Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 22:27
SKK Migas Paparkan Proyek EMP Bentu Dihadapan Komisi 1 DPRD Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 22:23
Bawaslu Bengkalis Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu

Senin, 10 Desember 2018 22:09
PD Tuah Sekata Pelalawan Kantongi Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik

Senin, 10 Desember 2018 21:05
Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 20:58
Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau

Senin, 10 Desember 2018 20:38
Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian

Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 14:16
Segera Disidangkan,
Berkas Dugaan Pembunuhan Wanita di Desa Muara Dilam Rohul Sudah Tahap Dua


Berkas dugaan pembunuhan Amelia di Desa Muara Dilam memasuki tahap dua, dan sudah dilimpahkan penyidik Sat Reskrim Polres Rohul kepada Kejari setempat. Persidangannya akan segera digelar.

Berkas dugaan pembunuhan perempuan bernama Amelia (28) di Desa Muara Dilam memasuki tahap dua, dan sudah dilimpahkan penyidik Polsek Kunto Darussalam kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul).

Data Kepolisian sebelumnya, korban Amelia ditemukan tewas tergantung setengah telanjang, di dalam kamar rumahnya di Jalan Baru PT. Eluan Mahkota (EMA) di RT 003/ RW 007 Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Rabu sore silam (25/10/17) sekira pukul 16.00 WIB.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Rohul Mochammad Fitri Adhy SH, mengaku penyelesaian perkara dugaan pembunuhan perempuan di Desa Muara Dilam terbilang lama karena terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya.

Adhy mengungkapkan dari beberapa gelar perkara dilakukan Penyidik‎ Kepolisian dan Kejaksaan, serta keterangan dari saksi, termasuk saksi ahli dan Ahli Psikolog, menguatkan bahwa kematian korban Amelia yang ditemukan dalam kondisi tergantung bukan meninggal karena bunuh diri.

"Dari keterangan saksi-saksi dan saksi ahli, bahwa ada petunjuk yang mengarah dugaan penganiayaan. Dan saksi ahli menyatakan korban bukan meninggal karena bunuh diri," ungkap Adhy.

Adhy menambahkan, setelah berkas tahap dua, selanjutnya Kejari Rohul akan melimpahkan perkara dugaan pembunuhan korban Amelia ‎ke Pengadilan Negeri Pasirpangaraian, untuk segera disidangkan.

Pada perkara dugaan pembunuhan Amelia, teman pria‎ korban berinsial EM alias Marbun (37) yang dikabarkan sudah tinggal serumah dengan korban ditetapkan sebagai tersangka tunggal.

Adhy mengatakan tersangka disangkakan Pasal 338 tentang pembunuhan, Undang-Undang Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

"‎Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tandas M. Fitri Adhy.

Berdasarkan data Polres Rohul sebelumnya, dari hasil otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau ditemukan ada beberapa kejanggalan atas kematian Amelia.

Ditemukan ada bekas tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, seperti di bagian kepala belakang dan dada, serta bagian dada dalam korban. Dan dari hasil otopsi terjadi pembekuan darah.

Selain itu, pada reka ulang digelar Senin (5/12/2017) silam, sedikitnya 19 adegan diperankan oleh tersangka Marbun, merupakan karyawan di salah satu perusahaan perkebunan.‎

Saat olah TKP, penyidik tidak menemukan barang bukti berupa pijakan seperti kursi atau benda lain yang digunakan untuk pijakan, sebelum korban ditemukan tewas tergantung.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com