Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 20:40
Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"

Rabu, 12 Desember 2018 19:58
Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus

Rabu, 12 Desember 2018 19:30
Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau

Rabu, 12 Desember 2018 19:24
Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata

Rabu, 12 Desember 2018 18:36
Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes

Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Korban tewas diduga dibunuh anaknya di Siak usai diautopsi. Hasilya korban bukan meninggal dibunuh, melainkan karena sakit komplikasi yang diderita.

Riauterkini-SIAK- Setelah dilakukan autopsi di Rumah Sakit (RS) Bayangkara Pekanbaru, ternyata Juhari (60) yang ditemukan tewas bersimbah di dapur rumahnya di Jalan Said Ibrahim, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak Sri Indrapura, Sabtu (24/2/18) sekitar 06.00 WIB, bukan karena dibunuh anaknya Junaidi (22). Melainkan hasil autopsinya bahwa ia tewas karena penyakit komplikasi yang dideritanya.

Keterangan Kapolres Siak AKBP Barliansyah melalui Kasat Reskrim AKP Hidayat, bahwa hasil autopsi RS Bayangkara, luka memar diwajah tersebut memang karena benda tumpul akan tetapi tidak menjadi penyebab kematian. Tetapi ditemukan lain, bahwa korban menderita penyakit komplikasi penyakit dalam, karena ditemukan juga kelainan pada kedua paru korban.

Dari hasil pemeriksaan paru korban sudah berlubang, perabaan keras dan berwarna kehitaman. Selain itu, ditemukan juga bercak kemerahan dan putih pada otot jantung, serta gambaran tidak normal pada hati akibat penyakit yang diderita korban selama ini.

"Hasil autopsi sudah ada, pak Juhari meninggal bukan karena dianiaya, tetapi karena sakit komplikasi," ujar Kasat Reskrim.

Selain itu dikatakan AKP Hidayat, bahwa saat ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. "Jenazah sudah selesai dimandikan, dikafankan, tinggal disholatkan saja. Kita sudah menyerahkannya ke pihak keluarga," tambahnya.

Sementara mengenai anaknya Junaidi (22) yang diamankan, akan segera dipulangkan. Akan tetapi menunggu waktu yang pas, dan juga berkoordinasi dengn Dinas Sosial, karena Junaidi mengalami sakit jiwa.

"Untuk anaknya dalam waktu dekat dipulangkan, kita juga akan berkiordinasi dengn pihak Dinas Sosial, untuk merawatnya di RSJ Tampan, Pekanbaru," terang Kasat Reskrim.***(vila)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Polres Bengkalis Tetapkan Dua Tekong Sebagai Tersangka

- Merampok di Inhu Dua Pelaku Ditangkap di Jambi
- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat

- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com