Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Desember 2018 11:07
Terendam Banjir, Gubri Tinjau Kebun dan Rumah Warga Buluh China

Senin, 17 Desember 2018 11:03
14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditrmukan di Kuari

Senin, 17 Desember 2018 10:53
Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan

Senin, 17 Desember 2018 09:46
Saran Jokowi Bikin Heboh Pedagang Sayur Pasar Arengka

Senin, 17 Desember 2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

Ahad, 16 Desember 2018 20:42
Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah

Ahad, 16 Desember 2018 20:37
KOTAKU Gelar Aksi Bersih Sungai Sahabat Sungai Pekanbaru Vol 3

Ahad, 16 Desember 2018 20:29
PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya

Ahad, 16 Desember 2018 14:53
KUBE Bengkalis Terbaik 10 Besar Nasional

Ahad, 16 Desember 2018 14:14
Digelari Datuk Seri Setia Amanah Negara,
Bupati Kuansing Ucapkan Selamat pada Presiden RI Joko Widodo


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 16:28
Diduga Memeras, Tiga Oknum Polisi Polda Riau Terancam Dipecat

Jika terbukti, tiga oknum polisi anggota Ditnarkoba Polda Riau terancam dipecat secara tidak hormat. Tiga oknum ini diduga melakukan pemerasan hingga Rp200 juta kepada salah satu warga Rohul.

Riauterkini - PEKANBARU - Akibat melakukan pemerasan kepada salah seorang terduga pengguna narkoba di wilayah Rohul, tiga oknum polisi Ditnarkoba Polda Riau terancam di pecat secara tidak hormat. Hal ini akan dilakukan Polda Riau jika putusan pidana umum diatas 4 tahun penjara.

"Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik tindak pidana umum. Kemudian baru kita lanjutkan pemeriksaan internal," terang Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Pitoyo Agung Yuwono, Selasa (13/3/18).

Dilanjutkannya, pihaknya saat ini tengah menunggu hasil amar putusan pidana umum. Tidak menutup kemungkinan terjadi Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) jika ancaman pidana umum di atas 4 tahun penjara. "Kita utamakan terhadap pidana umum dulu, sebelum melakukan tindakan yang mengarah pada pemecatan jika memenuhi syarat," katanya.

Kasus penyalahgunaan kewenangan tiga oknum polisi ini, diharapkam dapat menjadi contoh bagi para personel polisi, khususnya Polda Riau. "Jika melanggar kita tidak akan segan-segan mengambil tindakan. Ini juga sesuai dengan komitmen pimpinan Polri dalam menjalankan tugas," tuturnya.

Sebagai mana diketahui, kasus ini berawal dari tiga oknum polisi mendatangi kediaman AH di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul, Selasa (13/2/18) lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Sesampai di lokasi pelaku memborgol beberapa penghuni rumah serta mengaku anggota Polda Riau sembari bertanya keneradaan AH. Setelah pelaku menemukan AH di mobil colt diesel, pelaku memukul korban dan meletuskan senjata api ke arah kaki korban. Kemudian korban tak sadarkan diri dan langsung dibawa pelaku menuju RS Awal Bros Ujung Batu untuk berobat.

Tiba di rumah sakit, pelaku meminta uang damai sebesar Rp250 juta dengan imbalan korban dilepaskan. Namun, korban tidak menyanggupi permintaan tersebut. Jawaban korban tersebut menyulut amarah pelaku yang kemudian memaksa sembari menodongkan senjata ke arah kepala orang tua korban, Ro.

Melihat hal tersebut, korban lalu berusaha mencarikan uang yang diminta pelaku. Kemudian menyerahkannya kepada pelaku. Setelah itu pelaku pergi meninggalkan korban yang masih dirawat di rumah sakit.

Korban melaporkan kejadian tersebut pada Rabu (7/3/18) kemarin ke Polsek Tambusai. Menanggapi laporan tersebut penyelidikan dilakukan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu dan berhasil menangkap ketiga pelaku malam itu juga sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari penangkapan diamankan barang bukti berupa tiga buah ATM berisi Rp18 juta dari tangan Brigadir Ha, dua gelang emas dari Brigadir RE dan dari tangan Bripda JFS diamankan uang Rp25 juta, satu pucuk senjata airsoft gun dan enam butir selongsong peluru.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditrmukan di Kuari
- Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan
- Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah
- Investigasi PD, Perusak Baleho dan Bendera Pengurus Partai
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau

- Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
- Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
- Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.
- Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari
- Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk
- Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel
- Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis
- Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing
- Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa
- Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili
- Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati
- Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com