Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 16:22
Bersama Adkasi, Ketua DPRD Pelalawan Perjuangkan Pegawai Honorer

Selasa, 25 September 2018 15:20
Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi

Selasa, 25 September 2018 15:20
‎Peringati HUT ke-14, RSUD Rohul Terus Berupaya Lakukan Percepatan Akreditasi

Selasa, 25 September 2018 15:09
Kerjasama dengan BIG,
Anggota DPR RI Sayed Abubakar A Assegaf Gelar Sosialisasi UU tentang Informasi Geopasial


Selasa, 25 September 2018 15:06
Manjakan Pelanggan Setianya,
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana dan Voucher Data Super 4G Unlimited



Selasa, 25 September 2018 15:04
Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla

Selasa, 25 September 2018 14:53
Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau

Selasa, 25 September 2018 14:16
Bupati Kuansing Minta Pimpinan Instansi Terapkan Sistem SPIP

Selasa, 25 September 2018 13:44
‎Bupati Sukiman Serahkan 10 Sertifikat Tanah Waqaf dari BPN ke Kemenag Rohul

Selasa, 25 September 2018 13:30
Krisis Air Bersih, Toilet SMPN 10 Mandau Berbau dan Kotor

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Pebruari 2018 13:08
Diduga Lakukan 6 Pelanggaran, Pendemo Desak Polda Riau Periksa Pimpinan PT Ivo Mas

Masyarakat Adat Sakai dari Kandis berdemo di Polda Riau. Mereka menuntut aparat memproses hukum pimpinan PT Ivo Mas Tunggal atas dugaan enam pelanggaran pidana.

Riauterkini-PEKANBARU - Ratusan masyarakat Adat Sakai Kandis, Kabupaten Siak, Riau tepatnya warga Kampung Bakalar Kandis meminta pertanggung jawaban ganti rugi atas penyerobotan lahan seluas 6.505,42 Ha yang dilakukan PT IMT.

"Ini merupakan salah satu upaya kita untuk menuntut ganti rugi atas lahan yang telah dirampas oleh PT IMT. Dimana hingga saat ini masyarakat tidak dapat menggunakan lahan tersebut untuk bercocok tanam dan mencari nafkah," ujar Korlap Aksi Iwan Saputra kepada riauterkini.com.

Dalam aksi tersebut, masyarakat juga menuntut agar pihak berwajib melakukan pemeriksaan terhadap pemilik, pimpinan serta pengelola PT IMT atas dugaan melakukan tindak pidana. Terdapat enam butir dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh PT IMT tersebut. Diantaranya dugaan perambahan dan menduduki kawasan hutan tanpa prosedur yang berlaku. Dugaan perambahan tanah ulayat masyarakat adat Sakai dengan menanami lahan tersebut dengan kelapa sawit tanpa memberikan ganti rugi.

"Kita juga menuntut pemeriksaan dugaan melakukan kegiatan usaha tanpa prosedur, izin lokasi, Amdal dan sebagainya. Ada juga dugaan penggelapan pajak yang dilakukan di luar izin pemerintah," tuturnya.

Selain itu, dalam orasinya masyarakat juga menduga adanya penipuan yang dilakukan PT IMT kepada masyarakat. Bahkan juga diduga ada persengkongkolan tindakan kejahatan terhadap izin-izin yang dimiliki.

"Kita juga meminta kepada Kanwil Kementrian Agraria dan Tata Ruang BPN Riau untuk mencabut sertifikat HGU PT IMT, menghentikan segala kegiatan serta mengganti rugi lahan kepada masyarakat," tambahnya.

Lanjutnya, pihaknya meminta ganti rugi lahan sekitar 6.505,42 Ha sebesar Rp200 juta perhektar yang jika diakumulasi mencapai Rp1.301.084.000.000. "Perambahan ini telah terjadi sejak 1996 lalu dimana hingga saat ini sudah sekitar 21 tahun lalu. Jadi kita juga meminta ganti rugi hasil dari lahan tersebut yang perbulannya sekitar Rp 2 jutaan. Sehingga sekitar Rp3.278.751.680.000," tutupnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi
- Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla
- Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau
- Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi
- Pelaku Penikaman Warga Tembilahan Hulu, Inhil Menyerahkan Diri ke Polisi
- Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati
- Dua Bulan OTT STAIN Bengkalis, Polres Tunggu Hasil Audit Inspektorat
- Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan
- Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya
- Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Tempuling, Inhil
- Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam
- Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil

- Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com