Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola


Ahad, 24 Juni 2018 20:49
Bupati Rohul Sebut Pemekaran 20 Desa Persiapan karena Kepedulian Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 20:34
‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD

Ahad, 24 Juni 2018 20:30
Serah Terima Jabatan Wali Kota Pekanbaru: Terima Kasih Pak Ayat Cahyadi

Ahad, 24 Juni 2018 15:17
Ajak Gunakan Hak Pilih di Pilgubri,
Ketua IPMK2M Pekanbaru: Money Politik dan Golput Mencederai Demokrasi


Ahad, 24 Juni 2018 15:14
Dikawal 'Ketat' Polisi, Hari Ini KPU Bengkalis Distribusikan Logistik Pilgubri ke Kecamatan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Pebruari 2018 11:08
Diundang Dakwah, Ustadz Ali Ambar Asal Bengkalis Dideportasi dari Hongkong

Hongkong kembali tak ramah pada penceramah. Setelah Ustadz Abdul Somad, giliran Ustadz Ali Ambar asal Bengkalis yang dideportasi dari negeri tersebut.

Riauterkini-BENGKALIS- Berencana akan melakukan dakwah di Hongkong, China, memenuhi undangan Dompet Du'afa Hongkong, Ustadz Ali Ambar asal Bengkalis dideportasi oleh petugas bandara di negara tersebut. Atas larangan memenuhi petugas itu, Ustadz Ali Ambar juga sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten ini berada di bandara Hongkong sekitar 10 jam sebelum akhirnya bertolak kembali ke Indonesia.

Apa yang dialami Ali Ambar setelah mendarat di Hongkong ini juga diceritakannya melalui akun pribadi media sosial (Medsos) miliknya.

Berikut petikan pernyataan Ustadz Ali Ambar usai di Deportasi dari Hongkong disampaikan ke Medsos pribadinya :

"10 Jam di Hongkong"

"Kita hanya merencanakan Tapi Allah yang memutuskan, rencana satu bulan ternyata 10 jam itulah yang pas dalam perjalanan saya ke Hongkong ketika maskapai CATHAY PACIFIC mendarat di bendara internasional pukul 6 WHK saya keluar menuju immigrasi setelah mengisi borang sesuai petunjuk dengan lengkap ketika di tanya baru pertama masuk hongkong saya jawab dengan bahasa inggeris yang pernah dipelajari dinpondok dulu ya tuan, selanjutnya petugas imigrasi menanyakan mana visa masuk? Saya tunjukan undangan dari pimpinan cabang dompet dhuafa hongkong lengkap dengan alamat, ketika itu paspor saya ditahan dan dikasi ke petugas lain, saya sudah mengira jangan jangan bermasalah, mereka menghubungi pihak dompet dhuafaa namun tidak di jawab katanya, (Wallahu'alam) saya tetap memberi penjelasan dengan tenang sesuai kemampuan bahasa yang saya miliki, hampir satu jam kemudian saya di bawa kerungan khusus diintrogasi oleh seorang wanita dari pihak imigrasi ternyata di situ ada 2 orang bekewarganegaraan india bernasib sama.sampai jam 9 WHK saya masih menunggu informasi, mau menghubungi ustdz Muhammad ilham pimpinan DD cabang hongkong tidak bisa disebabkan jaringan sudah berbeda, disela sela pemeriksaan saya dapat sms dari ustadz Ali Bastoni dan Alnof, saya bingung di negeri orang dengan bahasa dan budaya berbeda, kadang mereka terkesan arogan, saya sama sekali tidak bisa berkomunikasi karena tidak punya sim card hongkong, dengan kondisi ngantuk dan rasa lapar yang tak terhingga saya bertahan. akhirnya saya dibawa kerungan yang lebih khusus dibelakang ternyata banyak orang india dan 2 orang perempuan dari ukraina yang barangkali masalahnya sama.

Jam 10.30 WHK istri saya nelpon menanyakan apa sudah sampai di HK. saya belum ngasi kabar karena diperkirakan jam 6 pagi saya sampai tentulah orang rumah gisau. Ternyata di ruangan khusus diminta tanda tangan untuk dideportasi, Saya pun kaget, kecewa dan sedih ketika itu saya sms uts Ali Bastoni di pekanbaru dia pun kaget tapi dia menenangkan dan menghibur saya. Akhir nya saya berserah diri kepada Allah semua dalam perjalanan hidup ini tidak terlepas dari hikmah, walapun merasa sedih dan kecewa apalagi pemeriksaan super ketat dan bolak balik dari satu ruang keruang lain, sampai jam 12 siang kami dikasi makan dan tempat istirhat, ketika saya dibangunkan karena siap siap mau di pulangkan ketanah air.. Saya minta izin shalat di ruangan petugas imigrasi kamar belakang.sekali lagi saya mengadu sama Allah mungkin ini jalan terbaik.

Dan akhir nya saya ikhlas untuk pulang bismillahirahmanirahim, saya di jaga bahkan diantar oleh pihak imigrasi sampai kepintu peswat, paspor dipegang dan tidak boleh mengambil gambar. Saya coba mengambil gambar bendara hongkong bertaraf internasional mengingatkan saya di bandara changi singapore yang begitu sibuk dan indah..saya sms ust Alibastoni tolong kabari kawan kawan bahwa saya pulang, kasi juga kabar kepada istri saya dan ust Subli (saya tulis di rungan khusus di bandara hongkong) 20/2/18. #BalikKeindonesia #Hanya10JamDiHongkonG #RencanaSebulan #AmbilHikmahnya.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pasang Tenda untuk Halal bi Halal, 4 Warga Dumai Kesetrum Listrik
- Diduga Sakit,
Pria Stres di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas dalam Pos Sekuriti

- Dua Unit Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah di Kuantan Tengah, Kuansing
- Todongkan Pistol, Kawanan Perampok Satroni Indomaret 67 Harapan Raya Pekanbaru
- Dakwaan Politik Uang Anggota DPRD Bengkalis Digugurkan, Jaksa Ajukan Banding
- Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Hotel Telaga Puri Tembilahan, Inhil
- Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu
- Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com