Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 September 2018 14:02
DPRD Kampar Sahkan APBD-P 2018

Rabu, 26 September 2018 13:45
Buka Pelatihan TPID, Kadis PMD Kampar Minta Penggunaan Dana Desa Bermanfaat bagi Masyarakat

Rabu, 26 September 2018 12:56
Belum Tersangka, Terduga Penghina UAS Bakal Diperiksa Lagi

Rabu, 26 September 2018 12:52
Dewan Pertanyakan Ada Caleg Gunakan Mobnas Pemkab Kuansing

Rabu, 26 September 2018 12:48
Sekda Lepas Pawai Taaruf dan Bula Bazar MTQ Kecamatan Mandah

Rabu, 26 September 2018 12:46
Sepekan Berlalu, Pemutusan Listrik di SMPN 8 Mandau Belum Ada Solusi

Rabu, 26 September 2018 12:40
Meski Satu Seksi, Plt Gubri Berharap Proyek Tuntas Semasa Kepmimpinannya

Rabu, 26 September 2018 11:45
PN Bengkalis Vonis Mati Dua Pembawa 10 Kilogram Sabu

Rabu, 26 September 2018 11:41
Dewan Minta Aparat Carikan Solusi Kemacetan di Sekitar Gedung DPRD Riau

Rabu, 26 September 2018 10:39
Kadis DPM-PTSP Pekanbaru Pastikan: Pengurusan Izin IMB Lebih Mudah

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Maret 2018 16:37
Polres Rohul Masih Dalami Dugaan Pemerasaan Dilakukan 3 Oknum Ditres Narkoba Polda Riau

Polres Rokan Hulu masih mendalami dugaan pemerasan terhadap terduga pengguna dan penyalahgunaan narkotika dilakukan 3 oknum personel Ditres Narkoba Polda Riau.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hulu (Rohul) masih mendalami dugaan pemerasan terhadap terduga pengguna dan penyalahgunaan narkotika dilakukan 3 oknum personel Ditres Narkoba Polda Riau.

Kapolres Rohul AKBP Yusup mengaku pihaknya belum bisa bicara banyak, sebab saat ini perkara dugaan pemerasan dilakukan 3 oknum Ditres Narkoba Polda Riau‎ tersebut masih proses pendalaman.

"Sekarang masih kita dalami, masih dalam proses. Yang jelas masih dalam proses," jelas AKBP Yusup dikonfirmasi riauterkinicom usai acara di Kantor Bupati Rohul, Senin (12/3/2018).

Ditanya apa saja barang bukti yang diamankan, AKBP Yusup juga masih enggan menjawabnya. "Itu nantilah, pokoknya kita sedang proses," tandasnya.

Diwartakan sebelumnya, 3 oknum Ditres Narkoba Polda Riau dijebloskan ke penjara dengan tuduhan pemerasan terhadap terduga pelaku penyalahgunaan Narkoba di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul pada Selasa (13/2/2018) sekira pukul 23.00 WIB.

Tiga oknum Ditres Narkoba Polda Riau yakni Brigadir Ha, Brigadir RE, Bripda JFS, ditangkap Polres Rohul setelah dilaporkan keluarga AH, terduga penyalahgunaan Narkoba di Desa Batang Kumu atas dugaan pemerasan menggunakan senj‎ata.

‎Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang membenarkan ada penyalahgunaan wewenang dilakukan 3 oknum anggotanya. Nandang sangat menyayangkan terjadinya dugaan pemerasan dilakukan 3 anggotanya.

"Seharusnya oknum tersebut menegakkan hukum dengan cara memproses terduga pengguna Narkoba tersebut. Bukan justru malah menggunakan kesempatan tersebut untuk memeras," terangnya.

Nandang menegaskan jika 3 oknum anggotanya terbukti melakukan pemerasan, dapat dipastikan ketiganya akan menyandang status tersangka.

Dari informasi dirangkum riauterkinicom sebelumnya, 3 oknum Ditres Narkoba Polda Riau mendatangi rumah AH di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul pada Selasa (13/2/18) sekira pukul 23.00 WIB.

Setibanya di rumah AH, ketiga laki-laki yang mengaku anggota Polda Riau ini memborgol beberapa penghuni rumah, serta bertanya keberadaan AH.

Setelah menemukan AH di truk colt diesel, pelaku memukul korban dan meletuskan senjata api ke arah kaki korban. Korban yang tidak sadarkan diri langsung dilarikan ke RS Awal Bros Ujung Batu.

Setibanya di rumah sakit, pelaku meminta uang damai sebesar Rp 250 juta dengan imbalan korban dilepaskan. Namun, korban tidak menyanggupi, hal itu menyulut kemarahan ketiga oknum Polri yang kemudian memaksa sembari menodongkan senjata ke arah kepala orang tua korban berinisial Ro.

Karena takut, keluarga korban berusaha mencarikan uang yang diminta dan menyerahkan kepada ketiga oknum Polri.

Pasca kejadian itu, keluarga korban melaporkan kejadian ke Polsek Tambusai pada Rabu (7/3/18). Setelah dilakukan penyelidikan, bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Rohul ketiga oknum Ditres Narkoba Polda Riau pada Rabu malam sekira pukul 22.00 WIB.

Selain mengamankan ketiga oknum Polda Riau, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 3 ATM berisi Rp18 juta dari tangan Brigadir Ha, 2 gelang emas dari Brigadir RE. Sedangkan dari tangan Bripda JFS diamankan uang Rp25 juta, satu pucuk airsoft gun berikut 6 butir peluru.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Belum Tersangka, Terduga Penghina UAS Bakal Diperiksa Lagi
- PN Bengkalis Vonis Mati Dua Pembawa 10 Kilogram Sabu
- 6 Paket Sabu dan 40 Butir Ekstasi Diamankan dari Tiga Pria di Pekan Arba, Inhil
- Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas
- Satpolair Polres Bengkalis Gencar Sosialisasikan Netral
- Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi
- Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla
- Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau
- Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi
- Pelaku Penikaman Warga Tembilahan Hulu, Inhil Menyerahkan Diri ke Polisi
- Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati
- Dua Bulan OTT STAIN Bengkalis, Polres Tunggu Hasil Audit Inspektorat
- Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan
- Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya
- Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Tempuling, Inhil
- Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam
- Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil

- Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com