Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 19:59
Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun

Senin, 20 Agustus 2018 19:54
Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan

Senin, 20 Agustus 2018 19:38
Dewan Minta Bupati Kuansing Tindak Tegas PNS yang Nyaleg

Senin, 20 Agustus 2018 19:15
Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR

Senin, 20 Agustus 2018 18:57
‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar

Senin, 20 Agustus 2018 18:51
Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir

Senin, 20 Agustus 2018 18:31
Kunjungi Bawaslu Riau, Komisi I DPRD Riau Tanyakan Aturan Kampanye

Senin, 20 Agustus 2018 17:14
Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam

Senin, 20 Agustus 2018 17:10
Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi


Senin, 20 Agustus 2018 16:56
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Guru di Pekanbaru Ikuti Program Pelita Pendidikan


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Pebruari 2018 19:37
Modus Pecah Kaca Mobil,
Kawanan Pencuri di Rohul Gasak Uang Rp 150 Juta


Pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Rohul. Pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 150 juta milik pengusaha pembayaran buah.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kaca mobil Toyota Innova bagian depan kiri milik pengusaha pembayaran buah (PB) bernama Joni Situmorang (46) asal Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu (Rohul)‎ dipecah kawanan pencuri, Selasa pagi (13/2/2018).

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil, terjadi persis di depan Toko Bangunan Porsea di Simpang SKPD Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Selasa sekira pukul 10.30 WIB. Kawanan pencuri diperkirakan ada 4 orang tersebut menggasak uang tunai milik korban Joni sekira Rp 150 juta.

Sebelum melakukan aksinya, ungkap warga Rambah Hilir, salah seorang pelaku sempat berpura-pura membeli material bangunan dan menawar ikan di sebelah Toko Bangunan Porsea.

Menurut keterangan pemilik Toko Bangunan Porsea, Agnes, kepada wartawan, sebelum perampokan terjadi, korban Joni Situmorang, warga DK1 SKPE Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, Rohul, baru saja mengambil uang dari Bank Mandiri di Pasirpangaraian.

‎Sebelum pulang ke rumahnya di Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, korban Joni mampir di Toko Bangunan Porsea milik temannya yang ada di Simpang SKPD Desa Rambah.

‎Tidak lama kemudian, karyawan toko mendengar suara kaca mobil korban dipecah oleh dua laki-laki tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor jenis sport warna putih.

Dalam hitungan detik, uang tunai Rp 150 juta milik korban Joni yang ditinggal di mobil Innova‎ dibawa kabur oleh dua laki-laki tidak dikenal tersebut.

‎Mendengar ada teriakan 'perampok', sontak warga sekitar berlarian ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun kedua pencuri sudah tidak ada di lokasi.

Warga memperkirakan, pelaku pencurian dengan modus pecah kaca ada 4 orang, terdiri 2 laki-laki sebagai eksekutor dan 2 laki-laki lain yang juga mengendarai sepeda motor ikut mengawasi dari kejauhan.

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca di Simpang SKPD Desa Rambah dibenarkan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH, Selasa sore.

AKP Harry mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan warga, kawanan pencuri dengan modus pecah diperkirakan‎ berjumlah 4 orang.

"Dari keterangan saksi-saksi diduga ada dua orang yang mengendarai satu sepeda motor, dan dua orang lagi mengendarai satu motor," ungkap AKP Harry menjawab riauterkinicom.

AKP Harry mengaku kejadian tersebut sudah dilaporkan korban Joni Situmorang ke Polsek Rambah Hilir. Kasat Reskrim Polres Rohul dan pihak Polsek Rambah Hilir juga sudah turun ke TKP di Simpang SKPD 5esa Rambah.

‎"Sementara masih kita lakukan pendalaman siapa pelakunya. Kaca mobil yang dipecah bagian depan samping kiri," tandas AKP Harry Avianto.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Desa, Mantan Pj Kades di Bengkalis Dihukum 4 Tahun Penjara
- Terkait Penghina Agama Islam,
Ketua Harian IKBDS: Jangan Sangkut Pautkan dengan Organisasi Batak

- Polda Riau Tetapkan 19 Tersangka Perkara Kathutla
- Ngaku Medsosnya Dibajak, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Hina Agama Islam
- Sempat Divideokan Warga,
Naker di Pangkalan Kerinci Ini Diduga Mau Bunuh Diri

- Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau
- Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI
- Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu

- Miliki Ganja, Tukang Panen Sawit di Kuansing Diciduk Polisi
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

- Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi
- Moment HUT ke-73 RI, 3.834 Narapidana Riau Dapatkan Remisi
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung dalam Kolam di Lubuk Ogong Pelalawan
- Dituding Makar, Neno Warisman Dilaporkan ke Polda Riau
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis
- Dansatgas Karhutla Perintahkan Tembak di Tempat Pembakar Lahan
- Razia Kamar Napi,
Petugas Lapas Pekanbaru Temukan Puluhan Paket Ganja Kering

- Dugaan Pembobolan Dana Nasabah BDA,
Reskrim Polres Pelalawan Bidik Tersangka Baru

- ‎Pasca Bentrok Batas Riau-Sumut,
4 Terduga Pelaku Ditahan di Polres Tapsel, Ratusan Polisi Siaga di Perbatasan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com