Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Maret 2019 16:09
Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga


Rabu, 20 Maret 2019 16:01
Penghina Ustad Abdul Somad Angkat Kaki dari Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Rabu, 20 Maret 2019 15:02
Soal Instruksi ASN Hadiri Acara TGB, Dewan Minta Sekdaprov Bijak

Rabu, 20 Maret 2019 14:27
Mantapkan PMB-RW, Camat Tampan Gelar Rapat Bersama

Rabu, 20 Maret 2019 14:21
Apkasindo Kutuk Larangan Penggunaan Minyak Sawit di Uni Eropa

Rabu, 20 Maret 2019 14:14
Peringati Hari TB Sedunia, Diskes Pekanbaru Gelar Sosialisasi dan Pengobatan Gratis di CFD

Rabu, 20 Maret 2019 14:07
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat,
PT Musim Mas Lakukan Penanaman Perdana Kebun Desa di Pelalawan


Rabu, 20 Maret 2019 13:57
Janji Pemkab Rohil Pasang Papan Peringatan “Awas Banyak Buaya” Isapan Jempol Belaka

Rabu, 20 Maret 2019 13:47
Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap

Rabu, 20 Maret 2019 13:11
Diperbaiki RAPP, Jalan Utama Desa Kebon Lado Kini Nyaman Dialalui

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 14:16
Segera Disidangkan,
Berkas Dugaan Pembunuhan Wanita di Desa Muara Dilam Rohul Sudah Tahap Dua


Berkas dugaan pembunuhan Amelia di Desa Muara Dilam memasuki tahap dua, dan sudah dilimpahkan penyidik Sat Reskrim Polres Rohul kepada Kejari setempat. Persidangannya akan segera digelar.

Berkas dugaan pembunuhan perempuan bernama Amelia (28) di Desa Muara Dilam memasuki tahap dua, dan sudah dilimpahkan penyidik Polsek Kunto Darussalam kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul).

Data Kepolisian sebelumnya, korban Amelia ditemukan tewas tergantung setengah telanjang, di dalam kamar rumahnya di Jalan Baru PT. Eluan Mahkota (EMA) di RT 003/ RW 007 Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Rabu sore silam (25/10/17) sekira pukul 16.00 WIB.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Rohul Mochammad Fitri Adhy SH, mengaku penyelesaian perkara dugaan pembunuhan perempuan di Desa Muara Dilam terbilang lama karena terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya.

Adhy mengungkapkan dari beberapa gelar perkara dilakukan Penyidik‎ Kepolisian dan Kejaksaan, serta keterangan dari saksi, termasuk saksi ahli dan Ahli Psikolog, menguatkan bahwa kematian korban Amelia yang ditemukan dalam kondisi tergantung bukan meninggal karena bunuh diri.

"Dari keterangan saksi-saksi dan saksi ahli, bahwa ada petunjuk yang mengarah dugaan penganiayaan. Dan saksi ahli menyatakan korban bukan meninggal karena bunuh diri," ungkap Adhy.

Adhy menambahkan, setelah berkas tahap dua, selanjutnya Kejari Rohul akan melimpahkan perkara dugaan pembunuhan korban Amelia ‎ke Pengadilan Negeri Pasirpangaraian, untuk segera disidangkan.

Pada perkara dugaan pembunuhan Amelia, teman pria‎ korban berinsial EM alias Marbun (37) yang dikabarkan sudah tinggal serumah dengan korban ditetapkan sebagai tersangka tunggal.

Adhy mengatakan tersangka disangkakan Pasal 338 tentang pembunuhan, Undang-Undang Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

"‎Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tandas M. Fitri Adhy.

Berdasarkan data Polres Rohul sebelumnya, dari hasil otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau ditemukan ada beberapa kejanggalan atas kematian Amelia.

Ditemukan ada bekas tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, seperti di bagian kepala belakang dan dada, serta bagian dada dalam korban. Dan dari hasil otopsi terjadi pembekuan darah.

Selain itu, pada reka ulang digelar Senin (5/12/2017) silam, sedikitnya 19 adegan diperankan oleh tersangka Marbun, merupakan karyawan di salah satu perusahaan perkebunan.‎

Saat olah TKP, penyidik tidak menemukan barang bukti berupa pijakan seperti kursi atau benda lain yang digunakan untuk pijakan, sebelum korban ditemukan tewas tergantung.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan
- Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan
- 7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan
- Curi Besi Tower Sutet, Dua Pemuda Desa Koto Perambahan Kampar Diamankan Polisi
- Kepala SMPN 5 Mandau, OTT Pungli Seragam Sekolah Dituntut Lima Tahun Penjara.
- Asik Main Judi Leng, 5 Pekerja PT. Torganda Rantau Kasai Diringkus Polisi Rohul
- Tabrakan di Pelalawan, Ketua KPU Inhil Alami Patah Kaki
- Frustasi Dilarang Ikut Ujian Pemicu Siswa Pukul Kepsek di Inhu
- Wanita Pengedar Sabu di Gunung Sahilan, Kampar Ditangkap Piolisi
- Seorang Kepala Sekolah di Inhu Dianiaya Muridnya Sendiri
- Jadi Tersangka Proyek Jembatan WFC Bangkinang, ADN Diminta Terbuka Jangan Pasang Badan
- Memukat Ikan tak Kembali, Dua Pria di Ujung Batu Rohul Diduga Hanyut di Sungai Rokan
- Diduga Hasil Curian,
Warga Bengkalis Temukan Sepeda Motor Disimpan di Kebun

- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Segera Disidang
- Kerugian Rp39,2 Miliar, KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Jembatan Bangkinang
- Video Polisi Gadungan Berpistol Hebohkan Masyarakat, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyelidikan
- Oknum Caleg Penghina Wabup Meranti Diadili
- Terduga Teroris, Densus 88 Tangkap RG di Rohil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com