seorang pelaku sempat berpura-pura membeli material bangunan dan menawar ikan di sebelah Toko Bangunan Porsea.

Menurut keterangan pemilik Toko Bangunan Porsea, Agnes, kepada wartawan, sebelum perampokan terjadi, korban Joni Situmorang, warga DK1 SKPE Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, Rohul, baru saja mengambil uang dari Bank Mandiri di Pasirpangaraian.

‎Sebelum pulang ke rumahnya di Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, korban Joni mampir di Toko Bangunan Porsea milik temannya yang ada di Simpang SKPD Desa Rambah.

‎Tidak lama kemudian, karyawan toko mendengar suara kaca mobil korban dipecah oleh dua laki-laki tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor jenis sport warna putih.

Dalam hitungan detik, uang tunai Rp 150 juta milik korban Joni yang ditinggal di mobil Innova‎ dibawa kabur oleh dua laki-laki tidak dikenal tersebut.

‎Mendengar ada teriakan 'perampok', sontak warga sekitar berlarian ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun kedua pencuri sudah tidak ada di lokasi.

Warga memperkirakan, pelaku pencurian dengan modus pecah kaca ada 4 orang, terdiri 2 laki-laki sebagai eksekutor dan 2 laki-laki lain yang juga mengendarai sepeda motor ikut mengawasi dari kejauhan.

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca di Simpang SKPD Desa Rambah dibenarkan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH, Selasa sore.

AKP Harry mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan warga, kawanan pencuri dengan modus pecah diperkirakan‎ berjumlah 4 orang.

"Dari keterangan saksi-saksi diduga ada dua orang yang mengendarai satu sepeda motor, dan dua orang lagi mengendarai satu motor," ungkap AKP Harry menjawab riauterkinicom.

AKP Harry mengaku kejadian tersebut sudah dilaporkan korban Joni Situmorang ke Polsek Rambah Hilir. Kasat Reskrim Polres Rohul dan pihak Polsek Rambah Hilir juga sudah turun ke TKP di Simpang SKPD 5esa Rambah.

‎"Sementara masih kita lakukan pendalaman siapa pelakunya. Kaca mobil yang dipecah bagian depan samping kiri," tandas AKP Harry Avianto.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi
- Korban Luka tak Tertolong, Korban Meninggal Laka Maut di Rimbo Panjang Tiga Jiwa
- Miliki Sabu dan Pil Ekstasi, 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Innova Tabrak Scoopy di Rimbau Panjang, Dua Tewas dan Seorang Kritis
- Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tapung Aniaya Ibunya
- Aniaya Pacar, Oknum Polda Riau Divonis 14 Bulan Penjara
- Berjudi, Seorang Celeg di Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Seorang Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Tewas Tertimpa Pintu Pagar
- ‎Modus Pinjam Motor untuk Minum Tuak,
Honda BeAT Milik Kepala SDN 023 Tambusai Dibawa Kabur

- Inspektorat Riau: Pelapor Saya Pejabat Madya Senior yang Marah karena Dipindahkan
- Sidang Tipikor KUR Fiktif BRI Meranti, JPU Hadirkan Pimcab sebagai Saksi
- Tertimpa Pintu Pagar, Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Kritis
- Seorang Pemilik Sabu di Pelalawan Ditangkat Dekat Pos Satpam PT Brata Sena


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com