Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 23:10
Walikota Pekanbaru Intruksikan Camat dan Lurah Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 September 2018 22:05
Mengantar Purna Tugas Gubri, Bupati Kampar Didaulat Menyampaikan Pesan dan Kesan

Senin, 24 September 2018 21:03
Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum

Senin, 24 September 2018 20:38
Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur

Senin, 24 September 2018 20:33
Tak Menjabat Lagi, Arsyadjuliandi Rachman Disebut Sukses di Bidang Infrastruktur

Senin, 24 September 2018 20:00
Kolam Taman Jalur Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Sampah

Senin, 24 September 2018 19:32
Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksin Besok

Senin, 24 September 2018 19:29
Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati

Senin, 24 September 2018 19:09
Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus

Senin, 24 September 2018 18:59
Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 13:59
Sempat Divonis Bebas di PN Pasirpangaraian,
Terpidana Persetubuhan‎ Anak di Bawah Umur Dieksekusi Polsek Kepenuhan dan Kejari Rohul


‎Terpidana persetubuhan anak di bawah umur inisial FR (19) berhasil dieksekusi pihak Polsek Kepenuhan dan diserahkan ke Kejari Rokan Hulu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- ‎Terpidana persetubuhan anak dibawah umur inisial FR (19) berhasil dieksekusi pihak Polsek Kepenuhan dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul).

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Rohul Mochamad Fitri Adhy SH mengatakan terpidana FR dieksekusi atas persetubuhan anak di bawah umur dengan korban RA atau Bunga yang saat itu masih berusia 17 tahun.

‎Terpidana FR dieksekusi anggota Polsek Kepenuhan berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) Nomor: 1906 K/ Pid.Sus/ 2017 tanggal 11 Desember 2017 dengan pidana hukuman selama 5 tahun penjara.

Kasi Pidum Kejari Rohul M. Fitri Adhy mengatakan terpidana FR dieksekusi Polsek Kepenuhan di Kota Tengah saat sedang berada di dalam pickup Mitshubishi L300, Rabu (14/3/2018) sekira pukul 10.30 WIB, saat akan berangkat kerja memupuk tanaman kelapa sawit yang saat itu sedang bersama pamannya.

Jaksa Penuntut Umum Kejari Rohul mengajukan kasasi ke MA karena FR divonis bebas saat persidangan di Pengadilan Negeri Pasirpangaraian.

Adhy mengungkapkan terpidana FR, warga Dusun I Desa Kepenuhan Hulu, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rohul, sudah dibawa petugas Polsek Kepenuhan ke kantor Kejari Rohul di Komplek Perkantoran Bina Praja Pemkab Rohul.

Adhy mengungkapkan sebelumnya terpidana FR sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), baik aparat Kepolisian maupun Kejaksaan.

Berdasarkan catatan Kejari Rohul, terpidana FR dituduh melakukan kekerasan atau ancaman kekerasa, memaksa anak di bawah umur sebut saja Bunga yang saat itu masih berusia 17 tahun melakukan persetubuhan pada Sabtu malam (22/10/2016)‎ sekira pukul 23.30 WIB di RT 002/ RW 002 Dusun I Desa Kepenuhan Hulu.

Berawal, Sabtu sore, FR menghubungi saksi korban Bunga dan mengajaknya ketemuan‎ di pembuangan sampah di Kota Tengah, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan.

Setelah bertemu, FR mengajak Bunga jalan-jalan bersama teman-teman pelaku menggunakan sepeda motor ke Pasirpangaraian untuk menonton balapan liar. Karena hari sudah malam, FR dan teman-temannya berpencar.

FR kemudian membawa Bunga ke sebuah pondok kecil kosong dan sepi di Simpang Surau Munai. Di pondok itu, FR mengajak Bunga masuk untuk tidur di sana. Awalnya saksi menolak karena takut.

Namun, setelah korban masuk‎, FR mengajak Bunga berbuat tidak senonoh, bahkan sampai mengajak korban berhubungan badan. Meski menolak, FR membabi buta dan menarik celana dalam korban, dan memaksa korban berhubungan layaknya suami istri.

Berdasarkan pengakuan korban Bunga, sedikitnya tiga kali dirinya disetubuhi oleh FR hingga Ahad (23/10/2016). Kejadian pada akhirnya dilaporkan ke Polsek Kepenuhan oleh orang tua korban setelah RA mengakui apa yang dilakukannya dengan FR semalaman hingga tidak pulang ke rumah.

Pada sidang di PN Pasirpangaraian, terpidana FR divonis bebas, sehingga JPU Kejari Rohul mengajukan kasasi ke MA. Dan atas putusan kasasi, FR dinyatakan bersalah atas tuduhan persetubuhan anak di bawah umur, dan divonis 5 tahun penjara.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati
- Dua Bulan OTT STAIN Bengkalis, Polres Tunggu Hasil Audit Inspektorat
- Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan
- Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya
- Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Tempuling, Inhil
- Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam
- Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil

- Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com