Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Oktober 2018 22:53
Gangguan Listrik, Pasokan Air Baku PDAM TD dari Chevron Terhenti

Selasa, 16 Oktober 2018 17:34
5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul

Selasa, 16 Oktober 2018 17:31
Ribuan Rumah di Bonai Darussalam Terendam Banjir, Jalan Lintas Rohul-Duri Terganggu

Selasa, 16 Oktober 2018 17:25
Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi

Selasa, 16 Oktober 2018 16:55
Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16

Selasa, 16 Oktober 2018 16:32
Oknum Polisi Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 16 Oktober 2018 15:06
Pendaftaran Online Ditutup, 4.573 Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul‎ Sudah Mendaftar

Selasa, 16 Oktober 2018 14:00
Pinta Hearing Tapal Batas Kecamatan dan Desa,
Pemdes Buluh Manis Kirim Surat ke DPRD Bengkalis


Selasa, 16 Oktober 2018 13:15
Riau Raih 1 Emas dan 2 Perunggu dalam Kerjunas Catur di Aceh

Selasa, 16 Oktober 2018 12:48
Sekdaprov Janji, Paling Lambat 4 Hari lagi Single Salary Cair

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 08:00
Supir Kabur Mebawa Mayat, Lakalantas di Tapung, Kampar Tewaskan Tiga Korban

Terjadi kecelakaan maut di Tapung, Kampar. Sepeda motor ditabrak pick up Grand Max. Sang supir kabur mengetahui membawa salah satu mayat korban yang terpental masuk dalam bak pick up.

Riauterkini-PEKANBARU- Kecelakaan maut terjadi di KM 46 jalan lintas Kota Garo Petapahan, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Senin (12/3/18) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibatnya, tiga nyawa melayang.

Ketiga korban adalah Dali Laia (40) laki-laki, Ember Br Galingging (87) perempuan, dan Risman (8) laki-laki yang merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Supra X BM 3567 ZE. Mereka tewas setelah Daihatsu Grand Max pickup BM-9097-FF. Sementara supir mobil Daihatsu Grand Max pickup belum diketahui karena terlebih dahulu melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.

Berdasarkan laporan singkat Polres Kampar kepada Bidang Humas Polda Riau, disebutkan sejumlah saksi di lokasi kejadian menceritakan, kecelakaan lalu-lintas ini bermula saat motor Honda Supra BM-3567 ZE yang dikendarai Dali Laia yang membonceng Ember Br Galingging dan Risman bergerak dari arah Kotagaro menuju arah Petapahan.

Motor Honda Supra yang dikendarai Dali Laia ini bergerak dengan kecepatan tinggi beriringan satu arah dengan Mobil Daihatsu Grand Max pickup BM-9097 FF, tiba-tiba mobil Pick up ini mengerem mendadak, karena jarak yang dekat maka bagian depan motor Honda Supra menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Grand Max pickup.

Akibat tabrakan ini motor Honda Supra lengket dan menempel pada bagian belakang mobil, sementara Ember Br Galingging yang dibonceng pada motor Supra terpental ke dalam bak mobil, sedangkan Dali Laia serta Risman mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP.

Setelah kecelakaan ini, pengendara mobil pickup memundurkan mobilnya untuk melepaskan sepeda motor yang menempel pada bak belakang mobil lalu melarikan diri dari TKP, sementara Ember Br Galingging yang berada di bak mobil ikut terbawa bersama mobil pick up itu.

Diketahui kemudian kalau Ember Br Galingging dibuang di jalan dekat Desa Bencah Kelubi yang berjarak sekitar 15 km dari TKP, korban akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa petugas menuju rumah sakit Bhayangkara Polda Riau.

Anggota Unit Lantas Polsek Tapung yang mendatangi lokasi kejadian telah melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi dan membawa dua korban yang tewas di TKP ke Puskesmas Tapung, sementara seorang korban lainnya yang sempat terbawa oleh mobil pick up dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru, namun korban telah tewas sebelum mendapatkan pertolongan medis.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Wan Mantazakka, didampingi Kanit Laka Ipda Angga Dewansyah S saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

Dijelaskan Kanit Laka ini bahwa pihaknya masih menyelidiki dan mencari pengemudi mobil Daihatsu Grand Max pickup BM-9097 FF yang melarikan diri dari TKP, dirinya juga mengimbau kepada pengemudi yang melarikan diri ini untuk menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian guna menjalani proses pemeriksaan terkait peristiwa ini.***(man)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul
- Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi
- Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16
- Oknum Polisi Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling Dituntut 3 Tahun Penjara
- Diduga Mesum, Satpol PP Pekanbaru Amankan 29 Muda-mudi
- Motor Masuk Kolong CRV Picu Tabrakan Beruntun di Fly Over Sudirman Pekanbaru
- Telegram Kapolri Beredar, Wakapolda Riau Ikut Dimutasi
- Termasuk Kapolres Kuansing, Beredar Telegram Kapolri Soal Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi
- Pembunuh Anak Mantan Camat di Kuansing Terancam 20 Tahun Penjara
- Heboh, Warga Siakkecil, Bengkalis Temukan Bayi Dibuang di Tepi Jalan
- Perkara Pencemaran Nama Baik Bupati Bengkalis, Jaksa Hadirkan Saksi Ahli Hukum Pidana
- Buru Babi Hutan, Kasdin Ditemukan Tewas dalam Sumur Tua
- Lakalantas Maut, Istri Meninggal Dunia Kepsek SMKN 1 Rengat Inhu Kritis
- Bandar Sabu di Ujung Batu Dibekuk Polisi Rohul Saat Nunggu Pembeli
- Beraksi di 7 TKP, 2 Pelaku Jambret di Duri Tertunduk Lesu Ditangkap Polisi
- Adeng Nyabu Dulu Sebelum Bunuh Anak Mantan Camat di Kuansing
- Polres Kuansing Ekspos Tiga Tersangka Pembunhan Anak Mantan Camat
- Speedboat di Inhil Terbakar, Sejumlah Penumpang Mengalami Luka Bakar
- Simpan Sabu dan Ganja, Oknum Perawat dan Pacarnya di Mahato Diringkus Polisi Rohul
- Buron Pembunuh Anak Mantan Camat di Kuansing Ditangkap di Bengkulu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com