Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 17:34
Kemarau, Petani Kuansing Keluhkan Susutnya Air Bendungan Batang Pangean

Selasa, 25 September 2018 17:30
Satpolair Polres Bengkalis Gencar Sosialisasikan Netral

Selasa, 25 September 2018 16:22
Bersama Adkasi, Ketua DPRD Pelalawan Perjuangkan Pegawai Honorer

Selasa, 25 September 2018 15:20
Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi

Selasa, 25 September 2018 15:20
‎Peringati HUT ke-14, RSUD Rohul Terus Berupaya Lakukan Percepatan Akreditasi

Selasa, 25 September 2018 15:09
Kerjasama dengan BIG,
Anggota DPR RI Sayed Abubakar A Assegaf Gelar Sosialisasi UU tentang Informasi Geopasial


Selasa, 25 September 2018 15:06
Manjakan Pelanggan Setianya,
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana dan Voucher Data Super 4G Unlimited



Selasa, 25 September 2018 15:04
Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla

Selasa, 25 September 2018 14:53
Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau

Selasa, 25 September 2018 14:16
Bupati Kuansing Minta Pimpinan Instansi Terapkan Sistem SPIP

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 18:05
Penangkapan Bandar Ganja di Tambusai,
Polres Rohul Ralat Barang Bukti 2,5 Kilogram, Bukan 3,5 Kilogram


Paur Humas Polres Rohul ralat besarnya barang bukti penangkapan bandar ganja di Tambusai. Jumlah yang benar adalah 2,5 kg dan bukan 3,5 kg.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hulu (Rohul) meralat soal pemberitaan pengungkapan perkara tindak pidana penyalahgunaan Narkoba‎ di Kecamatan Tambusai.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, mengaku pihaknya juga sudah meralat laporan ke Polda Riau, terkait jumlah barang bukti tangkapan hasil pengungkapan yang dilakukan Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Rohul tersebut.

‎"Mohon maaf, untuk barang bukti daun ganja seharusnya seberat 2,5 kg, bukan 3,5 kg," sampai Ipda Nanang kepada riauterkinicom, Rabu (14/3/2018).

Ipda Nanang mengaku kesalahan penulisan jumlah barang bukti saat penangkapan pelaku kedua berinisial‎ MU (31). Barang bukti diamankan Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Rohul hanya 0,5 kg atau setengah kilo, bukan 1,5 kg.

"Barang bukti daun ganja kering yang diamankan seharusnya setengah kg.‎ Kami mohon maaf, itu ralat dari Sat Narkoba," tambahnya.

Pada pengungkapan Narkoba dipimpin Kasat Res Narkoba Polres Rohul AKP Masjang Efendi di Kecamatan Tambusai,‎ sejak Senin malam (12/3/2018) sekira pukul 20.45 WIB sampai tengah malam, polisi menangkap 3 laki-laki diduga bandar daun ganja‎ kering dan sabu.

Hasil pengungkapan di tiga lokasi, polisi juga berhasil menyita 2,5 kg diduga daun ganja kering dan 4 paket diduga narkotika jenis sabu.

Tiga pelaku ditangkap, terdiri 2 warga Kelurahan Tambusai Tengah Kecamatan Tambusai yakni berinisial AM (24) dan MU (31), serta MH (27) warga Desa Menanti Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Ketiga terduga bandar Narkoba antar provinsi ini terungkap berawal informasi masyarakat diterima anggota Satres Narkoba Polres Rohul bahwa ada seorang laki-laki diduga mengedarkan narkotika jenis daun ganja kering di Kelurahan Tambusai Tengah‎, Kecamatan Tambusai.

Ipda Nanang mengungkapkan pelaku pertama inisial AM ditangkap polisi‎ di Simpang Kuala Tambusai Desa Sei Kumango, Kecamatan Tambusai.

Hasil pengembangan pelaku pertama, polisi berhasil menangkap pelaku kedua inisial MU‎, warga Dusun Kuba Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai.

Hasil interogasi pelaku MU, diketahui asal daun haram tersebut dari kenalannya inisial MH yang tinggal di Desa Menanti Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Pelaku MU sendiri ditangkap‎ Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Rohul di simpang PT. Jabal Perkasa Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai. Senin malam‎ sekira pukul 22.45 WIB, pelaku MH tiba di lokasi untuk mengantarkan pesanan.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satpolair Polres Bengkalis Gencar Sosialisasikan Netral
- Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi
- Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla
- Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau
- Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi
- Pelaku Penikaman Warga Tembilahan Hulu, Inhil Menyerahkan Diri ke Polisi
- Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati
- Dua Bulan OTT STAIN Bengkalis, Polres Tunggu Hasil Audit Inspektorat
- Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan
- Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya
- Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Tempuling, Inhil
- Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam
- Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil

- Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com