Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 17 Desember 2018 11:44
Bupati Bengkalis Lantik 11 Kades Baru Dua Kecamatan 

Senin, 17 Desember 2018 11:41
Taja Berbagai Perlombaan, IPEMI Pelalawan Peringati Hari Ibu 2018 Bersama Pelajar SLB

Senin, 17 Desember 2018 11:07
Terendam Banjir, Gubri Tinjau Kebun dan Rumah Warga Buluh China

Senin, 17 Desember 2018 11:03
14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditemukan di Kuari

Senin, 17 Desember 2018 10:53
Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan

Senin, 17 Desember 2018 09:46
Saran Jokowi Bikin Heboh Pedagang Sayur Pasar Arengka

Senin, 17 Desember 2018 06:47
Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Santai Hari Jadi Kabupaten Meranti

Ahad, 16 Desember 2018 20:42
Pasca Insiden Perusakan Atribut, AHY: Banyak Masyarakat yang Berempati dan Marah

Ahad, 16 Desember 2018 20:37
KOTAKU Gelar Aksi Bersih Sungai Sahabat Sungai Pekanbaru Vol 3

Ahad, 16 Desember 2018 20:29
PDIP Riau Tegaskan Pelaku Perusakan APK Partai Demokrat Bukan Kadernya

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 17:10
Belum Siap, Tuntutan Seorang Terdakwa Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau Ditunda

Tuntutan hukuman terhadap Deliana, salah seorang terdakwa dalam perkara dugaan tipikor SPPD fiktif di Dispenda Riau, terpaksa ditunda. Pasalnya, jaksa belum siap.

Riauterkini-PEKANBARU-Tuntutan hukuman yang akan dibacakan hari ini, Selasa (13/3/18) terhadap Deliana, Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau, batal dilaksanakan. Pasalnya, amar tuntutan jaksa belum siap.

Deliana, satu dari dua terdakwa korupsi SPPD fiktif di Dispenda Riau yang sudah menunggu sejak pagi itu, kembali dibawa ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

"Amar tuntutan belum siap, tuntutan terdakwa Deliana dibacakan minggu depan," terang M Amin SH, jaksa penuntut yang menghadirkan Deliana kepersidangan kepada riauterkini.com Selasa sore.

Sementara Deyu, rekan Deliana yang sama sama sebagai terdakwa dalam perkara ini, agenda persidamgannya pemeriksaan terdakwa.

"Agenda tuntutan terdakwa Deyu belum, agendanya masih pemeriksaan saksi," sambung Amin.

Seperti diketahui, Deliana dan Deyu SH, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pengeluaran Dispenda Riau. Dihadirkan jaksa kepengadilan tipikor Pekanbaru. Atas perkara tindak pidana korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif.

Perbuatan kedua pejabat di lingkungan Pemprov Riau tersebut terjadi tahun 2015 lalu.

Dimana berdasarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aprilliayana SH, M Amin SH dan Nuraini, SH. Keduanya didakwa telah membuat SPPD fiktif dengan cara melakukan pemotongan dana perjalanan dinas sebesar 5 persen, dan tahun 2016 sebesar 10 persen.

Modus penyelewengan atau penyimpangan dana perjalanan dinas tersebut. Kedua terdakwa membuat, mengeluarkan dan mencairkan dana perjalanan dinas keluar daerah. Namun, kegiatan perjalanan dinas tersebut tidak ada. Kemudian ada lagi modus terdakwa yaitu, kegiatan perjalanan dinas dua orang tapi SPPD lima dan ada juga uang dikeluarkan akhir tahun tapi tak digunakan. Sehingga negara dirugikan sebesar Rp1,3 miliar.

Kedua terdakwa dijerat Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 8 jo Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditemukan di Kuari
- Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan
- Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah
- Investigasi PD, Perusak Baleho dan Bendera Pengurus Partai
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau

- Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
- Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
- Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.
- Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari
- Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk
- Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel
- Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis
- Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing
- Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa
- Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili
- Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati
- Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com