Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 22:27
SKK Migas Paparkan Proyek EMP Bentu Dihadapan Komisi 1 DPRD Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 22:23
Bawaslu Bengkalis Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu

Senin, 10 Desember 2018 22:09
PD Tuah Sekata Pelalawan Kantongi Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik

Senin, 10 Desember 2018 21:05
Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 20:58
Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau

Senin, 10 Desember 2018 20:38
Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian

Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 08:00
Supir Kabur Mebawa Mayat, Lakalantas di Tapung, Kampar Tewaskan Tiga Korban

Terjadi kecelakaan maut di Tapung, Kampar. Sepeda motor ditabrak pick up Grand Max. Sang supir kabur mengetahui membawa salah satu mayat korban yang terpental masuk dalam bak pick up.

Riauterkini-PEKANBARU- Kecelakaan maut terjadi di KM 46 jalan lintas Kota Garo Petapahan, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Senin (12/3/18) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibatnya, tiga nyawa melayang.

Ketiga korban adalah Dali Laia (40) laki-laki, Ember Br Galingging (87) perempuan, dan Risman (8) laki-laki yang merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Supra X BM 3567 ZE. Mereka tewas setelah Daihatsu Grand Max pickup BM-9097-FF. Sementara supir mobil Daihatsu Grand Max pickup belum diketahui karena terlebih dahulu melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.

Berdasarkan laporan singkat Polres Kampar kepada Bidang Humas Polda Riau, disebutkan sejumlah saksi di lokasi kejadian menceritakan, kecelakaan lalu-lintas ini bermula saat motor Honda Supra BM-3567 ZE yang dikendarai Dali Laia yang membonceng Ember Br Galingging dan Risman bergerak dari arah Kotagaro menuju arah Petapahan.

Motor Honda Supra yang dikendarai Dali Laia ini bergerak dengan kecepatan tinggi beriringan satu arah dengan Mobil Daihatsu Grand Max pickup BM-9097 FF, tiba-tiba mobil Pick up ini mengerem mendadak, karena jarak yang dekat maka bagian depan motor Honda Supra menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Grand Max pickup.

Akibat tabrakan ini motor Honda Supra lengket dan menempel pada bagian belakang mobil, sementara Ember Br Galingging yang dibonceng pada motor Supra terpental ke dalam bak mobil, sedangkan Dali Laia serta Risman mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP.

Setelah kecelakaan ini, pengendara mobil pickup memundurkan mobilnya untuk melepaskan sepeda motor yang menempel pada bak belakang mobil lalu melarikan diri dari TKP, sementara Ember Br Galingging yang berada di bak mobil ikut terbawa bersama mobil pick up itu.

Diketahui kemudian kalau Ember Br Galingging dibuang di jalan dekat Desa Bencah Kelubi yang berjarak sekitar 15 km dari TKP, korban akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa petugas menuju rumah sakit Bhayangkara Polda Riau.

Anggota Unit Lantas Polsek Tapung yang mendatangi lokasi kejadian telah melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi dan membawa dua korban yang tewas di TKP ke Puskesmas Tapung, sementara seorang korban lainnya yang sempat terbawa oleh mobil pick up dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru, namun korban telah tewas sebelum mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Wan Mantazakka, didampingi Kanit Laka Ipda Angga Dewansyah S saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

Dijelaskan Kanit Laka ini bahwa pihaknya masih menyelidiki dan mencari pengemudi mobil Daihatsu Grand Max pickup BM-9097 FF yang melarikan diri dari TKP, dirinya juga mengimbau kepada pengemudi yang melarikan diri ini untuk menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian guna menjalani proses pemeriksaan terkait peristiwa ini.***(man)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com