Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 17:15
Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:45
Demo di Tugu Zapin,
Belasan Massa Pendukung Jokowi tak Mau Disebut Bayaran


Jum’at, 19 Oktober 2018 16:28
Perluas Jaringan di Sumatera, Electronic City Hadir di Kota Pekanbaru

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:25
Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:22
Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:12
Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS


Jum’at, 19 Oktober 2018 16:07
Komisi III DPRD Riau Usulkan Raperda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:02
Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik


Jum’at, 19 Oktober 2018 14:53
Jembatan Pelanduk Akan Diperbaiki Tahun 2019, PUPR Rohul Ajukan Rp3,2 Miliar di APBD

Jum’at, 19 Oktober 2018 12:42
Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan,
Wakil Rakyat di DPRD Kuansing Imbau Pemerintah Tak Persulit Masyarakat


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 14:16
Segera Disidangkan,
Berkas Dugaan Pembunuhan Wanita di Desa Muara Dilam Rohul Sudah Tahap Dua


Berkas dugaan pembunuhan Amelia di Desa Muara Dilam memasuki tahap dua, dan sudah dilimpahkan penyidik Sat Reskrim Polres Rohul kepada Kejari setempat. Persidangannya akan segera digelar.

Berkas dugaan pembunuhan perempuan bernama Amelia (28) di Desa Muara Dilam memasuki tahap dua, dan sudah dilimpahkan penyidik Polsek Kunto Darussalam kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul).

Data Kepolisian sebelumnya, korban Amelia ditemukan tewas tergantung setengah telanjang, di dalam kamar rumahnya di Jalan Baru PT. Eluan Mahkota (EMA) di RT 003/ RW 007 Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Rabu sore silam (25/10/17) sekira pukul 16.00 WIB.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Rohul Mochammad Fitri Adhy SH, mengaku penyelesaian perkara dugaan pembunuhan perempuan di Desa Muara Dilam terbilang lama karena terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya.

Adhy mengungkapkan dari beberapa gelar perkara dilakukan Penyidik‎ Kepolisian dan Kejaksaan, serta keterangan dari saksi, termasuk saksi ahli dan Ahli Psikolog, menguatkan bahwa kematian korban Amelia yang ditemukan dalam kondisi tergantung bukan meninggal karena bunuh diri.

"Dari keterangan saksi-saksi dan saksi ahli, bahwa ada petunjuk yang mengarah dugaan penganiayaan. Dan saksi ahli menyatakan korban bukan meninggal karena bunuh diri," ungkap Adhy.

Adhy menambahkan, setelah berkas tahap dua, selanjutnya Kejari Rohul akan melimpahkan perkara dugaan pembunuhan korban Amelia ‎ke Pengadilan Negeri Pasirpangaraian, untuk segera disidangkan.

Pada perkara dugaan pembunuhan Amelia, teman pria‎ korban berinsial EM alias Marbun (37) yang dikabarkan sudah tinggal serumah dengan korban ditetapkan sebagai tersangka tunggal.

Adhy mengatakan tersangka disangkakan Pasal 338 tentang pembunuhan, Undang-Undang Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

"‎Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tandas M. Fitri Adhy.

Berdasarkan data Polres Rohul sebelumnya, dari hasil otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau ditemukan ada beberapa kejanggalan atas kematian Amelia.

Ditemukan ada bekas tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, seperti di bagian kepala belakang dan dada, serta bagian dada dalam korban. Dan dari hasil otopsi terjadi pembekuan darah.

Selain itu, pada reka ulang digelar Senin (5/12/2017) silam, sedikitnya 19 adegan diperankan oleh tersangka Marbun, merupakan karyawan di salah satu perusahaan perkebunan.‎

Saat olah TKP, penyidik tidak menemukan barang bukti berupa pijakan seperti kursi atau benda lain yang digunakan untuk pijakan, sebelum korban ditemukan tewas tergantung.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim
- Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing
- Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 
- Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau
- Pejabat Kuansing Diingatkan Soal Pidana untuk penyimpangan APBD
- Kebakaran Dua Rumah di Meredan, Pekanbaru Tewaskan Seorang Warga
- Komnas HAM.Datanggi Pemkab Kuansing Bahas Persoalan Tambang Emas Ilegal
- Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kuansing Gelar Razia Cipta Kondisi
- Terungkap Dipersidangan, Oknum Polisi Penganiaya Pacar Hingga Patah Rahang Tak Ditahan
- ‎Usai Nabrak Polisi di Tambusai,
Pemilik Senpi Rakitan dan Softgun Ditangkap Polsek Rambah Hilir

- Berkas dan Tersangka Pembunuhan Sadis di Jalan Cipta Karya Dilimpahkan ke Jaksa
- Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO
- 3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul
- Pengedar Sabu di Pedesaan di Ringkus Polres Bengkalis
- Polisi Rohul Tangkap Residivis di Kontrakan dan Sita 11 Paket Sabu
- Mayat Penuh Luka Terbungkus Karung Pupuk Ditemukan di Pelalawan
- Nyabu Sekaligus Penggedar, Dua Honorer di Bengkalis Diringkus Polisi
- 5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul
- Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi
- Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com